Tafsir Alkitab Yoh 8 (Yohanes 8): Mengapa Yesus tidak menghukum mati Pezina?


Terdapat sebuah kisah yang, konon, dinisbahkan terjadi dalam Alkitab, bahwa pada suatu hari orang Yahudi berkesempatan mendapatkan satu momentum untuk menyerahkan Yesus kepada pengadilan Romawi untuk disalib.

Jika kisah ini benar, karena seorang teolog bernama Bart Ehrman dalam bukunya Misquoting Jesus meragukan kisah ini benar terjadi, kejadian ini berlangsung ketika Yesus mengajar di Bait Allah. Ahli-ahli Taurat dan Farisi mencari Yesus ketika beliau dikerumuni orang banyak. Niat mereka adalah untuk mencobai/menjebak Yesus dan membuat beliau bersalah dihadapan pemimpin-pemimpin termasuk pemimpin dalam pemerintahan sipil (Romawi). Pokok pencobaan itu dasarnya adalah bagaimana Yesus memandang Taurat Musa.

Para pemimpin agama itu mencari kasus yang kira-kira mencolok mata, apakah Yesus akan mempersalahkan perempuan yang berzinah dan membiarkan ia dihukum rajam sesuai ketentuan Taurat. Tetapi apabila Yesus berbuat demikian, maka Yesus akan dipersalahkan oleh penguasa sipil (Romawi). Sebab penguasa sipil Romawi tidak akan membiarkan hukuman itu terjadi, karena hukuman semacam ini tidak terdapat pada hukum-hukum sipil Romawi. Jadi kasus semacam ini dirasa cukup oleh pemimpin agama itu, apakah Yesus akan mengelak keputusan penghukuman dan membiarkan dosa yang diperbuat perempuan itu.

Mereka menempatkan Yesus sebagai hakim atas kesalahan dan dosa yang dilakukan oleh perempuan yang berzinah tersebut. Kendati hal itu mereka lakukan dengan maksud untuk mencobai Yesus (ayat 6a), namun alasan yang mereka ajukan begitu sangat serius, yakni perbedaan 2 hukum (hukum agama dan hukum sipil).

Jika menuruti hukum Taurat Musa, perempuan yang demikian harus dihakimi – dihukum mati dengan cara dilempari dengan batu sampai mati (ayat 5, bdk. Imamat 20:10; Ulangan 22:22-24). Meski hal ini jelas merupakan tipe “penghakiman massa”. Penghakiman dalam konteks demikian tidak hanya dilakukan sebagai reaksi spontan atas tindak kejahatan dan dosa perzinahan tetapi juga semakin menemukan motifnya yang suci yakni sebagai usaha pembelaan atas tegaknya hukum Taurat.

Dengan kata lain, melempari si pendosa itu dengan batu sampai mati adalah suatu kebenaran menurut hukum. Tetapi pada masa itu hal semacam ini tidak sesuai hukum sipil Romawi. Jika hal ini dilakukan maka mudharat akan lebih besar .

Sang Nabi mengerti maksud mereka adalah untuk membenturkan beliau dengan penguasa Romawi, sehingga peristiwa Syahidnya Nabi Yahya atau Yohanes ditangan kejam Herodes Penguasa Yahudi wakil Romawi akan terulang pada diri beliau..

Berikut kisahnya :

Yohanes 8:2-11
8:2 Pagi-pagi benar sang Nabi berada lagi di Bait Allah, dan seluruh rakyat datang kepada beliau. Ia duduk dan mengajar mereka.
8:3 Maka ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi membawa kepada beliau seorang perempuan yang kedapatan berbuat zinah.
8:4 Mereka menempatkan perempuan itu di tengah-tengah lalu berkata kepada Yesus: “Rabi, perempuan ini tertangkap basah ketika ia sedang berbuat zinah.
8:5 Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu tentang hal itu?”
8:6 Mereka mengatakan hal itu untuk mencobai beliau, supaya mereka memperoleh sesuatu untuk menyalahkan beliau. Tetapi Yesus membungkuk lalu menulis dengan jari beliau di tanah.
8:7 Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada beliau, beliau pun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.”
8:8 Lalu belaiu membungkuk pula dan menulis di tanah.
8:9 Tetapi setelah mereka mendengar perkataan itu, pergilah mereka seorang demi seorang, mulai dari yang tertua. Akhirnya tinggallah Yesus seorang diri dengan perempuan itu yang tetap di tempatnya.
8:10 Lalu Yesus bangkit berdiri dan berkata kepadanya: “Hai perempuan, di manakah mereka? Tidak adakah seorang yang menghukum engkau?”
8:11 Jawabnya: “Tidak ada, Tuan.” Lalu kata Yesus: “Aku pun tidak menghukum engkau. Pergilah, dan jangan berbuat dosa lagi mulai dari sekarang.”

