Nubuat Yesaya 28 tentang Firman Tuhan dalam Bahasa Arab..Muhammad dalam Alkitab Taurat Injil


Inilah nubuat Tuhan kelak akan berfirman melalui seorang utusanNya dari bangsa Arab dengan bahasa Arab kepada bangsa Keturunan Israel bangsa Yahudi..

Dan dinubuatkan juga bahwa bangsa Yahudi pun tidak mau mengakui bahwa seorang nabi besar akan dibangkitkan di tanah Arab dengan bahasa Arab

Yesaya 28

28:11 Sungguh, oleh orang-orang yang berlogat ganjil dan oleh orang-orang yang berbahasa asing akan berbicara kepada bangsa ini.

28:12 Dia yang telah berfirman kepada MEREKA: “Inilah tempat perhentian, berilah perhentian kepada orang yang lelah; inilah tempat peristirahatan!” TETAPI MEREKA TIDAK MAU MENDENGARKAN

 

Sekarang marilah kita buka bagian Kitab Yesaya 21 yang dirujuk sebagai bangsa yang dimaksud MEREKA dalam kalimat Dia yang telah berfirman kepada MEREKA: “Inilah tempat perhentian, berilah perhentian kepada orang yang lelah; inilah tempat peristirahatan!”

Maka marilah kita buka kitab  Yesaya 21 yang dimaksud oleh Yesaya 28 tadi tentang siapa yang dimaksud sebagai MEREKA ini

21:13. Ucapan ilahi terhadap Arabia. Di belukar di Arabia kamu akan bermalam, hai kafilah-kafilah orang Dedan!

21:14 Hai penduduk tanah Tema, keluarlah, bawalah air kepada orang yang haus, pergilah, sambutlah orang pelarian dengan roti!

 

Tampak sekali bahwa yang dimaksud dengan MEREKA dalam frase “Dia yang telah berfirman kepada MEREKA” adalah bangsa ARAB yang mengalami pengusiran dalam Yesaya 21:14 yakni  penduduk  padang pasir Arabia dimana penduduk Tema yang menjamu pengungsi dari kalangan kafilah Dedan. Tampaklah siapakah yang dimaksud Yesaya 24 dalam : “Inilah tempat perhentian, berilah perhentian kepada orang yang lelah; inilah tempat peristirahatan!” mengacu pada kalimat yang tercantum  pada Yesaya 21Di belukar di Arabia kamu akan bermalam, hai kafilah-kafilah orang Dedan!” “keluarlah, bawalah air kepada orang yang haus, pergilah, sambutlah orang pelarian dengan roti!

Mengapa teks Yesaya 21 merujuk kepada bangsa Arab? Teks ini sebenarnya ingin menjelaskan bahwa di lokasi gurun Arabia ini kelak akan terjadi pelarian sekelompok kafilah Dedan dan penduduk tanah Tema akan menolong mereka dan menjamu mereka. Dari teks berikut tampak kafilah Dedan melarikan diri dari negeri mereka akibat penindasan.

21:13. Ucapan ilahi terhadap Arabia. Di belukar di Arabia kamu akan bermalam, hai kafilah-kafilah orang Dedan!21:14 Hai penduduk tanah Tema, keluarlah, bawalah air kepada orang yang haus, pergilah, sambutlah orang pelarian dengan roti!21:15 Sebab mereka melarikan diri terhadap pedang, ya terhadap pedang yang terhunus, terhadap busur yang dilentur, dan terhadap kehebatan peperangan.

 

Perlu anda ketahui bahwa Dedan dihari ini adalah al-‘Ulā di Jazirah Hijāz (Hejaz)(Sumber Wikipedia). Wikipedia menulis Dedan sebagai “Now known as Al Ula in northern Saudi Arabia, known to the ancient Greeks and Romans as Hijra, Hegra or Egra, the former is about the same distance, about 250 miles north from Medina as Medina is north of Mecca”. Sangat bersesuaian dengan arah penduduk Makkah yang terletak selatan Madinah sekitar 450-500 km atau sekitar 250 s/d 300 mil.

Dedan ke arah timur laut akan menemui kota Tema. Tema adalah kota Tayma dihari ini, kota asal seorang ulama besar kaum muslimin bernama Ibnu Taymiyah, kota yang terletak dekat dengan Yathrib, Madinah di hari ini, sesuai referensi Wikipedia .Tayma merupakan tempat sebuah mata air di Jabal Shimmar provinsi Nejed, sebuah daerah luas di daerah Saudi Arabia ”…an oasis in the Jebel Shammar province of Nejd, a major region of Saudi Arabia.” Nabonidus seorang jenderal Romawi pernah mengejar Yahudi Jerusalem yang bermigrasi ke arah Yahtrib, nama kuno kota Madinah. Wikippedia menulis , “Nabonidus destroyed Tema (522 B.C.E), rebuilt it, and made it his residence for about ten years. From there he went further and reached Yathrib (later, Medina).”

Ketika kaum Muslimin Makkah generasi awal disiksa oleh kaum pagan musyrikin Makkah, mereka kemudian bermigrasi mengadakan Hijrah ke Yathrib, Madinah di hari ini., dimana Madinah saat itu banyak dihuni oleh kaum Yahudi dan Nasrani disamping penduduk Arab dari suku Auz dan Khazraj.

Kedatangan kaum muslimin Mekkah disambut oleh penduduk Madinah dengan kehangatan. Mereka benar-benar dijamu dengan hangat. Kaum pelarian dari Makkah, yakni kaum Muhajirin, yakni penduduk Hijaz, Dedan, yang kehausan dari perjalanan hijrah diberi minum dan makanan roti oleh penduduk Madinah, yakni kaum Anshor, banyak Yahudi dari Tema didalamnya. Bahkan bukan hanya itu, kaum Muhajirin di persaudarakan dengan penduduk Madinah. Seorang Muhajirin dipersaudarakan dengan satu Anshor. Bahkan terdapat satu riwayat karena kasihnya kepada kaum Muhajirin, seorang Anshor menawarkan harta dan istrinya untuk saudaranuya Muhajirin.

Yesaya 21 kemudian melanjutkan kisahnya tentang pasukan ketiga, pasukan unta :

21:16 Sebab beginilah firman Tuhan kepadaku: “Dalam SETAHUN lagi, menurut masa kerja prajurit upahan, maka segala kemuliaan KEDAR akan habis.21:17 Dan dari pemanah-pemanah yang gagah perkasa dari bani KEDAR, akan tinggal sejumlah kecil saja, sebab TUHAN, Allah Israel, telah mengatakannya.”Kedar, menurut Wikipedia, adalah “a nomadic tribe or league of tribes in the Arabian Desert.” . Yakni “suku nomaden atau kumpulan suku-suku di padang pasir Arabia. Wikipedia menulis bahwa wilayah Kedar adalah Saudi Arabia di hari ini (Sumber Wikipedia).

 

Smith’s Bible Dictionary menyatakan bahwa suku Kedar adalah suku dimana suku Quraiys berasal, dan suku inilah yang berniat membunuh Nabi Muhammad sholallahu alaihi wassalam sehingga akhirnya beliau keluar dari Makkah, “Muhammad traces his lineage to Abraham through the celebrated Koreish tribe, which sprang from Kedar. The Arabs in the Hejaz [the region where Mecca and Medina are] are called Beni Harb (men of war), and are Ishmaelites as of old, from their beginning.”

Teks Yesaya tampaknya merujuk kepada pertempuran besar PERANG BADAR yang terjadi SETAHUN setelah kaum Muhajirin melarikan diri dari pedang kaum musyrikin QURAISY MAKKAH. Pertempuran ini melibatkan 300 kaum Muslimin Madinah melawan 1000 petempur ulung dari suku Quraisy Makkah dan terjadi di daerah sumur Badar. Ketika Nabi mendengarkan informasi bahwa pasukan musyrik Makkah dipimpin langsung oleh para jenderal perang yang tangguh, maka Nabi sholallahu alaihi wassalam mengucapkan bahwa ”Inilah dia Mekkah mengirimkan belahan jantungnya kepada kalian” . Tampak sekali dari ucapan Sang Nabi menunjukkan bahwa saat itu Makkah mengirimkan “PEMANAH-PEMANAH GAGAH PERKASA dari BANI KEDAR”

Maka dari sinilah anda tahu bahwa ternyata Nabi tak lain dan tak bukan adalah Nabi Muhammad sholallahu alaihi wassalam, Nabi penutup Firman Tuhan,. Nabi yang muncul dari keturunan Ishmael, yakni dari bangsa Arab.

Menakjubkan…bukan?

Tuhan berfirman kepada mereka, bangsa yang bermukim di Arabia….

Semoga anda percaya kepada Firman Tuhan dalam bahasa Arabia….ALQUR’AN..

Iklan

57 Komentar

  1. Assalaamualaikum bapak Defender.

    Saya telah melihat-lihat Yesaya ini dan ayat-ayat yang anda tuliskan. Namun saya masih belum boleh/bisa menuliskannya secara umum di blog saya. Maka apabila bapak telah juga menuliskannya, maka saya nekad ia adalah benar-benar ditujukan bangsa Arab.

    Jelas sekali…Walau bagaimana mereka cuba merobek Injil dan Taurat untuk memadamkan berita akan kedatangan Nabi akhir zaman iaitu Muhammad Sallallahu alaihi wasallam, ia tidak akan berjaya. Mereka memadamkan yang dihujung mereka terlupa masih ada di tengahnya. Masih tersisa yang benar itu untuk membuktikan kebenaran Islam…Dan yang tidak benar usah kita hiraukan.

    Demikian juga kenyataan “seorang Nabi seperti Musa” jelas mereka ketinggalan untuk memadamkannya.

    Maka tidak ada jalan lain bagi mereka melainkan merivise terus menerus Bible mereka…dari RCV kepada KJV dan akhirnya ASV…BAhkan Lutheran tinggal Perjanjian Baru sahaja.

