Islam dalam Alkitab : Ibadah Puasa dalam ALKITAB…Puasa para Nabi-Nabi terdahulu


Tersebut dalam Firman Tuhan ketika Dia memerintahkan umat Muhammad (sholallahu alaihi wassalam) untuk menjalankan ibadah puasa,

AlBaqarah 183: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa,

Maka inilah jejak-jejak para Nabi dan umat terdahulu, amat gemar melakukan ibadah puasa sebagaimana umat Islam dihari ini..

Puasa NABI MUSA

Keluaran 34:28. Dan Musa ada di sana bersama-sama dengan TUHAN empat puluh hari empat puluh malam lamanya, tidak makan roti dan tidak minum air

Ulangan 9:18 Sesudah itu aku sujud di hadapan TUHAN, empat puluh hari empat puluh malam lamanya, seperti yang pertama kali–roti tidak kumakan dan air tidak kuminum--karena segala dosa yang telah kamu perbuat

Puasa Nabi DAUD

2 Samuel 12:16-17 Lalu Daud memohon kepada Allah oleh karena anak itu, ia berpuasa dengan tekun semalam-malaman itu ia berbaring di tanah. Maka datanglah kepadanya para tua-tua yang di rumahnya untuk meminta ia bangun dari lantai, tetapi ia tidak mau; juga ia tidak makan bersama-sama dengan mereka.

Mazmur 35:12 -13 Mereka membalas kebaikanku dengan kejahatan; perasaan bulus mencekam aku. Tetapi aku, ketika mereka sakit, aku memakai pakaian kabung; aku menyiksa diriku dengan berpuasa, dan doaku kembali timbul dalam dadaku

Mazmur 69:10 Aku meremukkan diriku dengan berpuasa

Puasa Nabi NEHEMIAH

Nehemiah 1:4 Ketika kudengar berita ini, duduklah aku menangis dan berkabung selama beberapa hari. Aku berpuasa dan berdoa ke hadirat Allah semesta langit,

Puasa Nabi EZRA

Ezra 8:21. Kemudian di sana, di tepi sungai Ahawa itu, aku memaklumkan puasa supaya kami merendahkan diri di hadapan Allah kami dan memohon kepada-Nya jalan yang aman bagi kami, bagi anak-anak kami dan segala harta benda kami.

Ezra 10:6. Sesudah itu Ezra pergi dari depan rumah Allah menuju bilik Yohanan bin Elyasib, dan di sana ia bermalam dengan tidak makan roti dan minum air, sebab ia berkabung karena orang-orang buangan itu telah melakukan perbuatan tidak setia.

Puasa Nabi DANIEL

Daniel 9:3 Lalu aku mengarahkan mukaku kepada Tuhan Allah untuk berdoa dan bermohon, sambil berpuasa

Daniel 10:3 makanan yang sedap tidak kumakan, daging dan anggur tidak masuk ke dalam mulutku dan aku tidak berurap sampai berlalu tiga minggu penuh

Sifat Puasa Nabi Yesaya

Yesaya 58:4 Sesungguhnya, kamu berpuasa sambil berbantah dan berkelahi serta memukul dengan tinju dengan tidak semena-mena. Dengan caramu berpuasa seperti sekarang ini suaramu tidak akan didengar di tempat tinggi.

Hal ini pun telah jauh-jauh hari diwasiatkan oleh Muhammad Utusan Allah, shollahu alaihi wassalam, untuk menjauhi perbantahan dan perdebatan.

“Puasa adalah perisai, bila suatu hari seseorang dari kamu berpuasa, hendaknya ia tidak berkata buruk dan berteriak-teriak. Bila seseorang menghina atau mencacinya, hendaknya ia berkata ‘Sesungguhnya aku sedang puasa” (HR. Al- Bukhari,Muslim dan para penulis kitab Sunan)

Yesaya 58:6-7 Bukan! Berpuasa yang Kukehendaki ialah supaya engkau membuka belenggu-belenggu kelaliman, dan melepaskan tali-tali kuk, supaya engkau memerdekakan orang yang teraniaya dan mematahkan setiap kuk, supaya engkau memecah-mecah rotimu bagi orang yang lapar dan membawa ke rumahmu orang miskin yang tak punya rumah, dan apabila engkau melihat orang telanjang, supaya engkau memberi dia pakaian dan tidak menyembunyikan diri terhadap saudaramu sendiri!