Kisah ini biasanya dipakai para pengikut Nasrani sekte Paul untuk menjustifikasi bahwa Yesus datang untuk menghapus hukum Taurat..

Bahkan kami menjawab,

Nabi Isa Al Masih atau dalam lidah bahasa Yunani dibahasakan menjadi Nabi Yesus Kristus, tidak pernah permissive terhadap pelanggaran dosa. Beliau sang Nabi sangat terkenal akan kegigihannya membela Hukum ALLAH. Bahkan beliau mencela para Yahudi yang tidak bersedia menegakkan Hukum ALLAH dengan melakukan hukum rajam kepada anak yang durhaka kepada kedua orangtuanya, simak Perihal kemarahan sang Nabi kepada para Yahudi yang enggan melakukan hukum rajam dalam Matius 15

15:3 Tetapi jawab Yesus kepada mereka: “Mengapa kamupun melanggar perintah Allah demi adat istiadat nenek moyangmu?
15:4 Sebab Allah berfirman: Hormatilah ayahmu dan ibumu; dan lagi: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya pasti dihukum mati.

Maka ketika disodorkan kisah Yesus tidak mau merajam wanita pezina, maka kami menjawab,

Kisah ini justru sebagai bukti bahwa Yesus sangat taat kepada Hukum Taurat dan prosedur hukumnya.
Sekalipun beliau tahu perempuan itu memang bersalah, tapi beliau tidak mau melangkahi prosedur-prosedur hukuman mati yang ditetapkan Hukum Taurat

Ketentuan Taurat tentang hukuman mati bagi pezina:

*Imamat 20.10
“Bila seorang laki-laki berzinah dengan isteri orang lain, yakni berzinah dengan isteri sesamanya manusia, pastilah keduanya dihukum mati, baik laki-laki maupun perempuan yang berzinah itu.”

* Ulangan 17:2
“Apabila di tengah-tengahmu di salah satu tempatmu yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, ada terdapat seorang laki-laki atau perempuan yang melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, Allahmu, dengan melangkahi perjanjian-Nya,

* Ulangan 17:3
dan yang pergi beribadah kepada allah lain dan sujud menyembah kepadanya, atau kepada matahari atau bulan atau segenap tentara langit, hal yang telah Kularang itu;

* Ulangan 17:4
dan apabila hal itu diberitahukan atau terdengar kepadamu, maka engkau harus memeriksanya baik-baik. Jikalau ternyata benar dan sudah pasti, bahwa kekejian itu dilakukan di antara orang Israel,

* Ulangan 17:5
maka engkau harus membawa laki-laki atau perempuan yang telah melakukan perbuatan jahat itu ke luar ke pintu gerbang, kemudian laki-laki atau perempuan itu harus kaulempari dengan batu sampai mati.

* Ulangan 17:6
Atas keterangan dua atau tiga orang saksi haruslah mati dibunuh orang yang dihukum mati; atas keterangan satu orang saksi saja janganlah ia dihukum mati.

Fakta dalam kasus ini adalah:

1. Dalam kisah Yesus dan Perempuan berzinah tidak ada satupun diantara penuduh yang berani maju jadi saksi.

2. Yang hendak dirajam hanya perempuan itu saja, sementara laki-lakinya tidak tahu ada dimana.

3. Dalam tatanan ibadah Yahudi waktu itu, Yesus tidak menjabat sebagai Imam ataupun seorang Lewi sehingga beliau tidak dapat menjadi Hakim, singkatnya kasus ini dibawa oleh gerombolan Yahudi kepada seseorang yang tidak menjabat sebagai ‘Sanhedrin (Hakim Agama)’.