    Demikianlah mereka berusaha sepenuh tenaga untuk memadamkan kebenaran, namun ia masih ada tersisa…buat memadamkan pula keboborokan mereka.

    Pak…mohon tulisannya diatas saya perbaiki dan buat penambahan, dan saya mohon di masukkan juga dalam blog saya…supaya ia lebih cepat tersebar.

    Wassalam

  2. ANDA BICARA KLAIM, YA….?
    Barangkali yang ringan saja menanggapinya……….
    mari kita tersenyum sejenak dengan yang berikut ini sebelum menginjak, materi!

    Comment anda:????

  3. ikutan Nyimak…

  4. artikel bagus

  5. perfect… Allahu Akbar…

  6. Maaf, jika saya boleh bertanya. Mengapa Anda hanya membedah ayat ini saja? kenapa tidak Anda lanjutkan membedah ayat selanjutnya? terutama ayat kunci Yesaya 28:16-18… Adalah tidak bijaksana jika hanya membedah ayat-ayat secara sebagian… Karena ayat yang Anda telaah adalah satu kesatuan biblika yakni Yesaya 28:7-22 dengan tema “Terhadap pemimpin-pemimpin Yerusalem”… Apalagi berdasarkan studi Teologia, sejarah kitab Yesaya adalah kitab dengan gaya tulisan sastra kuno… Yang jika hanya diambil secara sedikit2, justru dapat menimbulkan banyak penafsiran… Termasuk apa yang coba Anda tafsirkan menurut versi Anda…
    Mungkin masukan saya ini bisa menjadi masukan bagi Anda dalam kegiatan Syiar Anda berikutnya…

    • Lestya…memang benar bahwa Yesaya pasal ini berisi tentang celaan “Terhadap pemimpin-pemimpin Yerusalem”..

      Karena itulah mereka kelak akan diuji dengan Firman Tuhan dengan bahasa bukan dari bahasa mereka…

      Bahasa apakah itu?

      Yakni bahasa bangsa yang dikatakan pada ayat 28:12 “Dia yang telah berfirman kepada MEREKA: “Inilah tempat perhentian, berilah perhentian kepada orang yang lelah; inilah tempat peristirahatan!”

      Bangsa manakah itu?

      Yesaya 21
      21:13. Ucapan ilahi terhadap Arabia. Di belukar di Arabia kamu akan bermalam, hai kafilah-kafilah orang Dedan!
      21:14 Hai penduduk tanah Tema, keluarlah, bawalah air kepada orang yang haus, pergilah, sambutlah orang pelarian dengan roti!

      • Dibelakang rumah saya juga banyak belukar,berarti itu ayat buat saya klau diarab ga ada belukar yg ada padang pasir teliti lg jng asal tapi palsu ntar

      • Jangan sembarang memutarkan fakta, dan sembarang menapsir…

  7. Saya tidak melihat nubuatan tentang kemunculan seorang nabi, tafsiran anda terlalu kabur. Adalah sayang anda tidak mengungkapkan juga nasib orang2 Nasrani dan Yahudi di Tema yang telah menyambut kafilah Dedan dengan makanan dan minuman?(jika tafsiran anda akurat).
    @Shahil: komentar anda lucu sekali, justru kaum Nasrani lah yang bersemangat menggebu untuk melakukan penggalian2 arkeologi. adalah tidak masuk akal jika ada yang sengaja memalsukan atau merubah ayat2 Alkitab di satu sisi dan di sisi lain mereka melakukan pencarian bukti sejarah masa lampau seperti yang ada dalam teks2 kuno melaui ekskavasi, bukankah hal itu merugikan mereka sendiri?(jika memang ada usaha2 pemalsuan seperti klaim anda). Tetapi justru penemuan2 di Qumran menemukan begitu banyak fragmen2 kitab suci termasuk Yesaya yang bertarikh sebelum 70M justru identik dengan kitab Yesaya dalam kanon Alkitab seperti yang ada sekarang. Ini seperti lempar batu sembunyi tangan(ingat injil barnabas?) + balik menuduh lagi. Ini berlaku untuk seluruh ksah2 dalam ajaran agama anda yang ingin anda cocok cocokan dengan ayat2 dalam Alkitab. Sesungguhnya seluruh kejadian dapat saja di lakonkan jika sudah membaca atau memiliki skenario sebelumnya toh? Entah anda paham maksud saya atau tidak? 🙂

    • 1. YEHEZKIEL (Bukti Kedar sebagai orang Arab dan terletak di jazirah Arab).

      27:21 Arab dan semua pemuka Kedar berdagang dengan engkau dalam anak domba, domba jantan dan kambing jantan; dalam hal-hal itulah mereka berdagang dengan engkau.

      Nubuat Perjanjian Lama banyak menyebut “Kedar”, putra kedua Ismail (Kejadian 25:13), yang pada akhirnya menurunkan Nabi Muhammad. Tampak jelas dalam ayat di atas bahwa Kedar adalah nama salah satu klan Arab (Arab pendatang). Meski letaknya tidak disebutkan, tapi ini memberi petunjuk tentang lokasi atau status Kedar sebagai orang Arab yang berkaitan erat dengan kedatangan nabi setelah Yesus yang terlihat pada nubuat2 lainnya di bawah ini.

      2. YESAYA (Kedar dan Tema bukti orang2 Arab).

      21:13. Ucapan ilahi terhadap Arabia. Di belukar di Arabia kamu akan bermalam, hai kafilah-kafilah orang Dedan!
      21:14 Hai penduduk tanah Tema, keluarlah, bawalah air kepada orang yang haus, pergilah, sambutlah orang pelarian dengan roti!
      21:15 Sebab mereka melarikan diri terhadap pedang, ya terhadap pedang yang terhunus, terhadap busur yang dilentur, dan terhadap kehebatan peperangan.
      21:16 Sebab beginilah firman Tuhan kepadaku: “Dalam setahun lagi, menurut masa kerja prajurit upahan, maka segala kemuliaan Kedar akan habis.
      21:17 Dan dari pemanah-pemanah yang gagah perkasa dari bani Kedar, akan tinggal sejumlah kecil saja, sebab TUHAN, Allah Israel, telah mengatakannya.”
      Dalam ayat 13 terdapat kata “Arabia” yang memberi isyarat tentang kelompok bangsa Arab yang hendak melakukan hijrah. Pengikut Muhammad ketika itu masih sedikit. Dalam ayat di atas digambarkan hanya diikuti oleh orang2 Dedan (anak Yoksan anak Abraham). Muhammad adalah orang Quraisy keturunan Kedar, namun justru orang2 Quraisylah yang memberontak dakwah Muhammad.

      Dalam ayat 14 terdapat kata “Tema”, anak ke-9 Nabi Ismail yang terletak di Madinah. Ketika itu Muhammad beserta pengikutnya yang belum banyak, hendak diperangi oleh suku Quraisy (keturunan Kedar) di Mekah. Oleh karenanya, atas perintah Muhammad, mereka melakukan hijrah dari Mekah ke Madinah (Dari sinilah tonggak tahun hijriyah dimulai). Kelompok Muhammad yang berhijrah dikenal dengan nama “Muhajirin”, sementara orang2 Madinah yang menyambutnya dikenal sebagai kaum “Anshor”.

      Dalam ayat 17 terdapat kata “Kedar”, anak kedua Nabi Ismail, yang menurunkan suku Quraisy dan bermata pencaharian sebagai pemanah (pemburu). Mata pencaharian Bani Kedar ini merupakan warisan dari nenek moyangnya, Ismail, sebagaimana disebutkan dalam Kitab Kejadian berikut ini:
      21:20 Allah menyertai anak itu (Ismail), sehingga ia bertambah besar; ia menetap di padang gurun dan menjadi seorang pemanah.
      21:21 Maka tinggallah ia di padang gurun Paran, dan ibunya mengambil seorang isteri baginya dari tanah Mesir.

      [H.R. AT-TURMUDZI, dari Watsilah bin Al-Asqa r.a. Rasulullah bersabda, “Sesungguhnya, Allah telah memilih Ismail menjadi anak Ibrahim dan Dia telah memilih keturunan Kinanah menjadi keturunan Ismail dan Dia telah memilih Quraisy dari keturunan Kinanah dan Dia telah memilih Hasyim dari Quraisy, dan Dia telah memilih aku dari keturunan Hasyim.”]

      3. MAZMUR (Tempat berziarah dan sumur Zam-Zam di Baka).

      84:5 (84-6) Berbahagialah manusia yang kekuatannya di dalam Engkau, yang berhasrat mengadakan ziarah!
      84:6 (84-7) Apabila melintasi lembah Baka, mereka membuatnya menjadi tempat yang bermata air; bahkan hujan pada awal musim menyelubunginya dengan berkat.

      Ayat2 di atas berbicara tentang tempat berziarah yang selalu ramai dikunjungi oleh hamba2 Tuhan, yaitu Baka/Mekah. Frasa “tempat yang bermata air” dalam ayat di atas memberi petunjuk kepada kita tentang kejadian ajaib Ismail ketika masih bayi, yaitu peristiwa terbentuknya Sumur Zam-Zam di lembah Baka. Dimanakah lokasi Baka selain di Jazirah Arab? Al-Qur’an dengan tegas menyatakan bahwa Baka adalah Mekah. Berikut pernyataan Al-Qur’an:
      [QS. 3:96-97. Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadah) manusia, ialah Baitullah yang di Baka (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia. Padanya terdapat tanda-tanda yang nyata, (di antaranya) maqam Ibrahim; barang siapa memasukinya (Baitullah itu) menjadi amanlah dia; mengerjakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu (bagi) orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah; Barang siapa mengingkari (kewajiban haji), maka sesungguhnya Allah Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.]