Menarik sekali bahwa Sang Nabi terakhir melaksanakan kehendak Rabb-nya..

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al Qur’an. Dan kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melebihi angin yang berhembus.” (HR. Bukhari, no.6)

Bahkan ditegaskan oleh Anas bin Malik radhiallahu’anhu:bahwa

كان النبي صلى الله عليه وسلم أشجع الناس وأجود الناس

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling berani dan paling dermawan.” (HR. Bukhari no.1033, Muslim no. 2307)

Bulan Puasa zaman Nabi YEREMIA

Yeremia 36:9. Adapun dalam tahun yang kelima pemerintahan Yoyakim bin Yosia, raja Yehuda, dalam bulan yang kesembilan, orang telah memaklumkan puasa di hadapan TUHAN bagi segenap rakyat di Yerusalem dan bagi segenap rakyat yang telah datang dari kota-kota Yehuda ke Yerusalem. –

Menarik sekali ketika tertulis bahwa puasa itu dilakukan selama bulan ke SEMBILAN..

Puasa Bani Israel ditengah ancaman pembantaian

Esther 4:15-16 Maka Ester menyuruh menyampaikan jawab ini kepada Mordekhai: “Pergilah, kumpulkanlah semua orang Yahudi yang terdapat di Susan dan berpuasalah untuk aku; janganlah makan dan janganlah minum tiga hari lamanya, baik waktu malam, baik waktu siang. Aku serta dayang-dayangkupun akan berpuasa demikian, dan kemudian aku akan masuk menghadap raja, sungguhpun berlawanan dengan undang-undang; kalau terpaksa aku mati, biarlah aku mati.”

Yom Kippur (Hari Pengampunan)  Puasa BANI ISRAEL

Imamat 16:29. Inilah yang harus menjadi ketetapan untuk selama-lamanya bagi kamu, yakni pada bulan yang ketujuh, pada tanggal sepuluh bulan itu kamu harus merendahkan diri dengan berpuasa dan janganlah kamu melakukan sesuatu pekerjaan, baik orang Israel asli maupun orang asing yang tinggal di tengah-tengahmu.

Imamat 23:26-27 TUHAN berfirman kepada Musa: “Akan tetapi pada tanggal sepuluh bulan yang ketujuh itu ada hari Pendamaian; kamu harus mengadakan pertemuan kudus dan harus merendahkan diri dengan berpuasa dan mempersembahkan korban api-apian kepada TUHAN.

Bilangan 29:7 Pada hari yang kesepuluh bulan yang ketujuh itu haruslah kamu mengadakan pertemuan yang kudus dan merendahkan dirimu dengan berpuasa, maka tidak boleh kamu melakukan sesuatu pekerjaan.

Puasa Pertobatan BANI ISRAEL

Hakim-hakim 20:26. Kemudian pergilah semua orang Israel, yakni seluruh bangsa itu, lalu sampai di Betel; di sana mereka tinggal menangis di hadapan TUHAN, berpuasa sampai senja pada hari itu

1 Samuel 7:6 Setelah berkumpul di Mizpa, mereka menimba air dan mencurahkannya di hadapan TUHAN. Mereka juga berpuasa pada hari itu dan berkata di sana: “Kami telah berdosa kepada TUHAN.” Dan Samuel menghakimi orang Israel di Mizpa.

Yoel 2:15 Tiuplah sangkakala di Sion, adakanlah puasa yang kudus, maklumkanlah perkumpulan raya

Puasa Yom Kippur  Yesus Kristus putra Maria, yakni Nabi Ieshua Ha Masiha bar Mariam, Isa Al Masih ibnu Maryam

Matius 4:2 Dan setelah berpuasa empat puluh hari dan empat puluh malam, akhirnya laparlah Yesus.