4. Perajaman tidak hendak dilakukan di luar pintu gerbang.

Padahal dalam tatanan Yahudi waktu itu, Yesus bukanlah seorang Hakim dan tidak dapat menjadi menjabat sebagai Hakim :

Reff :

* Ulangan 17:9
haruslah engkau pergi kepada imam-imam orang Lewi dan kepada hakim yang ada pada waktu itu, dan meminta putusan. Mereka akan memberitahukan kepadamu keputusan hakim.

dan lagi

* Ulangan 17:7
Saksi-saksi itulah yang pertama-tama menggerakkan tangan mereka untuk membunuh dia, kemudian seluruh rakyat. Demikianlah harus kauhapuskan yang jahat itu dari tengah-tengahmu.”

Maka, kita bisa pahami bahwa yang harus merajam pertama ialah saksi mata dari perzinahan tersebut.

Kesimpulan:

1. Menurut Hukum Taurat : perempuan berzinah itu tidak boleh dihukum mati karena tidak terpenuhinya ‘SYARAT2’ yang ditentukan Taurat

2. Kalau Yesus menghukum/ merajam perempuan itu, berarti beliaulah yang melanggar Hukum Taurat

ALLAH telah berfirman dalam AlMaidah 45. Dan Kami telah tetapkan terhadap mereka di dalamnya (At Taurat) bahwasanya jiwa (dibalas) dengan jiwa, mata dengan mata, hidung dengan hidung, telinga dengan telinga, gigi dengan gigi, dan luka luka (pun) ada kisasnya. Barangsiapa yang melepaskan (hak kisas) nya, maka melepaskan hak itu (menjadi) penebus dosa baginya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang zalim.

Kemudian ALLAH terangkan kedatangan Sang Nabi pada ayat selanjutnya

46. Dan Kami iringkan jejak mereka (nabi nabi Bani Israil) dengan Isa putera Maryam, membenarkan Kitab yang sebelumnya, yaitu: Taurat. Dan Kami telah memberikan kepadanya Kitab Injil sedang didalamnya (ada) petunjuk dan dan cahaya (yang menerangi), dan membenarkan kitab yang sebelumnya, yaitu Kitab Taurat. Dan menjadi petunjuk serta pengajaran untuk orang-orang yang bertakwa.

Dan Kemudian ALLAH perintahkan kepada para Pewaris Injil pengikut Nabiullah Isa untuk beriman kepada Ketetapan ALLAH yang diberikan kepada NabiNya Isa AlMasih

47. Dan hendaklah orang-orang pengikut Injil, memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah didalamnya. Barangsiapa tidak memutuskan perkara menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang fasik

Dan pada ayat selanjutnya ALLAH kabarkan bahwa ALLAH telah menurunkan HukumNya yang terakhir sebagai UNDANG-UNDANG bagi seluruh manusia PEWARIS KTAB TERDAHULU maupun manusia yang tidak mewarisi KITAB dariNya…

48. Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Quran dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu; maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang Allah turunkan dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk tiap-tiap umat diantara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Sekiranya Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap pemberian-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah-lah kembali kamu semuanya, lalu diberitahukan-Nya kepadamu apa yang telah kamu perselisihkan itu

Karena itulah kesalahpahaman sebagian pengikut beliau bahwa Nabi Isa menghapus hukum Taurat insya ALLAH bisa diklarifikasi dalam catatan ini..

Matius 5:17. “Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya.

Salahsatu ucapan beliau bahwa beliau tidak menghapus hukum Taurat adalah “persembahkanlah untuk pentahiranmu persembahan seperti yang diperintahkan Musa, sebagai bukti bagi mereka.”(Lukas 5:14)

Bahkan Sang Nabi memerintahkan para pengikut beliau untuk beribadah jauh melebihi ibadah kaum Farisi dan Saduki dimana ibadah mereka hanya sampai pada tataran formalitas sementara hati mereka jauh dari ruh ibadah

Matius 5:20 Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

Yoh 4:23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran (jasmani);

ALLAH telah mengabarkan bahwa Yahudi terperangkap dalam lembah FORMALITAS jauh dari ibadah yang diperintahkan ALLAH

Mat 15
15:8 Bangsa ini memuliakan Aku dengan bibirnya, padahal hatinya jauh dari pada-Ku.
15:9 Percuma mereka beribadah kepada-Ku, sedangkan ajaran yang mereka ajarkan ialah perintah manusia.”