      [QS. 14:35,37. Dan (ingatlah), ketika Ibrahim berkata: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini (Mekah), negeri yang aman, dan jauhkanlah aku beserta anak cucuku daripada menyembah berhala-berhala…Ya Tuhan kami, sesungguhnya aku telah menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, ya Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan salat, maka jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri rezekilah mereka dari buah-buahan, mudah-mudahan mereka bersyukur.”]

      [QS. 90:1-2. Aku benar-benar bersumpah dengan kota ini (Mekah), dan kamu (Muhammad) bertempat di kota Mekah ini,]

      4. YESAYA (“Inilah Anak-Ku yang Kukasihi kepada-Nyalah Aku berkenan” yang dikutip oleh 4 pengarang injil kanonik sebagai inspirasi karangan mereka ketika “membaptis” Yesus, lihat ayat 1).

      42:1. Lihat, itu hamba-Ku yang Kupegang, orang pilihan-Ku, yang kepadanya Aku berkenan. Aku telah menaruh Roh-Ku ke atasnya, supaya ia menyatakan hukum kepada bangsa-bangsa.
      42:2 Ia tidak akan berteriak atau menyaringkan suara atau memperdengarkan suaranya di jalan.
      42:3 Buluh yang patah terkulai tidak akan diputuskannya, dan sumbu yang pudar nyalanya tidak akan dipadamkannya, tetapi dengan setia ia akan menyatakan hukum.
      42:4 Ia sendiri tidak akan menjadi pudar dan tidak akan patah terkulai, sampai ia menegakkan hukum di bumi; segala pulau mengharapkan pengajarannya.
      42:5. Beginilah firman Allah, TUHAN, yang menciptakan langit dan membentangkannya, yang menghamparkan bumi dengan segala yang tumbuh di atasnya, yang memberikan nafas kepada umat manusia yang mendudukinya dan nyawa kepada mereka yang hidup di atasnya:
      42:6 “Aku ini, TUHAN, telah memanggil engkau untuk maksud penyelamatan, telah memegang tanganmu; Aku telah membentuk engkau dan memberi engkau menjadi perjanjian bagi umat manusia, menjadi terang untuk bangsa-bangsa,
      42:7 untuk membuka mata yang buta, untuk mengeluarkan orang hukuman dari tempat tahanan dan mengeluarkan orang-orang yang duduk dalam gelap dari rumah penjara.
      42:8 Aku ini TUHAN, itulah nama-Ku; Aku tidak akan memberikan kemuliaan-Ku kepada yang lain atau kemasyhuran-Ku kepada patung. 42:9 Nubuat-nubuat yang dahulu sekarang sudah menjadi kenyataan, hal-hal yang baru hendak Kuberitahukan. Sebelum hal-hal itu muncul, Aku mengabarkannya kepadamu.”
      42:10 Nyanyikanlah nyanyian baru bagi TUHAN dan pujilah Dia dari ujung bumi! Baiklah laut bergemuruh serta segala isinya dan pulau-pulau dengan segala penduduknya.
      42:11 Baiklah padang gurun menyaringkan suara dengan kota-kotanya dan dengan desa-desa yang didiami Kedar! Baiklah bersorak-sorai penduduk Bukit Batu, baiklah mereka berseru-seru dari puncak gunung-gunung!
      42:12 Baiklah mereka memberi penghormatan kepada TUHAN, dan memberitakan pujian yang kepada-Nya di pulau-pulau.
      42:13 TUHAN keluar berperang seperti pahlawan, seperti orang perang Ia membangkitkan semangat-Nya untuk bertempur; Ia bertempik sorak, ya, Ia memekik, terhadap musuh-musuh-Nya Ia membuktikan kepahlawanan-Nya.
      42:14 Aku membisu dari sejak dahulu kala, Aku berdiam diri, Aku menahan hati-Ku; sekarang Aku mau mengerang seperti perempuan yang melahirkan, Aku mau mengah-mengah dan megap-megap.
      42:15 Aku mau membuat tandus gunung-gunung dan bukit-bukit, dan mau membuat layu segala tumbuh-tumbuhannya; Aku mau membuat sungai-sungai menjadi tanah kering dan mau membuat kering telaga-telaga.
      42:16 Aku mau memimpin orang-orang buta di jalan yang tidak mereka kenal, dan mau membawa mereka berjalan di jalan-jalan yang tidak mereka kenal. Aku mau membuat kegelapan yang di depan mereka menjadi terang dan tanah yang berkeluk-keluk menjadi tanah yang rata. Itulah hal-hal yang hendak Kulakukan kepada mereka, yang pasti akan Kulaksanakan.
      42:17 Orang-orang yang percaya kepada patung pahatan akan berpaling ke belakang dan mendapat malu, yaitu orang-orang yang berkata kepada patung tuangan: “Kamulah allah kami!”
      42:18 Dengarkanlah, hai orang-orang tuli pandanglah dan lihatlah, hai orang-orang buta!
      42:19 Siapakah yang buta selain dari hamba-Ku, dan yang tuli seperti utusan yang Kusuruh? Siapakah yang buta seperti suruhan-Ku dan yang tuli seperti hamba TUHAN?
      42:20 Engkau melihat banyak, tetapi tidak memperhatikan, engkau memasang telinga, tetapi tidak mendengar.
      42:21 TUHAN telah berkenan demi penyelamatan-Nya untuk memberi pengajaran-Nya yang besar dan mulia;
      42:22 namun mereka suatu bangsa yang dijarah dan dirampok, mereka semua terjebak dalam geronggang-geronggang dan disembunyikan dalam rumah-rumah penjara; mereka telah menjadi jarahan dan tidak ada yang melepaskan, menjadi rampasan dan tidak ada yang berkata: “Kembalikanlah
      42:23 Siapakah di antara kamu yang mau memasang telinga kepada hal ini, yang mau memperhatikan dan mendengarkannya untuk masa yang kemudian?
      42:24 Siapakah yang menyerahkan Yakub untuk dirampas, dan Israel kepada penjarah? Bukankah itu TUHAN? Sebab kepada-Nya kita telah berdosa, dan orang tidak mau mengikuti jalan yang telah ditunjuk-Nya, dan kepada pengajaran-Nya orang tidak mau mendengar. 42:25 Maka Ia telah menumpahkan kepadanya kepanasan amarah-Nya dan peperangan yang hebat, yang menghanguskan dia dari sekeliling, tetapi ia tidak menginsafinya, dan yang membakar dia, tetapi ia tidak memperhatikannya.

      Yesaya 42:1-25 di atas adalah satu kesatuan ayat yang tak terpisahkan, karena ia meramalkan kedatangan seorang Nabi bukan Yesus! Justru ayat2 di atas membuka tabir kebohongan peristiwa pembaptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis sebagaimana dimaksud Matius 3:15-17; 12:16-21, Markus 1:9-11, Lukas 3:21-22, dan Yohanes 1:32-34.

      Perlu dicatat, bahwa Yesaya 42:1 di atas menjelaskan tentang konsep “hamba” yang telah dipilih oleh Tuhan untuk seluruh alam semesta, dan secara tegas Al-Qur’an berbicara mengenai hal tersebut:

      [QS. 25:1. Maha Suci Allah yang telah menurunkan Al-Furqaan (Al Qur’an) kepada hamba-Nya (Muhammad), agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam,]
      Dalam ayat 10 di atas terdapat frasa “nyanyian baru” yang berarti syariat baru. Yesus datang bukan untuk membawa syariat baru, melainkan hanya untuk menggenapi syariat Taurat dan kitab2 para nabi (Matius 5:17-20). Sedangkan Muhammad datang untuk membawa syariat baru bagi semesta alam. Dengan tegas Al-Qur’an menyatakan:

      [QS. 21:107. Dan tiadalah Kami mengutus kamu (Muhammad), melainkan untuk menjadi rahmat bagi semesta alam.]

      [QS. 38:86-87. Katakanlah (hai Muhammad): “Aku tidak meminta upah sedikit pun kepadamu atas dakwahku; dan bukanlah aku termasuk orang-orang yang mengada-adakan. Al Qur’an ini tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam.]

      Dalam ayat 11 terdapat frasa “didiami Kedar”. Sebagaimana sudah dijelaskan di atas, bahwa Bani Kedar adalah orang2 Arab keturunan Nabi Ismail di Mekah. Kemudian juga terdapat frasa “Bukit Batu”. Mekah juga secara geologis terkenal dengan gunung2 batunya. Sedangkan Yesus adalah keturunan Ishak, adik Ismail, dengan “memaksakan” garis keturunannya melalui jalur Yusuf, bapak tiri Yesus, oleh karena Yesus lahir dari perawan suci Maria (Matius 1:1-18 dan Lukas 3:23-38). Lebih jauh, ayat ini memberi isyarat adanya ibadah haji yang mengagungkan asma Allah dengan bertahmid dan bertalbiah.
      Dalam ayat 13 terdapat frasa “Tuhan keluar berperang seperti pahlawan”. Ayat ini jelas2 mengindikasikan kedatangan Muhammad, yang senantiasa dakwahnya diiringi dengan peperangan fisik. Perang yang terkenal dan dahsyat ialah Perang Badar. Sementara Yesus digambarkan Alkitab sebagai sosok yang lemah dan tidak pernah berperang atau memimpin peperangan secara fisik. Bahkan “Yesus” mati dibantai umatnya sendiri di tiang salib.

      Dalam ayat 17 terdapat frasa ” Orang-orang yang percaya kepada patung pahatan akan berpaling ke belakang”. Sebelum Muhammad resmi menjadi Nabi, orang2 Arab pada waktu itu adalah penyembah berhala, bahkan mereka meletakkan berhala2nya di sekeliling Ka’bah hingga mencapai 365 buah. Sedangkan Umat Israel ketika Yesus diutus, bukanlah penyembah berhala dari patung2 buatan manusia, oleh karena mereka sudah mengenal Taurat dan kitab2 para nabi.