Sifat Puasa Nabi Yesus Kristus putra Maria, Isa Al Masih sholallahu alaihi wassalam

Matius 6:16. Dan apabila kamu berpuasa, janganlah muram mukamu seperti orang munafik

Matius 6:17-18 Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu supaya jangan dilihat oleh orang bahwa engkau sedang berpuasa, melainkan hanya oleh Bapamu yang ada di tempat tersembunyi. Maka Bapamu yang melihat yang tersembunyi akan membalasnya kepadamu

Matius 6:1. “Ingatlah, jangan kamu melakukan kewajiban agamamu di hadapan orang supaya dilihat mereka, karena jika demikian, kamu tidak beroleh upah dari Bapamu yang di sorga.

Demikian pula yang diperintahkan oleh Rasulullah Muhammad sholallahu alaihiwassalam, berdasarkan sabda beliau. “Sesuatu yg paling aku khawatirkan akan menimpa kalian adl syirik kecil” para sahabat bertanya “Wahai Rasulullah apa yg dimaksud dgn syirik kecil itu? Beliau menjawab Riya’ (ingin dipuji).

Disampaikan Umar ibnul Khaththab radhiyallahu ‘anhu: Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya setiap amalan harus disertai dengan niat, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan balasan sesuai apa yang dia niatkan.” (HR. Al-Bukhari no. 1 dan Muslim no. 1907)

Demikianlah ajaran para Nabi yang selalu menekankan kemurnian dalam beramal ditujukan hanya untuk mencari Wajah Allah Yang Maha Tinggi..

Secara eksplisit sang Nabi memerintahkan kepada para pengikutnya untuk berpuasa sepeninggal kemangkatan beliau ke langit. Hal ini bisa dilihat jawaban beliau ketika para Yahudi meremehkan perilaku para pengikut beliau yang tampak jarang berpuasa dibanding murid Nabi Yahya, Yohannes…

Matius 9:15 Jawab Yesus kepada mereka: “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berdukacita selama mempelai itu bersama mereka? Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa.

Seorang wanita shalelah pengabdi Tuhan juga dikenal sebagai hamba Tuhan yang suka berpuasa di zaman Nabi Ieshua

Lukas 2:37 Ia tidak pernah meninggalkan Bait Allah dan siang malam beribadah dengan berpuasa dan berdoa.

Puasa para Hawariyun 12 Rasul Yesus

Kisah Para Rasul 13:2-3 Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus: “Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka.” Maka berpuasa dan berdoalah mereka

Kisah Para Rasul 14:23 Di tiap-tiap jemaat rasul-rasul itu menetapkan penatua-penatua bagi jemaat itu dan setelah berdoa dan berpuasa

Puasa Yom Kippur  Rabi Paulus

Kisah 27:9 Sementara itu sudah banyak waktu yang hilang. Waktu puasa sudah lampau

Puasa dalam Umat Muhammad sholallahu alaihi wassalam

1.Puasa dilakukan dengan ikhlas tanpa ada keinginan Riya untuk dipuji atau ikut-ikutan

Hal ini berdasarkan sabda Rasulullah saw. “Sesuatu yg paling aku khawatirkan akan menimpa kalian adl syirik kecil” para sahabat bertanya “Wahai Rasulullah apa yg dimaksud dgn syirik kecil itu? Beliau menjawab Riya’ (ingin dipuji).

Disampaikan Umar ibnul Khaththab radhiyallahu ‘anhu: Aku pernah mendengar Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya setiap amalan harus disertai dengan niat, dan sesungguhnya setiap orang akan mendapatkan balasan sesuai apa yang dia niatkan.” (HR. Al-Bukhari no. 1 dan Muslim no. 1907)

2. Puasa dilakukan sebagai kesempatan untuk beroleh ampunan penghapus atas dosa-dosa

Hal ini berdasarkan riwayat ketika  Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam naik ke atas tangga mimbar kemudian berkata, “Amin, amin, amin”. Para sahabat bertanya :

