Kidung Agung 5:16 Muhammad dalam ALKITAB..Mahamadim atau Muhamadim?..Machmad atau Mahmad?


Kidung Agung 5:16 Kata-katanya manis semata-mata, Muhammadim, Demikianlah kekasihku, demikianlah temanku, hai puteri-puteri Yerusalem.

dalam Terjemahan LAI, sebuah nama manusia ikut diterjemahkan menjadi :

Kidung Agung 5:16 Kata-katanya manis semata-mata, segala sesuatu padanya menarik. Demikianlah kekasihku, demikianlah temanku, hai puteri-puteri Yerusalem.

Pertanyaaan:

Kata asli : ‘Mahàmadîm’ kok ya dibaca ‘Muhammadim’ artinya aja udah jauh beda dari bhs ibrani dan bahasa arab.”
=======

JAwab:

Huruf Ibrani kuno hampir sama dengan Huruf Arab Gundul hari ini….TANPA TANDA BACA

Dalam Bahasa ARAB ..TANPA HAROKAT
Dalam Bahasa IBRANI..TANPA NIKUD

Orang yang terbiasa dengan bahasa ARAB akan dengan mudah membaca YQL sebagai YAQULU dan bukan YUQALU dari makna kalimat…

Hal yang sama juga terjadi pada IBRANI…Hanya saja problemnya BAHASA IBRANi sudah ribuan tahun tidak dipake sebagai BAHASA PERCAKAPAN tapi hanya sebagai BAHASA TEKS SUCI…BAngsa Ibrani tercerabut dari BAHASA ASLInya karena meraka mengalami DIASPORA ke seluruh penjuru dunia akibat PENGUSIRAN ROMAWI dari YERUSALEM pada abad2 pertama…

BAHASA IBRANI hari ini adalah IBRANI MODERN yang berasal dari Kitab Asyiria…

http://www.jewfaq.org/alephbet.htm

Adapun Kitab bahasa Ibrani yang memakai TEKS berbasi KITAB IBRANI..

Karena itu..frase מחמדים yang terdiri darii huruf Mem-cHet-Mem-Dalet-Yod-bisa anda baca MUHMADIM…MAHMUDIM..MAHAMADIM…MUHAMADIM…

Dan tak seorangpun bisa mengklaim bahwa BACAANNYA PALING BENAR karena dia sendiri pun bukan orang IBRANI KUNO yang menggunakan TEKS ASLI

====
Pertanyaan :

“Darimana asalnya MCHMDM = MHMD ? namanya muhammad atau muchamad?”
============

Huruf IBRANI tidak mengenal huruf Ch…seperti Chandra…Ch adalah bentuk halus dari Ha…Penggunaan huruf C karena orang non Semit tidak bisa membedakan huruf HA yang ini (ח) dengan huruf HA yang ini (ה)

Karena itu untuk membedakan kedua huruf yang berbeda secara PENGUCAPAN ini maka ditambahkan C untuk membedakan Ha yang Halus (ח) yang keluar BERDESIS dari dasar tenggorokan dan Ha yang Kasar (ה) yang keluar tanpa DESIS

Anda bisa membaca perihal huruf Ibrani Modern dalam sub Judul “Letters of the Alefbet”:

http://www.jewfaq.org/alephbet.htm

dimana didalamnya anda bisa membaca perbedaan ” The “Kh” and the “Ch” are pronounced as in German or Scottish, a throat clearing noise, not as the “ch” in “chair.”

Dan dalam bahasa Arab pun mengenal huruf HA yang kasar tanpa suara DESIS ( ه) seperti dalam kata “hasad”(dengki) dan HA yang halus dengan suara DESIS ( ح) seperti dalam kata “hasan”(baik)

Dan HA pada kata MUHAMMAD dari jenis yang BERDESIS…

Karena itu penggunaan HA yang ditulis dalam TEKS INGGRIS sebagai CH dan bukan HA adalah PENEKANAN bahwa itu memang penulisan NAMA yang sama dengan nama seorang NABI…

 

About these ads

19 Komentar

  1. [...] Kidung Agung 5:16 Muhammad dalam ALKITAB..Mahamadim atau Muhamadim?..Machmad atau Mahmad? [...]