      Dalam ayat 18 terdapat kata2 ungkapan “buta” dan “tuli”. Kata “buta” merupakan ungkapan Tuhan yang dapat diartikan sebagai “tidak dapat membaca dan menulis”, sedangkan kata “tuli” dapat diartikan sebagai “tidak pernah mendengar satu kitab pun sebelumnya”. Umat Muhammad ketika beliau diutus adalah umat yang buta huruf. Dalam tradisi Islam dikenal sebagai Zaman Jahiliyah (zaman kebodohan). Ini berbeda dengan umat Israel yang sudah pandai merubah2 Taurat dan kitab2 para nabi. Tentang kaum buta huruf ini, diabadikan di dalam Al-Qur’an:
      [QS. 62:2. Dia-lah yang mengutus kepada kaum yang buta huruf seorang Rasul di antara mereka, yang membacakan ayat-ayat-Nya kepada mereka, menyucikan mereka dan mengajarkan kepada mereka Kitab dan Hikmah (As Sunah). Dan sesungguhnya mereka sebelumnya benar-benar dalam kesesatan yang nyata,]

      Dalam ayat 19 digambarkan bahwa “hamba yang dipilih Tuhan” itu adalah seorang hamba yang “buta dan tuli”, artinya bahwa “hamba yang dipilih Tuhan” itu adalah seorang hamba yang “tidak dapat membaca dan menulis” dan “belum pernah mengenal satu kitab pun sebelumnya”. Al-Qur’an dengan gamblang mengabadikannya:

      [QS. 7:157. (Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang tidak dapat membaca dan menulis, yang mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang makruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya ((Al Qur’an), mereka itulah orang-orang yang beruntung.]
      [QS. 42:52. Dan demikianlah Kami wahyukan kepadamu wahyu (Al Qur’an) dengan perintah Kami. Sebelumnya kamu (Muhammad) tidaklah mengetahui apakah Al Kitab dan tidak pula mengetahui apakah iman itu, tetapi Kami menjadikan Al Qur’an itu cahaya, yang Kami tunjuki dengan dia siapa yang Kami kehendaki di antara hamba-hamba Kami. Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus.]

      Sedangkan ayat 20 di atas menggambarkan sifat orang2 kafir baik pada masa kerasulan Muhammad maupun sesudahnya yang tidak mau tahu dan tidak mau mengerti agama Islam. Hal ini dijelaskan juga dalam Al-Qur’an:

      [QS. 2:18. Mereka tuli, bisu dan buta, maka tidaklah mereka akan kembali (ke jalan yang benar)].

      5. YESAYA (“Roh seperti burung merpati” yang dikutip oleh 4 pengarang injil kanonik ketika “membaptis” Yesus, lihat ayat 8).

      60:1. Bangkitlah, menjadi teranglah, sebab terangmu datang, dan kemuliaan TUHAN terbit atasmu.
      60:2 Sebab sesungguhnya, kegelapan menutupi bumi, dan kekelaman menutupi bangsa-bangsa; tetapi terang TUHAN terbit atasmu, dan kemuliaan-Nya menjadi nyata atasmu.
      60:3 Bangsa-bangsa berduyun-duyun datang kepada terangmu, dan raja-raja kepada cahaya yang terbit bagimu.
      60:4 Angkatlah mukamu dan lihatlah ke sekeliling, mereka semua datang berhimpun kepadamu; anak-anakmu laki-laki datang dari jauh, dan anak-anakmu perempuan digendong.
      60:5 Pada waktu itu engkau akan heran melihat dan berseri-seri, engkau akan tercengang dan akan berbesar hati, sebab kelimpahan dari seberang laut akan beralih kepadamu, dan kekayaan bangsa-bangsa akan datang kepadamu.
      60:6 Sejumlah besar unta akan menutupi daerahmu, unta-unta muda dari Midian dan Efa. Mereka semua akan datang dari Syeba, akan membawa emas dan kemenyan, serta memberitakan perbuatan masyhur TUHAN.
      60:7 Segala kambing domba Kedar akan berhimpun kepadamu, domba-domba jantan Nebayot akan tersedia untuk ibadahmu; semuanya akan dipersembahkan di atas mezbah-Ku sebagai korban yang berkenan kepada-Ku, dan Aku akan menyemarakkan rumah keagungan-Ku.
      60:8 Siapakah mereka ini yang melayang seperti awan dan seperti burung merpati ke pintu kandangnya?
      Yesaya 60:1-8 di atas adalah satu kesatuan ayat yang tak terpisahkan, karena ia juga meramalkan kedatangan seorang Nabi bukan Yesus! Justru ayat2 di atas membuka tabir kebohongan peristiwa pembaptisan Yesus oleh Yohanes Pembaptis sebagaimana dimaksud Matius 3:15-17; 12:16-21, Markus 1:9-11, Lukas 3:21-22, dan Yohanes 1:32-34.

      Ayat 1 di atas menggambarkan Firman Tuhan kepada Muhammad sebagaimana tersebut dalam Al-Qur’an:

      [QS. 74:1-3. “Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah, lalu berilah peringatan, dan Tuhanmu, agungkanlah”]

      [QS. 26:196-197. Dan sesungguhnya Al Qur’an itu benar-benar (tersebut) dalam Kitab-kitab orang yang dahulu. Dan apakah tidak cukup menjadi bukti bagi mereka, bahwa para ulama Bani Israel mengetahuinya?]

      Ayat 2-6 menggambarkan keadaan Jazirah Arab pada saat itu yang diliputi kegelapan. Mereka semua hidup dalam kebodohan, tidak ada aturan, menyembah berhala, dan lain2. Setelah dibangkitkannya Muhammad, seluruh Jazirah Arab tunduk patuh di bawah kekuasaannya. Digambarkan dalam ayat di atas bahwa orang2 dari Midian (adik Ismail) dan Efa (anak sulung Midian) pun berduyun2 memeluk agama Islam.
      Dalam ayat 7-8 terdapat kata “Kedar” dan “Nebayot” yang merupakan orang2 keturunan Nabi Ismail sebagaimana dijelaskan di atas. Digambarkan bahwa mereka pada akhirnya berduyun2 memeluk agama Islam dan mempersembahkan korban dan mengagungkan nama Tuhan pada musim haji.

      6. ULANGAN & HABAKUK (Pegunungan Paran).

      ULANGAN 33:2 Berkatalah ia: “TUHAN datang dari Sinai (Taurat) dan terbit kepada mereka dari Seir (Injil); Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran (Al-Qur’an) dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus; di sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala.

      HABAKUK 3:3. Allah datang dari negeri Teman dan Yang Mahakudus dari pegunungan Paran. Sela. Keagungan-Nya menutupi segenap langit, dan bumipun penuh dengan pujian kepada-Nya.
      3:4 Ada kilauan seperti cahaya, sinar cahaya (Al-Qur’an) dari sisi-Nya dan di situlah terselubung kekuatan-Nya.

      PARAN, adalah nama varian kuno dari Baka/Mekah, karena di Mekahlah tempat tinggal nabi Ismail hingga dikebumikannya (lihat QS. 2:125; 14:37), dan Muhammad adalah satu2nya nabi/rasul keturunan Ismail dari putra keduanya, Kedar. Lebih jelas tentang Paran dan Ismail, baca Kitab Kejadian di bawah ini:
      21:20 Allah menyertai anak itu (Ismail), sehingga ia bertambah besar; ia menetap di padang gurun dan menjadi seorang pemanah. 21:21 Maka tinggallah ia di padang gurun Paran, dan ibunya mengambil seorang isteri baginya dari tanah Mesir.

      Jika kata “Paran” sebagaimana dimaksud Kitab Kejadian 21:20-21 di atas terdapat di sekitar Palestina, maka kata “Paran” dalam ayat tersebut harus direvisi, karena tidak ada bukti sama sekali bahwa Ismail, semenjak bayi hingga dikuburkannaya, berada di sekitar Palestina. Justru bukti2 kuatnya terdapat di lembah Baka/Mekah, yaitu: kuburan Ismail, Sumur Zam Zam, Hijir Ismail, Bukit Shafa dan Marwah, keturunan Ismail, Ka’bah yang dibangun bersama bapaknya, Ibrahim, dan maqam Ibrahim.

      [QS. 2:125. Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian maqam Ibrahim tempat salat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim dan Ismail: “Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf, yang iktikaf, yang rukuk dan yang sujud”]
      [QS. 2:127-129. Dan (ingatlah), ketika Ibrahim meninggikan dasar-dasar Baitullah (Ka’bah) bersama Ismail (seraya berdoa): “Ya Tuhan kami terimalah daripada kami (amalan kami), sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”. Ya Tuhan kami, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) di antara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadah haji kami, dan terimalah tobat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang. Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka seorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Qur’an) dan Al-Hikmah (As-Sunah) serta menyucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.]

      7. KITAB KEJADIAN (Pemeliharaan Sunat).

      17:10 Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu (Abraham) serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat;
      17:14 Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.”
      Realitanya, yang memegang teguh perjanjian tersebut hingga hari kiamat adalah umat Islam, karena umat Kristen tidak disyariatkan untuk sunat, sebagaimana pernyataan pendiri Kristen, Paulus Tarsus dalam 1 Korintus berikut ini:

      7:18 Kalau seorang dipanggil dalam keadaan bersunat, janganlah ia berusaha meniadakan tanda-tanda sunat itu. Dan kalau seorang dipanggil dalam keadaan tidak bersunat, janganlah ia mau bersunat.
      7:19 Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting ialah mentaati hukum-hukum Allah.

      Umat Kristen lalai, bahwa perintah sunat merupakan kewajiban setiap individu laki2 yang diperintahkan Tuhan dalam Taurat yang tidak bisa dibantah hanya oleh seorang Paulus Tarsus. Sangat mungkin, Paulus menyatakan demikian karena dia sendiri enggan disunat.