“Kenapa engkau berkata ‘Amin, amin, amin, Ya Rasulullah?” Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Telah datang malaikat Jibril dan ia berkata :

Hai Muhammad celaka seseorang yang jika disebut nama engkau namun dia tidak bershalawat kepadamu dan katakanlah amin!’ maka kukatakan, ‘Amin’, kemudian Jibril berkata lagi, ‘celaka seseorang yang masuk bulan Ramadhan tetapi keluar dari bulan Ramadhan tidak diampuni dosanya oleh Allah dan katakanlah amin!’, maka aku berkata : ‘Amin’. Kemudian Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam berkata lagi. ‘celaka seseorang yang mendapatkan kedua orang tuanya atau salah seorang dari keduanya masih hidup tetapi justru tidak memasukkan dia ke surga dan katakanlah amin!’ maka kukatakan, ‘Amin”.

(Hadits Riwayat Bazzar dalam Majma’uz Zawaid 10/1675-166, Hakim 4/153 dishahihkannya dan disetujui oleh Imam Adz-Dzahabi dari Ka’ab bin Ujrah, diriwayatkan juga oleh Imam Bukhari dalam Adabul Mufrad no. 644 (Shahih Al-Adabul Mufrad No. 500 dari Jabir bin Abdillah)

3. Puasa  dilakukan bukan sekedar menahan lapar dan haus.

“Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dan perbuatan dusta maka Allah tidak butuh terhadap puasanya dari makan dan minum.” (HR. Al-Bukhari)

4. Puasa haruslah menahan diri pelakunya untuk tidak berkata buruk, berteriak2, melayani debat dan pertengkaran

“Puasa adalah perisai, bila suatu hari seseorang dari kami berpuasa, hendaknya ia tidak berkata buruk dan berteriak-teriak. Bila seseorang menghina atau mencacinya, hendaknya ia berkata ‘Sesungguhnya aku sedang puasa” (HR. Al- Bukhari,Muslim dan para penulis kitab Sunan)

5.Ramadhan sebagai bulan SEDEKAH

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling dermawan. Dan beliau lebih dermawan lagi di bulan Ramadhan saat beliau bertemu Jibril. Jibril menemuinya setiap malam untuk mengajarkan Al Qur’an. Dan kedermawanan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melebihi angin yang berhembus.” (HR. Bukhari, no.6)

ditegaskan oleh Anas bin Malik radhiallahu’anhu:bahwa

كان النبي صلى الله عليه وسلم أشجع الناس وأجود الناس

“Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah orang yang paling berani dan paling dermawan.” (HR. Bukhari no.1033, Muslim no. 2307)

(Terngiang dalam benak anda Nubuat Yesus tentang umat  Islam, umat  terakhir yang mewarisi Perjanjian Kenabian dari Bani Israel.. Matius 21:43 Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu )

About these ads

6 Komentar

  1. Tujuan dari tulisan ini apa ya? Gak ngerti…
    Bisa dijelaskan maksud penulisan materi ini?

    • Maksudnya adalah kaum Muslimin adalah pewaris tradisi manusia saleh zaman dahulu…Puasa

  2. puasa itu bukanlah sebagai sarana agar kita mau rendah hati dan dekat sama Tuhan. dan puasa bukanlah “kewajiban” atau rutinitas. Gbu

    • kenapa tidak? semua para Nabi termasuk Yesus pun berpuasa utk mendekatkan diri kepada Allah…

  3. Umat terdahulu merendahkan diri kepada Tuhan saat puasa. Yesus ngeritik orang puasa (Mat 6:18) dan dua kali seminggu (Luk 12:18) berpuasa. Rasul-rasul juga puasa (Kis 14:23) bahkan Paulus juga puasa (2 Kor 11:27) namun ga secuilpun apa-bagaimana tata cara ibadah puasa dijelaskan. Hanya al Quran dan Hadist yg memuat tuntunan berpuasa termasuk siapa saja yg wajib puasa maupun yg boleh meninggalkannya dg syarat.

  4. warodiitu lakumul islaamaa diina


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.388 pengikut lainnya.