Akan tetapi sangat disayangkan, Taurat tidak dilakukan dengan konsekuen oleh para pengikut Mesias dihari ini…

Bahkan jangankan pengikut Sang Nabi mesias…Penentang Sang Nabipun sampai hari ini enggan untuk melaksanaka perintah Taurat mereka..Yahudi

Ini salah satu hukum Taurat ALLAH yang diabaikan oleh kaum Yahudi dari sejak Zaman Nabi Isa sampai hari ini..

Keluaran 21:12. “Siapa yang memukul seseorang, sehingga mati, pastilah ia dihukum mati.

Imamat 24:17 Juga apabila seseorang membunuh seorang manusia, pastilah ia dihukum mati.

Ulangan 19:21 Janganlah engkau merasa sayang kepadanya, sebab berlaku: nyawa ganti nyawa, mata ganti mata, gigi ganti gigi, tangan ganti tangan, kaki ganti kaki.”

Karena penentangan inilah tidak heran jika KELAK pada Hari Penghakiman, mereka yang abai terhadap hukum ALLAH akan mendapatkan kekecewaan ketika Yesus Kristus mengusir mereka dari hadapan beliau..

Beliau marah ketika para pengikut beliau yang telah bersusah capai mengabarkan Pekabaran Keselamatan ternyata malah menyandarkan keselamatan HANYA di mulut tanpa PERIBADATAN DENGAN IBADAH YANG BENAR KEPADA TUHAN SEMESTA ALAM…

Matius 7

7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepadaku: Tuan, Tuan! akan masuk ke dalam Kerajaan Langit, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapaku yang di atas langit.

7:22 Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuan, Tuan, bukankah kami bernubuat demi nama anda? Dan mengusir setan demi nama anda? Ddan mengadakan banyak mujizat demi nama anda juga?

7:23 Pada waktu itulah aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari padaku, kamu sekalian pembuat kejahatan!”

Maka kedatangan ISLAM adalah penggenapan dari Nubuat Yesus Kristus alias Nabi Isa Alaihissalam dalam sebuah kalimat yang singkat tapi padat ,

Mat 21:43 Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.

Benar sekali, ucapan itu ditujukan kepada umat yang diseru Yesus saat itu yakni bangsa Yahudi bahwa kerajaan kenabian akan dicabut dari mereka dan akan diberikan kepada bangsa lain yang menghasilkan buah kerajaan agama…

Kepada bangsa Arab Bani Ismael, saudara bangsa Bani Israel, amanah itu dibebankan dengan dibangkitkannya Nabi dari antara mereka untuk menyebarkan kerajaan Tuhan ke penjuru bumi dengan derap kaki langkah pasukan kerajaan..

Maka para pengikut Nabi itu memberikan buah-buah kerajaan langit….

Terbukti, sampai hari ini….Bangsa-bangsa kaum Muslimin menjalankan dengan teguh perintah-perintah Tuhan yang Tuhan bebankan kepada mereka…

Doa harian…Sholat 5 waktu

Sedekah Perpuluhan..Zakat dihari ini.

Hukum-hukum Tuhan…sampai hari ini..

Inilah makna ISLAM…

Tunduk Patuh terhadap KEHENDAK TUHAN SEMESTA ALAM

Matius 7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepadaku: Tuan, Tuan! akan masuk ke dalam Kerajaan Langit, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapaku yang di atas langit.

15 Komentar

  1. […] Tafsir Alkitab Yoh 8 (Yohanes 8): Mengapa Yesus tidak menghukum mati Pezina? […]

  2. […] Tafsir Alkitab Yoh 8 (Yohanes 8): Mengapa Yesus tidak menghukum mati Pezina? […]

  3. halo saudara..
    Menarik sekali posting saudara..
    Taurat itu penting dan harus dilakukan oleh manusia agar hidupny tidak menyimpang dri Allah..
    Jika saudara brkenan dan msih menyimpan Alkitab, silahkan membaca juga
    hukum kasih dlm Matius 22:34-40, Markus 12:28-34, Lukas 10:25-37, dan hubunganny dg hukum taurat di Ulangan 6:1-25, Imamat 19:17-18..
    Sbenarny Alkitab jg bnyak mmbicarakan ttg hukum taurat dan Yesus dalam Roma pasal 2, pasal 3, pasal 7, pasal 14
    Roma 13:8-14, Ibrani 7:11-28, 10:28-30..
    Saya sndiri adalah pengikut Yesus.. Terima kasih..