  2. [...] Kidung Agung 5:16 Muhammad dalam ALKITAB..Mahamadim atau Muhamadim?..Machmad atau Mahmad? [...]

  3. sudah terang dan jelassss…… terserah anda dalam memahaminya…

  4. Sungguh sangat ironis,

    Kitab ini adalah NYANYIAN PERNIKAHAN yang terbaik yang pernah digubah. Salomo dianggap sebagai penggubah Kidung Agung ini (Kid 1:1).
    …… Gadis Sulam dilukiskan sebagai gadis biasa dari pedesaan, menarik dan jelita. Perasan Salomo terpikat secara mendalam dengan gadis ini sebagaimana biasanya orang terpikat kepada kekasih dan pengantin pertamanya

    • Apakah menurut anda Kitab Suci anda sendiri berisi NYANYIAN PERNIKAHAN semata?

      Tidakkah anda berpikir bahwa didalamnya tersimpan kode-kode nubuatan?

      Mengapa para penyusun ALKITAB mau-maunya menjadikan KUMPULAN GUBAHAN SYAIR dalam ALKITAB mereka sementara ada ratusan APOKRIPA yang lebih bermanfaat tidak dimasukkan kedalam ALKITAB anda?

  5. mengapa orang suka mempertentangkan hal-hal yang ia tidak dalami dan tidak imani, hanya tuk mencari kekurangan, kelemahan dan lain sebagainya. jikalau kita mau membahas sebuah penafsiran kitab yg pertama jgn lakukan penolakan terhadap nas tersebut. klo anda sudah menolak maka bagaimana anda bisa memahami. saya cuma mau bialng buat orang2 yg sok tau, sok pintar bahwa waktu penulisan kitab kidung agung aja sudah jauh berbeda dengan masa muhamad, coba anda lacak waktu penulisannya biar anda percaya. dan kitab kidung agung bukan kitab untuk membicarakan muhamad. jd tolong jgn sok tau dan usil dengan kitab suci agama lain, kitab suci agama anda saja apa udah anda kuasa i? dan apa udah anda imani?

    • sbnarx biarkn sj dia pelajari isi alkitab suatu saat dia akn terbuka alam fikiranx n mendapatkn JALAN YANG LURUS.

      • SETUJU

  6. seperti buku Mengapa saya masuk islam oleh M. Zulkarnaen alias Eddy Crayn hendrik yg semua pengkajian dia tentang Injil semua dia putar balikan fakta dan sejarah….. yg saya mau katakan klo anda masuk islam atau agama lain jgn putar balikan fakta agama lain atau jgn fitnah agama lain. itu sama saja anda adalah munafik! klo anda sudah masuk agama lain yach imani agama baru anda terebut tanpa harus memburuk-burukan agama lain. yg anda katakan dlm buku anda itu semua adalah pembodohan! saya pribadi tidak akan mau menjelek2 agama lain, karena tidak ada untungnya buat saya, tapi anda menjelek2 agama lain karena anda mencari untung ……… yang jelas agama saya Kristen adalh agam yg mengajarkan kasih, bukan memutarbalikan fakta, memburuk2kan agama lain, seperti anda zulkarnaen.

  7. maksa banget nih ye…minta di akuin ya ??

    • ada ga ada kami tak pernah mendengar muhammat seorg nabi karena dia tidak memiliki mujizat seperti semua nabi sebagai pertanda utusan Tuhan

  8. Muhammad lahir kira-kira 600 tahun setelah Yesus Kristus.
    Kitab Kidung Agung ditulis raja Salomo, berabad-abad sebelumnya.
    So, kalaupun ada nama itu tercantum disana, mungkin nama lain, yg rujukannya bukan Muhammad yang Anda maksud….

    Jangan menyebarkan kebohongan, kalau ingin menyebarkan kebaikan!!