      8. KEJADIAN (Sholawat Nabi).

      12:2 Aku akan membuat engkau (Abraham) menjadi bangsa yang besar, dan memberkati engkau serta membuat namamu masyhur; dan engkau akan menjadi berkat.
      12:3 Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat.”

      Jelas sekali, bahwa ayat2 di atas bercerita tentang Sholawat Nabi (Muhammad dan Ibrahim) yang senantiasa dibaca oleh umat Islam ketika duduk tasyahud/takhiat akhir dalam sholat. Tidak ada umat lain yang selalu memuliakan Nabi Ibrahim kecuali umat Islam. Umat Kristen sendiri, yang mengklaim Perjanjian Lama sebagai kitabnya, tidak pernah memuliakan Nabi Ibrahim.

      [QS. 33:56-57. Sesungguhnya Allah dan malaikat2-Nya bersholawat
      untuk Nabi. Hai orang2 yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. Sesungguhnya orang2 yang menyakiti Allah dan Rasul-Nya, Allah akan melaknatinya di dunia dan di akhirat, dan menyediakan baginya siksa yang menghinakan.]

      9. KEJADIAN (Perjanjian Allah dengan Abram/Abraham).

      15:18 Pada hari itulah TUHAN mengadakan perjanjian dengan Abram serta berfirman: “Kepada keturunanmulah Kuberikan negeri ini, mulai dari sungai Mesir sampai ke sungai yang besar itu, sungai Efrat:

      Dari pihak siapakah keturunan Abram/Abraham akan menguasai wilayah tersebut? Jawabannya sudah pasti, Ismail !!!

      Dalam ayat di atas sudah sangat jelas, dan realitanya memang demikian (sebenarnya lebih luas lagi), bahwa keturunan Ismail (bangsa Arab) menyebar dari Sungai Nil di Mesir hingga Sungai Efrat di Irak. Sementara bangsa Israel (keturunan Ishak) hanya menguasai sebagian dari wilayah Palestina (Kanaan).
      Ayat di atas juga seolah2 mencocokkan pasangan Abraham dengan Hagar, sebagaimana dijelaskan Taurat sendiri bahwa Abraham berasal dari negeri Ur-Kasdim di pesisir Sungai Efrat, sedangkan Hagar berasal dari negeri Mesir dekat Sungai Nil.

      [QS. 3:67-68. Ibrahim bukan seorang Yahudi dan bukan (pula) seorang Nasrani, akan tetapi dia adalah seorang yang lurus lagi berserah diri (kepada Allah) dan sekali-kali bukanlah dia termasuk golongan orang-orang musyrik.” Sesungguhnya orang yang paling dekat kepada Ibrahim ialah orang-orang yang mengikutinya dan Nabi ini (Muhammad), serta orang-orang yang beriman (kepada Muhammad), dan Allah adalah Pelindung semua orang-orang yang beriman.]
      10. YEREMIA (“damai sejahtera” atau “Shalom”).

      28:9 Tetapi mengenai seorang nabi yang bernubuat tentang damai sejahtera, jika nubuat nabi itu digenapi, maka barulah ketahuan, bahwa nabi itu benar-benar diutus oleh TUHAN.”

      Ayat di atas bercerita tentang “damai sejahtera” yang asal kata Ibraninya adalah “shalom” dan dalam bahasa Arabnya adalah “Salam” atau “Islam” (lihat QS 3:19; 5:3). Muhammad jelas2 mengemban misi Islam, dan sekarang sudah digenapi oleh pemeluk agama Islam, terutama seluruh jazirah Arab yang tunduk pada agama Islam. Muhammad juga banyak bernubuat, namun tidaklah cukup dimuat di sini. Salah satunya adalah nubuat yang berkaitan dengan cucu beliau yang bernama Husain, yang ketika masih kecil sudah diramalkan oleh Muhammad bahwa ia akan mati dipenggal kepalanya di padang Karbala, Irak. Dan, memang benar2 terbukti!

      Sementara Yesus membantah nubuat tersebut, bahwa kedatangannya bukanlah membawa damai di bumi, melainkan pertentangan. Berikut pernyataan Yesus menurut Alkitab:

      LUKAS:

      12:51 Kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi? Bukan, kata-Ku kepadamu, bukan damai, melainkan pertentangan.
      12:52 Karena mulai dari sekarang akan ada pertentangan antara lima orang di dalam satu rumah, tiga melawan dua dan dua melawan tiga.
      12:53 Mereka akan saling bertentangan, ayah melawan anaknya laki-laki dan anak laki-laki melawan ayahnya, ibu melawan anaknya perempuan, dan anak perempuan melawan ibunya, ibu mertua melawan menantunya perempuan dan menantu perempuan melawan ibu mertuanya.”

      MATIUS:

      10:34 “Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang.
      10:35 Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya, 10:36 dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya.

      11. YESAYA ( Injil dan Al-Qur’an).

      29:11 Maka bagimu penglihatan dari semuanya itu seperti isi sebuah kitab yang termeterai, apabila itu diberikan kepada orang yang tahu membaca dengan mengatakan: “Baiklah baca ini,” maka ia akan menjawab: “Aku tidak dapat, sebab kitab itu termeterai”;
      29:12 dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: “Baiklah baca ini,” maka ia akan menjawab: “Aku tidak dapat membaca.”

      Ayat2 di atas berbicara tentang penyampaian Kitab Suci dari Tuhan. Ayat 11 tampaknya menunjuk pada Yesus, sebab menurut versi Islam, Yesus menerima Injil hanya dalam satu kali turun saja. Sementara ayat 12 dengan jelas bernubuat tentang Muhammad, dimana ketika berada di Gua Hira, Muhammad menerima wahyu pertama kalinya berupa Al-Qur’an Surat Al-‘Alaq (96):1-5, yang diabadikan oleh Al-Hadits riwayat Bukhari berikut ini:

      [HR. BUKHARI. Malaikat itu mendekapku (Muhammad) sampai aku sulit bernapas. Kemudian, ia melepaskanku dan berkata, “Bacalah!” Kujawab, “Aku tak dapat membaca.” Ia mendekapku lagi hingga aku pun merasa tersesak. Ia melepasku dan berkata, “Bacalah!” dan kembali kujawab, “Aku tak dapat membaca!” Lalu, ketiga kalinya, ia mendekapku seperti sebelumnya, kemudian melepaskanku dan berkata: “baca QS. 96:1-5”].
      12. KITAB KIDUNG AGUNG (Ciri2 Muhammad).

      5:10 –Putih bersih dan merah cerah kekasih-Ku, menyolok mata di antara 10.000 orang. (New/King James Version Bible, New Revised Standard Version Bible, Third Millennium Bible, dan lain2).
      5:16 Kata-katanya manis semata-mata, dia (Muhammad) sungguh sangat digemari. Demikianlah kekasih-Ku, demikianlah teman-Ku, hai puteri-puteri Yerusalem. (New/King James Version Bible, New Revised Standard Version Bible, Third Millennium Bible, dan lain2).

      Lihat juga Ulangan 33:2 di atas tentang 10.000 orang pengiring Muhammad.

      Penjelasan ayat 10:

      Menurut saudara sepupu sekaligus menantu Muhammad, yaitu Ali bin Abu Thalib, ciri2 Muhammad adalah: “…Tubuh beliau tidaklah terlalu gemuk, mukanya bundar, warnanya PUTIH BERCAMPUR MERAH…” (H.R. TIRMIDZI dalam Sunan dan Syama’ilnya). Sedangkan menurut Anas bin Malik, ciri2 Muhammad adalah: “…wajahnya terang bercahaya, tubuhnya tidak terlalu PUTIH dan tidak pula terlalu MERAH…” (H.R. BUKHARI, MUSLIM, dan TIRMIDZI). Ketika memasuki kota Mekah pada tahun 630 M dalam keadaan aman dan damai yang dikenal dengan peristiwa “Fathu Makkah”, Muhammad disertai 10.000 pengikut yang saleh (STANLEY LANE POOLE, Speeches and Table Talks of the Prophet Mohammed 1882). Dalam literatur lain dikatakan: “Nabi Muhammad berangkat bersama dengan 10.000 orang pada saat yang menentukan ini” (WASHINGTON IRVING, Life of Muhammad, Hal. 17). Sementara itu, dalam literatur lain juga, Abu Sufyan berteriak untuk mengumpulkan orang2: “Wahai orang2 Quraisy

      Muhammad telah berada di sini dengan kekuatan yang tidak dapat kalian lawan. Muhammad bersama 10.000 pasukan baja…” (MARTIN LINGS, Muhammad, hal. 474).

      Penjelasan ayat 16:

      Dalam naskah Ibrani asli, kata “Muhummedim” diterjemahkan menjadi “sungguh sangat digemari” yang pada dasarnya adalah kata “Muhummed” dengan tambahan “im”. Dalam bahasa Ibrani “im” digunakan untuk menyatakan jamak. Sebagaimana kata “Ellohim” (Allah-Allah) dalam Perjanjian Lama yang pada dasarnya adalah kata “Elloha” (Allah). Jika tidak didistorsi berulangkali, maka seharusnya Kidung Agung 5:16 berbunyi sebagai berikut:

      5:16 Kata-katanya manis semata-mata, dialah Muhammad! Demikianlah kekasih-Ku, demikianlah teman-Ku, hai putera-puteri Yerusalem.

      Perlu dicatat, bahwa kata “Muhummedim” atau “Muhummed” adalah NAMA orang, yang sebenarnya tidak dapat diterjemahkan ke dalam bahasa manapun secara apapun, karena ia merupakan nama orang “pemberian” dari Tuhan.