  4. Rabi Ibrahim,,saya pernah baca klu pasal prempuan yg brzinah tu sbenernya tambahan dan g dtemukan di manuskrip2 awal perjnjian baru,. Saya baca hal ini di buku Misquoting Jesus.
    Apa tanggapan anda rabi?

    • Karena itulah kami mencantumkan dalam awal catatan kami dengan kalimat “Terdapat sebuah kisah yang dinisbahkan terjadi dalam Alkitab”

      Penisbatan itu bisa benar berasal dari sang Nabi atau bisa pula kisah rekaan dari para penulis yang tidak bertanggungjawab..

      • Alkitab tidak pernah ditambah ataupun dikurangkan isi dari naskah aslinya…yang ada memang ada beberapa versi terjemahan yang berbeda tafsir dari bahasa asli namun bukan berarti tidak benar…
        sebenarnya kitab siapa yang merupakan copyan atau ciplakan…bisa kita bandingkan isi naskah asli Alkitab yg lebih dulu ada sebelum lahirnya nabi Muhamad…mohon dijawab : menurut orang muslim naskah asli Al-Quran benar-benar asli diturunkan dari langit dan tidak ada sedikitpun yang dirubah baik titik atai koma dalam tulisan…namun kenyataannya didunia ditemukan ada 25 versi Al-quran yang masing-masing mengkalim asli…bagaiman anda menjelaskan?…Tuhan Yesus memberkati kita semua

    • untuk sdr/i Govinda…
      maaf ya… apa sosok seperti ini (JalanIbrahim) Anda anggap sebagai Rabi?
      Aw… Aw… Aw…
      Salutlah pada Anda…

  5. Salam Kasih Saudara,
    Menanggapi ayat Injil Mat 21:43 yang Saudara kutip di bagian akhir. Sebaiknya saya lengkapi dengan ayat sebelumnya,karena ayat ini adalah satu kalimat yang utuh.

    Matt 21:42-44 Jesus said to them, “Have you never read in the Scriptures:’The stone the builders rejected has become the capstone;the Lord has done this,and it is marvelous in our eyes’? Therefore I tell you that the kingdom of God will be taken away from you and given to a people who will produce its fruit.He who falls on this stone will be broken to pieces,but he on whom it falls will be crushed.”
    Matt 21:45 When the chief priests and the Pharisees heard Jesus’ parables,they knew he was talking about them.

    Ayat ini jelas ditujukan pada orang-orang Farisi kala itu yang mendengar perumpamaan Yesus.Orang Farisi adalah golongan ahli Taurat yang sangat berpengaruh,mereka berpegang pada adat istiadat nenek moyang.Seluruh Hukum dan peraturan yang dibebankan pada mereka,mereka taat dan tunduk secara mutlak.

    • Mat 21:43 Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.

      Benar sekali, ucapan itu ditujukan kepada umat yang diseru Yesus saat itu yakni bangsa Yahudi bahwa kerajaan kenabian akan dicabut dari mereka dan akan diberikan kepada bangsa lain yang menghasilkan buah kerajaan agama…

      Kepada bangsa Arab Bani Ismael, saudara bangsa Bani Israel, amanah itu dibebankan dengan dibangkitkannya Nabi dari antara mereka untuk menyebarkan kerajaan Tuhan ke penjuru bumi dengan derap kaki langkah pasukan kerajaan..

      Maka para pengikut Nabi itu memberikan buah-buah kerajaan langit….

      Terbukti, sampai hari ini….Bangsa-bangsa kaum Muslimin menjalankan dengan teguh perintah-perintah Tuhan yang Tuhan bebankan kepada mereka…

      Doa harian…Sholat 5 waktu

      Sedekah Perpuluhan..Zakat dihari ini.

      Hukum-hukum Tuhan…sampai hari ini..

      Inilah makna ISLAM…

      Tunduk Patuh terhadap KEHENDAK TUHAN SEMESTA ALAM

      Matius 7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepadaku: Tuan, Tuan! akan masuk ke dalam Kerajaan Langit, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapaku yang di atas langit.