  9. Di dalam Injil Kenyataan (wahyu kepada Yahya maksudnya) pasal 19 ayat 11 sampai 12, di sana disebutkan nubuwat tentang kedatangan Nabi Muhammad sebagai nabi terakhir :
    Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: “YANG SETIA DAN YANG BENAR”, Ia menghakimi dan berperang dengan adil. 19:11
    Dan mata-Nya bagaikan nyala api dan di atas kepala-Nya terdapat banyak mahkota dan pada-Nya ada tertulis suatu nama yang tidak diketahui seorangpun, kecuali Ia sendiri. 19:12
    Perhatikan sekali lagi dua dalil alkitab diatas, betul-betul 2 ayat di atas sama sekali tidak ada hubungannya dengan Yesus, karena:
    1. Yesus tak pernah mengendarai kuda putih, tetapi setahu saya, Yesus hanya naik keledai, dan tak pernah terlibat peperangan apapun, karena yesus memang sangat diplomatif atau nabi diplomatik, yang menyelesaikan masalah dengan jalan diplomasi, tidak menempuh bentuk bentuk peperangan, sedangkan gambaran Alkitab, dia adalah penunggang kuda
    2. Muhammad saw lah yang memiliki panggilan Yang Amanah dan Benar (Setia dan Benar), ia menjalankan hukum hukum Allah mengadili manusia dengan adil, adalah kebiasaan seorang nabi akhir zaman yang di nubuatkan dalam Alkitab.
    3. Di dalam ayat ini, dijelaskan kedudukan Nabi Muhammad di dalam pemerintahan dunia. Seperti lazimnya pada jaman dahulu orang besar-besar selalu berkendaraan kuda putih, karena warna putih berarti kebersihan.
    “Banyak mahkota” berarti “banyak kedudukan.” Dalam hal ini menjadi kenyataan pada diri Nabi Muhammad bahwa beliau banyak kedudukannya, di dunia seperti kedudukan atau jabatan Nabi, Panglima Perang, Pemimpin Negara, juga pemutus Hukum. Nabi Muhammad juga digelari orang sebagai “Orang yang Dipercaya dan Benar” atau “Al Amin.” Nabi Muhammad juga mempunyai sifat siddiq artinya yang benar dalam berbicara.
    Matanya seperti bola api, serta-merta menunjukkan sifatnya yang sangat tegas, keras dan kuat. Dengan sitat-sifat inilah ia memutuskan hukum, dengan keadilan dan kebenarannya.
    SEDIKIT ULASAN
    Kalau Dia disini umpamanya ditafsirkan dengan Kristus Yesus, maka saya kira tidak tepat, sebab:
    1.Sepanjang pembacaan saya pada Injil, belum pernah saya jumpai keterangan bahwa Yesus pernah naik kuda. Yang pernah dinaikinya hanyalah keledai, itupun warnanya tidak jelas.
    2.Yesus menurut Injil, malahan tidak bermahkota banyak, sebab:
    Kenabian Yesus tidak diakui bangsa Yahudi, bangsa dimana dia diutus.
    Kerajaan Yesus juga tidak diakui, mereka bahkan menyalibkan “rajanya” dengan ejekan Isa Nasrani Rex Israel (INRI).
    Yesus bahkan belum pernah sekalipun mengadakan perang melawan musuh-musuhnya.
    Di dalam memutuskan hukum, Yesus mengambil jalan diplomatis, bukan tindakan bijaksana. (Yahya 8: 2-11)