      13. KITAB NABI HAGAI (Hamdut, Beth, dan Shalom).

      2:7 (2-8) Aku akan menggoncangkan segala bangsa, dan mereka akan datang kepada kegemaran segala bangsa, maka Aku akan memenuhi Rumah ini dengan kemegahan, firman TUHAN semesta alam. (New/King James Version Bible, The Douay-Rheims Bible, Third Millennium Bible, dan lain2).
      2:9 (2-10) Adapun Rumah ini, kemegahannya yang kemudian akan melebihi kemegahannya yang semula, firman TUHAN semesta alam, dan di tempat ini Aku akan mengaruniakan damai sejahtera, demikianlah firman TUHAN semesta alam.”

      Menurut keterangan DR. TAUFIQ, seorang ahli bahasa bangsa Mesir, ungkapan “kegemaran” yang tersebut dalam ayat 7 di atas asalnya dari perkataan Ibrani “hamdut”. Sedangkan kata “hamdut” dalam bahasa Arab berarti “terpuji”, serupa dengan arti kata “ahmad” (yang terpuji) dan “muhammad” (orang yang terpuji).

      Dalam ayat di atas juga terdapat kata “Rumah” yang asal kata Ibraninya adalah “Beth”, yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Arab adalah “Bait” atau “Baitullah” (Ka’bah) yang di Baka/Mekah.

      Adapun ungkapan “damai sejahtera” yang tersebut dalam ayat 9 di atas asalnya dari perkataan Ibrani “shalom” yang jika diterjemahkan ke dalam bahasa Arab adalah “salam” atau “islam
      QS. 3:19. Sesungguhnya agama (yang diridai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barang siapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya.]

      [QS. 5:3. Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi, (daging hewan) yang disembelih atas nama selain Allah, yang tercekik, yang dipukul, yang jatuh, yang ditanduk, dan yang diterkam binatang buas, kecuali yang sempat kamu menyembelihnya, dan (diharamkan bagimu) yang disembelih untuk berhala. Dan (diharamkan juga) mengundi nasib dengan anak panah, (mengundi nasib dengan anak panah itu) adalah kefasikan. Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk (mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Ku-ridai Islam itu jadi agama bagimu. Maka barang siapa terpaksa karena kelaparan tanpa sengaja berbuat dosa, sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.]

      14. ZEFANYA (Pemakaian bahasa ibadah yang sama).

      3:9 “Tetapi sesudah itu Aku akan memberikan bibir lain kepada bangsa-bangsa, yakni bibir yang bersih, supaya sekaliannya mereka memanggil nama TUHAN, beribadah kepada-Nya dengan bahu-membahu

      Ayat di atas mengindikasikan tentang pemakaian bahasa lain selain bahasa Ibrani yang akan dipakai secara serempak (satu bahasa) dalam menjalankan ibadah kepada Tuhan. Tentulah bahasa yang dimaksud itu adalah bahasa Arab, karena hanya umat Islamlah yang beribadahnya (terutama sholat) menggunakan bahasa yang sama, yaitu bahasa Arab.

      [QS. 12:2. Sesungguhnya Kami menurunkannya berupa Al Qur’an dengan berbahasa Arab, agar kamu memahaminya.]

      [QS. 14:1. Alif, laam raa. (Ini adalah) Kitab (Al-Qur’an) yang Kami turunkan kepadamu supaya kamu mengeluarkan manusia dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dengan izin Tuhan mereka, (yaitu) menuju jalan Tuhan Yang Maha Perkasa lagi Maha Terpuji.

      15. YESAYA (Koresh atau Quraisy).

      45:1 Beginilah firman Tuhan: “Inilah firman-Ku kepada mesias, kepada Koresh yang tangan kanannya Kupegang supaya Aku menundukkan bangsa-bangsa di depannya dan melucuti raja-raja, supaya Aku membuka pintu-pintu di depannya dan supaya pintu-pintu gerbang tidak tinggal tertutup;

      45:4 Oleh karena hamba-Ku Yakub dan Israel, pilihan-Ku, maka Aku memanggil engkau dengan namamu, menggelari engkau, sekalipun engkau tidak mengenal Aku.

      Maksud dari kata “Koresh” adalah orang Quraisy yaitu Nabi Muhammad SAW. Koresh atau Quraisy adalah nama suku di Mekah yang mayoritas kaum paganisme/penyembah patung sebelum dibangkitkannya Nabi Muhammad SAW.

      Namun demikian, bukanlah Yahudi dan Kristen namanya kalau tidak mengutak-atik-gathuk firman Tuhan, sehingga seolah-olah Koresh adalah nama raja Asyur yang pagan/penyembah patung.

      Bagaimana mungkin seorang mesias (Koresh) yang diberkati Tuhan adalah seorang penyembah patung???

      16. YESAYA (Pedang dan Panah).

      41:1. Dengarkanlah Aku dengan berdiam diri, hai pulau-pulau; hendaklah bangsa-bangsa mendapat kekuatan baru! Biarlah mereka datang mendekat kemudian berbicara; baiklah kita tampil bersama-sama untuk berperkara!
      41:2. Siapakah yang menggerakkan dia dari timur, menggerakkan dia yang mendapat kemenangan di setiap langkahnya, yang menaklukkan bangsa-bangsa ke depannya dan menurunkan raja-raja? Pedangnya membuat mereka seperti debu dan panahnya membuat mereka seperti jerami yang tertiup.
      41:3. Dia mengejar mereka dan dengan selamat dia melalui jalan yang belum pernah diinjak kakinya.

      Tidak ada sosok yang lebih tepat untuk menggantikan kata dia dalam ramalan Yesaya di atas selain Nabi Muhammad SAW yang senantiasa pada awal dakwahnya diiringi dengan peperangan fisik karena mendapat tentangan hebat dari orang-orang kafir pada waktu itu. Nabi Muhammad SAW senantiasa membawa pedang dan panah untuk membela diri dan para pengikut setianya.

  8. @ Jalanibrahim

    Subhanallah! sebuah postingan yg sangat layak utk disimak, menarik utk dikaji dan didalami …………..

    Salam kenal

  9. COBA KOMENTAR TENTANG SORGA YANG DISEDIAKAN untuk MUSLIM

    SURGA, NIKMATNYA PESTA SEKS DALAM ISLAM
    Mungkin anda sebagai muslim bertanya2; Seperti apakah surga itu? Apakah yang kita lakukan disana?

    • Ya…saya maklum anda tidak tahu karena anda kafir ingkar kepada kabar Sang Utusan yang diutus kepada anda…

    • Situ mau beristrikan Mak Wok terus selamanya?? Surga itu puncak kenikmatan. Kita yang susah susah ibadah bosen dong. Harus ada kecantikan baru macam Marilyn Monroe, Liz Taylor, Bai Ling, Bionce, itu namanya surga sungguhan
      Sedangkan anda dicipta bukan dari senggol senggolan semata. Tapi bahkan lebih hot dari pada itu. Kun fayakun jadilah maka jadilah. Gak ada yang gak mungkin bagi Tuhan Semesta Alam.
      Lagian surga itu kenikmatannya jauh dari apa yang kita bayangkan.. Imani saja. Persisnya bagaimana ya pokonya lebih HOT daripada bercinta dengan LIz Taylor

  10. Wah.. wah, you are very smart i think. Tapi kiranya gak bolehlah kite merujuk sesuatu sesuai keinginan kite. Jesaya 28 berbicara mengeani Samaria, bacalah keseluruhannya, cik Fanya.
    Saya heran, anda seolah-olah mengatkan bahwa pada jaman Jesaya sudah ada Islam. Bagaimana ini Fanya? Alquran sendiri baru ada barangkali pada abad V Masehi. Lalu ajaran mereka dari mana? Nah untuk itu saya persilah cik Fanya lebih giat membaca sejarah kepercayaan Timur Tengah sebelum adanya agama seperti yang kita kenal sekarang.

    • Thanks..betewe, mungkin anda belum tahu bahwa arti kata Islam adalah TUNDUK PATUH BERSERAH DIRI hanya kepada KEHENDAK TUHAN SEMESTA ALAM…
      Siapapun yang memenuhi kriteria diatas maka dia ISLAM…

      Karena anda tidak patuh dan tunduk kepadaNya ketika Dia mengirim utusanNya yang terakhir anda tidak mau tunduk maka anda bukan ISLAM..

      Thanks

  11. Maaf. ikut nimbrong sedikit..
    Mengenai nubuatan para Nabi terdahulu itu, sangat jelas membicarakan satu sosok yang tidak ada bandingnya.. Ini yang perlu kita hayati bertama kali.. Karena tidak mungkin seorang yang tidak berbuat banyak dimasanya sudah dinubuatkan ribuan tahun sebelumnya… Apa mungkin nubuatan ribuaan tahun sebelumnya hanya untuk seorang yang mati ditiang salib, tidak mungkin kan? karena jika demikian, berarti nubuatannya itu lebih hebat dari faktanya…
    Kalau misalnya semua nubuatan itu dipaksakan untuk Yesus versi Kristen, apa yang pernah diberikan Beliau pada bangsanya?
    Dan yang perlu kita ketahui bersama, Yesus dimasanya bukanlah Yesus versi Kristen.. Artinya, dimasa Beliau tidak ada seorangpun yang menyembah Belaiu sebagaimana yang di lakukan Kristen sekarang…
    Jika benar Yesus versi Kristen itu sudah dikenal dimasa Beliau sendiri, tolong tunjukan satu bukti saja yang menyatakan bahwa ibu Belaiu dan keluarganya pernah menyembah Yesus dan berdoa kepadanya…
    Saya yakin, Kristen tidak bisa buktikan ini… Karena pa? karena Yesus memang tidak pernah dipertuhankan oleh orang-orang yang hidup bersama beliau. Lebih-lebih oleh keluarganya sendiri…

    Bagaimana menurut saudara yang lain?