  6. masya Alloh ilmu kristologi anda hebat sekali…
    bisah kirim alamat FB anda…
    Saya pernah debat dngn teman saya kristen,saya bisa membuat mereka guncang akan kitabxa,saya tunjukan perselisihan di injil.
    saya minta alamat fb anda?
    Mkn ad hal yg gk ngrti bisa saya tnyakan.
    Trims mdh2n Alloh membalas kebaikan anda.
    Amin

    • Maaf, saya bukan kristolog kok…In FB saya :jalan avraham

    • fadhili muhammad bertemu dengan jalanibrahim….akhirnya jadilah anda berdua orang paling bodoh yang gak akan pernah mengerti apa itu Kristen….eh…malah si jalanibrahim dianggap memiliki ilmu kristologi yang hebat….ck ck ck……Boleh gak saya nanya, sebelum kita membahas segala sesuatu….dan ini sangat penting, sory walau gak nyambung dengan Postingan Anda
      Yang pertama, Mengapa sampai hari ini Anda dan saudara saudara Anda masih berdoa buat keselamatan nabi junjungan Anda, apakah dia tidak menjamin keselamatannya sendiri, lalu mengapa pula harus mendoakan dia, padahal dia sudah mati
      ===========>
      Jawab: Jangankan Nabi kami, bahkan Nabi anda dan Nabi Nabi yang lain pun kami doakan dengan doa yang sama…Musa dan Isa shollallahu alaihissalam

      =========

  7. Yang pertama-tama yang harus saya kritik di sini adalah, lain kali bila mengutip tulisan (baik itu dari kitab suci maupun bukan), mohon jangan di rubah kata-katanya, biarpun menurut anda tidak ada perbedaannya ataupun bahkan bila hanya karena anda pikir akan membuat bahasanya terdengar lebih sopan.

    Lalu bila mengutip (sekali lagi bukan hanya untuk pengutipan terhadap kitab suci) harus lengkap keterangannya; edisi tahun berapa, terjemahan apa, dll.
    Sebetulnya saya agak sungkan untuk mengatakan hal yang di atas ini, karena ini adalah etika standar ketika melakukan pengutipan, yang saya kira sudah diajarkan sejak di SMA.
    Mohon maaf bila perkataan saya keras, tidak bermaksud menghina siapa-siapa, tetapi menurut saya agak lucu bila anda melakukan sebuah kajian (yang kalau menurut saya cukup dalam seperti ini), tetapi tidak memperhatikan hal-hal seperti itu.

    Lalu bila anda mempunyai nara-sumber, seperti kasus di atas:
    -Mengenai perbedaan hukum Yahudi dengan hukum Romawi
    -“Kisah ini biasanya dipakai para pengikut Nasrani sekte Paul untuk menjustifikasi bahwa Yesus datang untuk menghapus hukum Taurat..”
    sebaiknya dicantumkan juga sumber informasinya. Seperti yang sudah anda lakukan di atas dengan menuliskan nama nara-sumber:
    -Bart Ehrman dalam bukunya Misquoting Jesus
    merupakan contoh yang sagnat baik untuk diulangi. Dengan begitu para pembaca dapat mencari informasi mengenai nara sumber, apakah kredibilitas sang informan dapat dipercaya.

    Karena entah darimana pun narasumber anda maupun siapakah itu sekte Paul (karena saya kurang tertarik nutuk mencari tahu mengenai mereka), di Alkitab tidak pernah ada tertulis bahwa Yesus datang untuk menggantikan ataupun membatalkan hukum Taurat, justru Yesus datang untuk menggenapi hukum Taurat.
    Bila anda penasaran ayatnya ada di: Matius 5:17.

    Yang terakhir yang harus saya sampaikan adalah: kitab suci selalu tertulis menurut konteks. Artinya tidak semua ayat dapat diaplikasikan ke semua keadaan.
    Bila anda ingin memahami kitab suci, pertama cari konteksnya dahulu. Dan yang pasti anda tidak akan dapat menemukan konteksnya apabila anad hanya membaca sepotong-sepotong, apalagi bila ada kata-kata yang diganti-ganti.

    Terima Kasih

  8. tulisan anda sangat menggelikan
    pemahaman iman Islam dan Kristen jauh berbeda, Allah yang dipahami islampun jauh beda dengan Kristen.
    anda tak akan dapat memahami Alkitab karna anda belum menerima Juru Slamat dalam hidup anda.

  9. Dr pengetahuan anda, sy menilai anda org prustasi yg paham alkitab namun nihil¿¿¿ srperti gong atw beduk yg hanya terdengar bunyi namun nol atw kosong. Txs anda hrs menjlnkan cek kepisikiater


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s