    Didalam Injil Kenyataan (wahyu kepada Yahya maksudnya) ayat ke-15 dari pasal yang ke-19 tertulis bunyinya:
    “Sedang dari mulutnya keluarlah sebilah pedang yang tajam, supaya diparangkannya kepada sekalian bangsa. Maka iapun memerintah dengan tongkat besi, dan ialah yang akan mengirikkan anggur kehangatan murka Allah yang Maha Kuasa.”
    Tafsir ayat itu ialah:
    1.Sebilah pedang yang tajam artinya komando-komando perang yang tegas.
    2.Tongkat besi artinya kekuatan dan ketegasan pemerintahannya.
    3.Mengirikkan anggur, artinya memijak-mijak anggur. Seluruh tafsir kemudian bunyinya: Sedang ia akan mengeluarkan komando-komando perang yang tegas, kepada sekalian bangsa kafir, dan para penyembah berhala. Ia, dengan kuat kekuasaan pemerintahannya akan menginjak-injak dan memerangi segala macam kemabukan, yang adalah menjadi kebencian Allah s.w.t.
    Hidup Nabi Muhammad kalau diperhatikan, akan nampak, penuh dengan perang dan peperangan melawan orang-orang kafir, ia dengan perkasanya memerangi mereka, dan menghancurkan kejahiliyahan mereka.
    Sangat menakjubkan, bila tanda-tanda tersebut di arahkan pada Nabi Muhammad saw, tak seorangpun nabi yang memiliki kekuatan besar yang disaksikan sejarah, hingga meninggalkan jejak jejak sejarah hingga saat ini kecuali sejarah Nabi Muhammad SAW.
    Tanda-tanda itulah yang ada pada nabi Muhammad sebagai nubuat Alkitab, bukan sesuatu yang dikarang-karang agar supaya cocok atau ada kemiripan, tetapi adalah suatu bukti pengakuan Alkitab, bahwa Nabi Muhammad itu akan datang sesudah Yesus tiada .

    • 19:1 Kemudian dari pada itu aku mendengar seperti suara yang nyaring dari himpunan besar orang banyak di sorga, katanya: “Haleluya! Keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan adalah pada Allah kita,
      19:2 sebab benar dan adil segala penghakiman-Nya, karena Ialah yang telah menghakimi pelacur besar itu, yang merusakkan bumi dengan percabulannya; dan Ialah yang telah membalaskan darah hamba-hamba-Nya atas pelacur itu.”
      19:3 Dan untuk kedua kalinya mereka berkata: “Haleluya! Ya, asapnya naik sampai selama-lamanya.”
      19:4 Dan kedua puluh empat tua-tua dan keempat makhluk itu tersungkur dan menyembah Allah yang duduk di atas takhta itu, dan mereka berkata: “Amin, Haleluya.”
      19:5 Maka kedengaranlah suatu suara dari takhta itu: “Pujilah Allah kita, hai kamu semua hamba-Nya, kamu yang takut akan Dia, baik kecil maupun besar!”
      19:6 Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: “Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
      19:7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.
      19:8 Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!” [Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.]
      19:9 Lalu ia berkata kepadaku: “Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba.” Katanya lagi kepadaku: “Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah.”
      19:10 Maka tersungkurlah aku di depan kakinya untuk menyembah dia, tetapi ia berkata kepadaku: “Janganlah berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama dengan engkau dan saudara-saudaramu, yang memiliki kesaksian Yesus. Sembahlah Allah! Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat.”
      19:11 Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: “Yang Setia dan Yang Benar”, Ia menghakimi dan berperang dengan adil.
      19:12 Dan mata-Nya bagaikan nyala api dan di atas kepala-Nya terdapat banyak mahkota dan pada-Nya ada tertulis suatu nama yang tidak diketahui seorang pun, kecuali Ia sendiri.
      19:13 Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah: “Firman Allah.”
      19:14 Dan semua pasukan yang di sorga mengikuti Dia; mereka menunggang kuda putih dan memakai lenan halus yang putih bersih.
      19:15 Dan dari mulut-Nya keluarlah sebilah pedang tajam yang akan memukul segala bangsa. Dan Ia akan menggembalakan mereka dengan gada besi dan Ia akan memeras anggur dalam kilangan anggur, yaitu kegeraman murka Allah, Yang Mahakuasa.
      19:16 Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: “Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan.”
      19:17 Lalu aku melihat seorang malaikat berdiri di dalam matahari dan ia berseru dengan suara nyaring kepada semua burung yang terbang di tengah langit, katanya: “Marilah ke sini dan berkumpullah untuk turut dalam perjamuan Allah, perjamuan yang besar,
      19:18 supaya kamu makan daging semua raja dan daging semua panglima dan daging semua pahlawan dan daging semua kuda dan daging semua penunggangnya dan daging semua orang, baik yang merdeka maupun hamba, baik yang kecil maupun yang besar.”
      19:19 Dan aku melihat binatang itu dan raja-raja di bumi serta tentara-tentara mereka telah berkumpul untuk melakukan peperangan melawan Penunggang kuda itu dan tentara-Nya.
      19:20 Maka tertangkaplah binatang itu dan bersama-sama dengan dia nabi palsu, yang telah mengadakan tanda-tanda di depan matanya, dan dengan demikian ia menyesatkan mereka yang telah menerima tanda dari binatang itu dan yang telah menyembah patungnya. Keduanya dilemparkan hidup-hidup ke dalam lautan api yang menyala-nyala oleh belerang.
      19:21 Dan semua orang lain dibunuh dengan pedang, yang keluar dari mulut Penunggang kuda itu; dan semua burung kenyang oleh daging mereka.
      .