  12. Maaf, ini ada satu pertanyaan buat saudara Kristian…

    Kalau kuta baca Innjil, sejak lampiran pertama kita sudah di cekoki dengan kaliamt-kalimat yang menyatakan bahwa Yesus adalah Tuhan dan juru selamat dunia..
    Namun pada ahir cerita hayat Yesus yang mati ditiang Salib, Kristen mengatakan bahwa disaat itu Yesus hanyalah manusia 100%.. Artinya, disaat itu Yesus mati bukan sebagai Tuhan, tapi sebagai manusia biasa…

    Yang jadi pertnyaan, kalau memang benar yang mati itu hanyalah Yesus yang sebagai manusia, apa bisa darahnya manusia biasa menebus dosa da apa gunanya ketuhanan Yesus kalau kenyataannya yang menebus dosa bukan Yesus sebagai Tuhan?
    Jadi, kalau kita perhatikan dari dasar Iman Kristen ini, berati Kristen tidak membutuhkan seorang Tuhan sebagai juru selamat mereka, tapi hnya butuh seorang manusia biasa..
    Nah, kalau kenyataanny demikian, laku apa artinya Yesus yang diklaim sebagai Tuhan sejak lampiran pertama dari Injil kalau pada ahirnya Yesus yang sebagai manusia yang menebus dosa mereka?

    Mohon pertanyaan ini dijawab, oke!

  13. WKK….WKKK….
    Orang nyang kaga ngerti masalah,memang kalo koment pasti NGAWURRRRRRRRR.
    dari pada ntu gimane tu…

  14. TIDAK ADA YANG BISA SAMPAI KEPADA BAPA KALAU TIDAK MELALUI NAMA KU

    • klo kepada ibu? kepada kakek? nenek? paman? bibi? ade? kakak? sepupu? lewat mn y?

    • klo kepada ibu? kepada kakek? nenek? paman? bibi? ade? kakak? sepupu? lewat mn y?

      • itu bukan bermakna biologis…
        contoh:
        anak jalanan. apa ceko mau menjumpai ibu jalanan dan bapak jalanan?
        anak tangga. apa ceko mau menjumpai ibu tangga dan bapak tangga?
        anak tiri. apa ceko menurut lahir dari hubungan biologisi ibu tiri dengan bapak tiri?
        ayo ceko sekolah lagi

  15. mantap kang…ijin copas ya…syukron…

  16. salam ukhuwwah..

  17. coba bac dulu mas yeremia 23, 2 petrus 2, dan wahyu 13.
    Bukankah itu identik ?

  18. ~Ikut menyimak~

    btw,
    Islam bukan hny datang pd abad ke 6 M pd masa Muhammad saw,melainkan sejak diturunkan nabi pertama yaitu Adam as.
    🙂

  19. saya orang Kristen. saya mengerti kenapa muslim mengatakan nabi Adam, Musa, dll adalah islam/muslim.
    Alkitab kalau diterjemahkan ke bahasa arab akan ditemui kata islam dan muslim.
    Ortodox telah ada 1 abat sebelum Muhamad lahir. Lihatlah cara mereka beribadah, setelah anda mengetahuinya anda akan mengerti bahwa agama anda mencontek ibadah Ortodoks.

    • Bukan Mencontek..lebih tepatnya ajarannya sama..

      Yahudi pun sholat dan sujud sebelum datangnya Yesus Kristus..

      Jadi,,

      Apakah Kristen mencontek YAHUDI?Tentunya tidak…

  20. Katanya Alkitab itu sudah dipalsukan tapi kok masih ambil referensi dari situ? Lucu juga asal ada kata arab langsung mikirnya ke muhammad. Padahal silsilah nya juga blm pasti kalau keturunan ismail. Gak ada bukti tertulis yg ada cuma menduga2 genealogy doang…

    • Yeskel..tidak semua Alkitab dipalsukan..sebagaimana tidak semua bagian alKitab yang asli…

      Ada kebenaran terselip..

      Ada pula kedustaan yang terkaburkan..

  21. Salam. Saya kira kalau kita membaca keseluruhan konteks dari Yesaya 21:13-17 maka akan jelas bahwa ayat tersebut membicarakan tentang Kemulian bani Kedar yg dihancurkan Tuhan. Lalu apa relevansinya dengan Yesaya 28 yg secara gamblang berbicara tentang proses pelepasan Yerusalem. Dalam membaca Alkitab anda tdk bisa asal comot sana-sini trus anda tafsirkan dgn sgt dipaksakan. Dari perjanjian antara Abraham, Ishak, Yakub(Israel) tdk ada 1 pun nubuat yg menyatakan kedatangan seorang nabi diluar Tunas Yakub(Israel). Saya kira sgt jelas didalam kitab Kejadian 49:10 bahwa kelak tongkat kerjaan tdk akan lepas dari keturunan Yehuda dan ini digenapi Tuhan dgn datangnya Yesus Kristus. Btw saya senang dgn artikel anda saudaraku. Wassalam.

    • Nubuat tentang kedatangan tunas lain di luar Israel sudah dinubatkan oleh Yesus dalam Injil Matius:

      (Matius 21:43) Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.

      “Therefore I say to you, the kingdom of God will be taken from you and given to a nation bearing the fruits of it (Mathew:21:34).

      Dalam ayat ini Yesus mengatakan kepada imam-imam besar Yahudi bahwa “hak mereka akan pengajaran Tuhan” akan dicabut dan diberikan kepada sebuah bangsa (a nation) yang mau menerima dan membuatnya ajaran tsb berhasil. Hal ini disebabkan karena mereka selalu membandel terhadap ajaran yang disampaikan Tuhan lewat utusannya.

      Ramalan ini dengan jelas merujuk kepada sebuah bangsa (arab) yang tidak hanya mengimani tetapi juga menyebarkan ajaran Tuhan tsb (menghasilkan buah Kerajaan).

      • Makna “akan diberikan kepada suatu bangsa”, mengindikasikan Yesus memberi tanda akan adanya utusan Tuhan (Nabi) di luar Bangsa Israel yang akan menyampaikan ajaran Tuhan karena untuk menyampaikan “kerajaan Tuhan” tentulah memerlukan seorang utusan (nabi).

    • Ramalan Yesus juga anda bisa melalui perumpamaanya di Alkitab Markus:

      … Betapi penggarap-penggarap itu berkata seorang kepada yang lain: Ia adalah ahli waris [Yesus, red], mari kita bunuh dia, maka warisan ini menjadi milik kita. Mereka menangkapnya dan membunuhnya [mengacu ke Yesus, red], lalu melemparkannya ke luar kebun anggur itu. Sekarang apa yang akan dilakukan oleh tuan kebun anggur itu? Ia akan datang dan membinasakan penggarap-penggarap itu, lalu MEMPERCAYAKAN kebun anggur itu kepada ORANG-ORANG LAIN. Tidak pernahkah kamu membaca nas ini: Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru, .. (Mrks, 12:1-12).

      Orang Kristiani pastilah tahu yang acu oleh Yesus sebagai “ahli waris”, ditangkap dan dibunuh di ayat ini, adalah dirinya sendiri. Sementara perumpamaan batu yang dibuang adalah Ismael, yang selama ini kurang mendapat perhatian dalam penyampaian ajaran Tuhan. Disebabkan karena Bani Israel selalu menolak ajaran Tuhan maka Tuhan mengalihkan kepada keturunan Ismael (Bani Ismael) yang mau mengikuti ajaran tsb. Kalau ingin tahu lebih jelas tentang ayat di atas lebih baik membaca sendiri ayatnya. Semoga Ongen mendapat petunjuk dan terbuka mata hatinya dalam memperoleh kebenaran. Amin.

  22. lakum dinukum waliyadin,,kita kan berhak membahas ajaran apapun,tapi soal keimanan adalah hak masing masing,salam damai semuanya
    wassalamualaikum

  23. Jangan kita Mempermainkan Alkitab Menurut TAFSIRAN SENDIRI untuk mempermainkan Agama lain, Coba kita Kembali belajar Pelajaran PPKN (Pelajaran Pendidikan Kewarga Negaraan) yang mengajarkan Menghormati Agama dan Kepercayaan ornag lain. Janganlah kita kehilangan Etika dan Moral sebagai Bangsa yang tanpa Etika dan Moral.

    jika dilihat tulisan bapak sangat tidak masuk akal, bapak tulis “Inilah nubuat Tuhan kelak akan berfirman melalui seorang utusanNya dari bangsa Arab dengan bahasa Arab kepada bangsa Keturunan Israel bangsa Yahudi, dan seterusnya” kata itu bapak petik dari ayat dan pasal serta buku apa? saya selalu baca alkitab tapi tidak ketemu jadi Bapak sebutkan, kalau Kitab Yesaya 28:11 itu sangat tidak sesuai. jangan “SESAT DAN MEMPERMAINKAN FIRMAN TUHAN” dengan tafsiran yang menipu diri sendiri dan orang lain dengan Tulisan yang mengada-ada.

    • Sepertinya bapak belum membaca baik-baik apa yang kami tulis..

  24. hehehe…lucu sekali. dipas-pas-in aja. .kgk mutu. lihat dulu kebenaran karakter nabi, bgmn tabiat & kelakuan nabi. buka mata, buka telinga. jangan salah pilih. menyesal tiada guna kemidian hari. sudah terlambat.

  25. Dan nanti bersihkan badan sebelum tidur, kemudian haningkan hati dan berfikir hidup kita hanya sekali kalau salah jalan pasti fatal, untuk itu kita benar2 minta petunjuk kepada Tuhan yang sebenarnya agar diberikan petunjuk jalan yang benar, apapun agama anda saat ini. Mudah2an semuanya mendapat petunjuk kebenaran.

  26. saran buat jalani, agama mu dan agamaku tdk sama,krn Tuhan kt berbeda,jd jalani saja ibadah mu ,tdk usah membahas isi kitab injil,krn injil tdk bisa dipahami dgan pengertian km sendiri melain kan dengan hikmat dari Yesus Kristus yg jk kta undang msk kehati akan diberikan kpdmu apabila km sungguh 2 memintany.God bless us!