      perhatikan versi lengkapnya kawan, dalam kitab wahyu jubah berarti perbuatan,ayat ke 13: jubah yang di celupkan dalam darah dan namanya adalah firman Allah,
      ayat ke 15: dari mulutnya keluar sebilah pedang, pedang yang keluar dari mulut adalah perkataan dan mnggembalakan dengan gada dan tongkat ayat ke 16 raja diatas segaal raja dan tuan diatas segala tuan,
      wahyu menjadi landasan kekuasaan Tuhan yang telah datang dalam wujud Yesus Kristus
      secara jelas wahyu menceritakan tentang pengajaran dalam bentuk perkataan dan petunjuk yang harus dilakukan manusi, Yesus menetapkan Hukum yang sangat berat untuk diakukan mengapa demikian?
      Jika musa berkata Suami harus membuat surat cerai jika mau berpisah dari isteri sedangka Yesus mengatakan Apa yang dipersatukan oleh Tuhan tidak boleh di ceraikan Oleh manusia,
      hukum terberat adalah Perzinahan dimana Yesus menegaskan bahwa hanya dengan menginginkan isteri orang saja sudah berzina,
      selanjutnya hukum yang lain adalah orang yang mencuri lebih baik dipotong tangan sebelah, tw jika melihat/menikmati dosa duniawi mata kiri/kanan dicungkil saja dll daripada seluruh tubuhnya utuh masuk ke neraka, Yesus memang tidak berperang secara fisik namun pengjaran dari mulutnya yang mengajarkan sesuatu Hukum yang sangat ketat layaknya pemerintahan otoriter / pemerintahan tangan besi yang tidak bisa melakukan pelanggaran sekecil apaun.

  10. ngawurrrrr…

  11. isinya gini bro : Kata-katanya manis semata-mata, segala sesuatu padanya menarik. Demikianlah kekasihku, demikianlah temanku, hai puteri-puteri Yerusalem

  12. betulkah tu..ish

  13. Izin sedikit komen frends. km dr pihak kristian bkn ya merasa benar ttg hal tsb, tp biar saudara luas dlm menafsirkan.
    Saudaraku, Kidung Agung sudah ada before crist(BC)/Sebelum Jesus, bisa diteliti tahun penulisan Kitab tsb kedalam tulisan Aslinya. Kitab Kidung agung ditulis oleh salomo bro, yg jelas bahwa yg dimaksud Muhamadim bukanlah Muhammad. Jelas yg anda tafsirkan sdh salah frends. Ingat aja frends bahwa muhammad itu ada setelah Isa Al-Masih. Trimakasih, sy salut anda bisa bisa berdialog secara etika Ilmiah, lain dr orng yg sy kenal, yg asal berdialog gitu aja, dan hanya ingin sebar piknah. Trimakasih Frends.

    • Manaon, justru karena itulah kita sebut sebagain NUBUAT NABI YANG AKAN DATANG…


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.388 pengikut lainnya.