  27. hamba allah: kamu sdh mengaku”kuta baca alkitab”tp bertanya krn untuk berdebat tentang bagaimana mungkin yesus sebagai manusia 100 % bs menebus dosa umat manusia,saran sy baca dl Alkitab dengan diawali doa kepada Yesus sungguh2 pasti km tdk ragu2 mengaku bahwa Yesus adalah Tuhan.jd hikmat akan diberi kepadamu,maka pertanyaan yg km lontar kan akan hilang bersm ketidak mungkinan mu…GBU!

  28. Yesus byk melakukan mujizat besar dalam mengagungkan nama Tuhan Allah. dan mujizat itu atas kuasa Sang Pencipta, Tuhan Allah kami yaitu Bapa kami yg di sorga. dan Dia sdh berkata “Inilah Anak yg Kukasihi kepadaNyalah Aku berkenan.” Muhammad sdh melakukan mujizat apa? sambil berdagang dia berpoligami dgn alasan tersendiri.

  29. Lalu kata “hai penduduk Tema” apa mksudnya itu krna itu bukan di tunjukan pada penduduk yerusalem.

    • Tema…tahukah anda bahwa di Utara Madinah ada sebuah desa bernama Tayma?…(anda bisa membacanya sebagai Tema)

      • mending bapa belajar lebih lagi supaya bapa tahu jelas apa yg benar dan yg tepat untuk bapa aku di dalam hidup ini

      • Itu cuma beda dialek bahasa masak saudara tak tahu. Di Tema itu banyak terdapat orang Yahudi karena Nabi Musa pernah menyuruh beberapa orang bani israil untuk memerangi raja bani amaliq di tema pada zaman dahulu. Tema itu letaknya di selatan Madinah bukan di utara Madinah.

  30. slim klaim boleh aja , tapi gak ngaruh bagi TUHAN ALKITAB klaim kalian…. hihihii

  31. kabur karena memang dikaburkan kalo berani silakan baca buku Salib di bulan Sabit di sana kamu akan tahu bagaimana perspektif Isalam dan kristen yang benar tersedia di tb Gunung Agung Karaya Jerald F Dirk

  32. yg nulis .mungkn puya sifat..umpay org g cocok pake kumis dpakaikan kumis.tafsiran g cocok.dcocok2x .pakde pakde

  33. Lihat Yesaya.:9:5:6.
    sebab seorang anak telah lhir untk kita.
    seorang putera telah diberikan untk kita.
    lambang pemerintahan ada di atas bahunya.
    dan namanya di sebutkankan orang
    PENASIHAT AJAIB.
    ALLAH YANG PERKASA
    BAPA YANG KEKAL
    RAJA DAMAI.
    besar kekuasaannya dan damai sejahtera
    tidak akan berkesudahan. di atas takhta DAUD.dan di dalam kerajaannya. karena ia mendasarkan dan mengokohkannya. dengan keadilan dan kebenaran dari sekarang sampai selama lamanya.
    kecemburuan Tuhan semesta alam akan melakukan hal ini.
    Yesaya.53.3:7.
    ia dihina dan di hindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan. ia sangat di hina
    sehingga orang menutup mukanya.
    terhadap dia dan bagi kita pun tidak masuk hitungan.
    ttpi sesungguhnya penyakit kitalah yg di tanggungnya.
    dan kesengsaraan kita yg di pikulnya.
    padahal kita mengira dia kena tulah
    di pukul dan di tindas ALLAH.
    tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita.
    dia diremukan oleh kejahatan kita.
    ganjaran yang mendatangkan KESELAMATAN BAGI KITA DI TIMPAHKAN KEPADANYA.
    oleh bilur. biliknya kita menjadi sembuh.
    kita sekian sesat seperti domba
    masing masing kita mengambil jalannya sendiri. tetpi Tuhan telah menimpahkan
    kepadanya. kejahatan kita sekalian.
    dia di aniaya Ttapi dia membiarkan dirinya di tindas dan TIDAK MEMBUKA MULUTNYA.
    seperti anak domba yang di bawa ke pembantaian.
    seperti induk domba yang kelu di depan orang orang yang menggunting bulunya
    IA TIDAK MEMBUKA MULUTNYA.
    YESUS ADALAH ALLAH. tdk mmpu menggunakan logika, percaya Tuhan, kuasanya tanpah batas… dan akal sehat kita terbatas. KITA FIKIR KITA PINTAR??????. SYALOMMMMMM.

  34. maaf yesaya 21:15 ko tdk ditulis hny sepotong yg anda butuhkan

    • Saya juga bingung, tapi begitulah mereka.. 🙂

      Sudah menjadi tabiat kl mereka selalu membedah segala sesuatu dgn sepotong², bahkan tanpa alur / plot / sejarah awal.

      Sejujurnya, saya sendiri pernah ada ddalamnya. Dan sudah saya tinggalkan walaupun dgn risiko…di bully ? sudah pasti. Hahaha..what ever.. Yg terpenting bagi saya..

      Menjadi pengikut yg sudah pasti menjadi suri teladan saya sampai saat ini : Yehosyua / Yehoshua / Yeshua / Yesus adalah mutlak saya harus ambil.

      Awal saya meyakini bahwa Isa As yg dmaksud dlm islam = Yesus Kristus dlm kristen/katolik pd waktu saya SMP. Sejak itu saya banting stir utk mengikut DIA. Perkara teman² yg membully bahkan kontak fisik menekankan saya seorang kafir, musyrik, dsb.. Puji Tuhan, sampai saat ini..berusia jelang 43 thn, sy masih baik² saja, sehat jasmani rohani.. Berkat BAPA melimpah dlm hidup saya dan keluarga yg sederhana ini.

      Sesederhana waktu saya ambil keputusan.. 25 nabi yg saya tahu.. Hanya “1” satu yg istimewa !!. Dia tidak diperanakkan secara lazim/umumnya. Dia bukan berasal dari benih yg bersatu pria & wanita, ayah & ibu. Alquran sudah menulis hal ini, sama seperti alkitab dan Injil. Lalu…

      Kenapa saya harus jadi pengikut dr seorang yg asal-usulnya sama dgn saya ?. Sama-sama lahir ke-dunia krn hasil hubungan ayah & ibu yg menyebabkan saya ada di dunia ini… Jika saya menjadi pengikut dia, dimana letak istimewanya ?. Tapi…

      Isa As menurut islam atau Yesus menurut alkitab atau Yeshua menurut ibrani adalah sesuatu yg tak lazim. Dia terlalu istimewa utk saya hiraukan. Sejatinya…

      Islam tidak mengakui bahwa Isa yg mati di salibkan ataupun bukan anak Allah, krn Allah tidak beranak dan diperanakkan.. Yg saya tahu dan yakini… Apapun yg ALLAH BAPA / YAHWE (dlm bhs.ibrani) perbuat… Semua adalah kehendak-NYA.

      Kita bisa percaya bahwa iblis/setan/jin bisa masuk atau merasuki manusia..jd manusia jejadian.. “ooh, org itu titisan prabu siliwangi, ohh, org itu titisan mbah dalem, dll”.

      Nah, kita bicara ALLAH BAPA !. Iblis/setan/jin aja yg ngga ada apa²nya bisa.. kenapa giliran ALLAH BAPA di plot menjadi tidak bisa memberi gelar Isa As sbg titisan atau anakNYA ?. Pdhl jelas sekali dr proses kelahiranNYA saja sudah beda dgn 24 nabi yg tertulis loh.. Logika aja deh yah.. 🙂

      karena…
      1.
      “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku”.

      2.
      Tiada tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah…

      Kedua hal perbandingan di atas menurut saya sudah jelas.
      No.1 : Isa/Yesus/Yeshua sendiri yg bilang, wajar lah kl pd akhirnya mati. Sejarah semua nabi yg bermaklumat hampir² rata² koit d rajam deh.. Cuma segelintir yg selamat keburu di angkat ke sorga..hahaha.

      No.2 : Bukan dia yg bicara, mungkin ini pengikut² yg mengelu²kan kharismanya, tapi bukan dia, bukan juga malaikat. Kenapa ?

      Krn ALLAH BAPA sudah tidak lagi memberikan hal² tsb kpd kita semua sejak Isa/Yesus berangkat ke sorga. Sudah di gantikan roh kudus. Artinya ALLAH BAPA sudah percaya manusia sudah cukup bisa mengetahui siapa penciptaNYA. tidak lagi ada kebebalan. Ingat.. Isa As dulu yg hadir.. ratusan tahun kemudian baru Muhammad lahir.

      Sudah yah, lelah debat² ga jelas. Yg pasti..

      Saya percaya dan yakin dgn firman yang tertulis dlm Alkitab injil Yohanes 14 : 6.

      toh, di Alquran jg tertulis, yg muncul di akhir zaman itu ya Isa As. Bukan Muhammad Saw (dia bukan nabi..kl rasul mungkin bisa..). Bagi saya dia tidak istimewa dibandingkan Yesus atau Isa As dlm islam.

      Kembali k laptop.

      Utk penulis/yg punya situs.

      Sejarah dr kitab Yesaya itu di tulis JAUUUHHH.. sebelum Muhammad lahir bro, Isa aja belum lahir apalagi Muhammad !.

      Pake di sambung² ayat² itu dgn perang badar segala… akhirnya penganut islam sendiri yg makin terjerumus dlm kesesatan.

      Kl mau buat penulisan itu, apalagi sejarah… pelajari dulu dari sisi tahun nara sumber, penulisan kitab itu utk apa…dsb.

      Jangan maen asal comot. Hati² dlm mengulas soal sejarah. Niat awal biar dapat barokah, malah jd zonk loh nanti 🙂

      Udah ah.. Nyesel gw baca artikel ini..tapi udah kebaca.. Hahaha gile bener.

      Akhir kata.
      Percaya itu dr dasar Hati.

  35. Allah Israel sungguh ajaib…


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s