Dimanakah ALLAH Tuhanmu ?

Penulis: Al Ustadz Abu Hamzah al Atsari

Amat mengherankan perkaranya ketika dimunculkan satu pertanyaan keyakinan, “Di mana Allah?”, kita mendapatkan jawaban yang bermacam-macam dan berbeda-beda dari mulut-mulut kaum muslimin. Ada yang beranggapan bahwa tidak boleh mempertanyakan di mana Allah, tetapi tak sedikit pula yang menjawab, “Allah ada di mana-mana”, lebih ironisnya ada yang mengatakan, “Allah tidak di atas, tidak juga di bawah, tidak di sebelah kanan tidak pula di sebelah kiri, tidak di barat tidak di timur, tidak di selatan tidak juga di utara.”

Para pembaca, sungguh sangat memprihatinkan bila seorang muslim atau banyak muslim tidak mengetahui masalah pokok dalam agamanya ini, tapi apa hendak dikata bila memang realita yang ada menunjukkan demikian, satu fenomena yang cukup mu`sif (menyedihkan) menimpa ummat ini yang dilatarbelakangi dengan jauhnya dari pendidikan ilmu agama yang benar, sementara Allah telah berfirman,

“Allah menganugrahkan al hikmah (kepahaman yang dalam tentang Al Qur`an dan As Sunnah) kepada siapa yang dikehendakiNya. Dan barangsiapa yang dianugrahi al hikmah itu ia benar-benar telah dianugrahi karunia yang banyak. Dan hanya orang- orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran.” (QS Al Baqoroh: 269).

“Katakanlah: ‘Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?’ Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran.” (QS Az Zumar: 9).

Bagaimana tidak dikatakan hal yang pokok dalam agama, pengetahuan tentang “di mana Allah?” tatkala ternyata Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjadikannya sebagai dalil akan kebenaran iman seseorang. Di dalam Shohih Muslim, dan Sunan Abi Daud, Sunan An Nasa`i, dan lainnya dari sahabat Mu’awiyah bin Hakam as Sulami, ia berkata:

Aku punya seorang budak yang biasa menggembalakan kambingku ke arah Uhud dan sekitarnya, pada suatu hari aku mengontrolnya, tiba-tiba seekor serigala telah memangsa salah satu darinya -sedang aku ini seorang laki-laki keturunan Adam yang juga sama merasakan kesedihan- maka akupun amat menyayangkannya hingga kemudian akupun menamparnya (menampar budaknya, pent.), lalu aku mendatangi Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan kuceritakan kejadian itu padanya. Beliau membesarkan hal itu padaku, aku pun bertanya,
“Wahai Rosulullah apakah aku harus memerdekakannya?”

Beliau menjawab, “Panggil dia kemari!”

Aku segera memanggilnya, lalu beliau bertanya padanya, “Di mana Allah?”

Dia menjawab, “Di langit.”

“Siapa aku?” tanya Rosul.

“Engkau Rosulullah (utusan Allah)” ujarnya.

Kemudian Rosulullah berkata padaku, “Merdekakan dia, sesungguhnya dia seorang mu`min.”

Di dalam hadits ini terkandung tiga pelajaran yang sangat signifikan.
Pertama: Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menetapkan keimanan sang budak ketika ia mengetahui bahwa Allah di atas langit.
Kedua: Disyari’atkannya ucapan seorang muslim yang bertanya “Di mana Allah?”.
Ketiga: Disyari’atkannya bagi orang yang ditanya hal itu agar menjawab, “Di atas langit.”
Sulaiman at Taimi, salah seorang tabi’in mengatakan, “Bila aku ditanya di mana Allah? Aku pasti akan menjawab di atas langit.”

Para pembaca, apa jadinya jika ternyata sebagian kaum yang taunya sebatas “air barokah” dan orang-orang yang spesialisasinya hanya itu kemudian apriori untuk menolak bahkan lebih dari itu mengkafirkan orang yang mempertanyakan “Di mana Allah?”
Ketahuilah bahwa siapa saja yang mengingkari permasalahan ini berarti ia telah mengingkari Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, wal ‘iyadzubillah bila kemudian mengkafirkannya. Jawaban seorang budak dalam hadits di atas sesuai dengan firman Allah subhanahu wa ta’ala,

Apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang di langit, bahwa Dia akan menjungkirbalikkan bumi bersama kamu… Atau apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang di langit bahwa Dia akan mengirimkan badai yang berbatu.” (QS Al Mulk: 16-17).

Tidaklah mengherankan bila kemudian penetapan bahwa Dzat Allah di atas langit menjadi keyakinan para imam yang empat, imam Abu Hanifah -seorang alim dari negeri Iraq- berkata, “Barangsiapa yang mengingkari Allah ‘azza wa jalla di langit maka ia telah kufur!”

Imam Malik -imam Darul Hijroh- mengatakan, “Allah di atas langit, sedang ilmuNya (pengetahuanNya) di setiap tempat, tidak akan luput sesuatu darinya.”

Muhammad bin Idris yang lebih dikenal dengan sebutan Imam asy Syafi’i berkata, “Berbicara tentang sunnah yang menjadi peganganku dan para ahli hadits yang saya lihat dan ambil ilmunya seperti Sufyan, Malik, dan selain keduanya, adalah berikrar bahwa tidak ada ilah (yang berhak untuk diibadahi secara benar) kecuali Allah dan bahwa Muhammad adalah utusan Allah, serta bersaksi bahwa Allah itu di atas ‘arsy di langit…”

Ditanyakan kepada Imam Ahmad bin Hanbal, “Apakah Allah di atas langit yang ke tujuh di atas ‘arsyNya jauh dari makhlukNya, sedangkan kekuasaanNya dan pengetahuanNya di setiap tempat?” Beliau menjawab, “Ya, Dia di atas ‘arsyNya tidak akan luput sesuatupun darinya.” (Lihat kitab Al ‘Uluw, Imam adz Dzahabi).
Aqidah yang agung ini telah tertanam dalam dada-dada kaum muslimin periode pertama, para salafus sholih ahlussunnah wal jama’ah. Berkata Imam Qutaibah bin Sa’id -wafat pada tahun 240 H-, “Ini adalah pendapat / ucapan para imam-imam Islam, sunnah, dan jama’ah, bahwa kita mengenal Rabb kita di atas langit yang ke tujuh di atas ‘arsyNya.” Sehingga semakin jelaslah bahwa Allah di atas langit sebagai ijma ahlissunnah wal jama’ah yang berlandaskan Kitab, Sunnah, akal, dan fitrah. Allah berfirman,
“Dia mengatur urusan dari langit ke bumi.” (QS As Sajdah: 5).

“KepadaNyalah naik perkataan yang baik dan amal sholeh yang dinaikkanNya.” (QS Fathir: 10).

“Malaikat-malaikat dan Jibril naik (menghadap) kepada Tuhannya dalam sehari yang kadarnya lima puluh ribu tahun.” (QS Al Ma’arij: 4)

“Apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang di langit…” (QS Al Mulk: 16-17).

“Sucikanlah nama Tuhanmu yang Maha Tinggi.” (QS Al A’laa: 1).

Dan ayat-ayat lainnya teramat banyak untuk disebutkan sampai-sampai sebagian besar kalangan Syafi’i mengatakan,
“Di dalam Al Qur`an terdapat seribu dalil atau bahkan lebih menunjukkan bahwa Allah ta’ala tinggi di atas makhlukNya.” (Majmu’ul Fatawa: 5/226).

Di dalam Shohih Bukhori dan Muslim dari sahabat Abu Bakroh radhiyallahu ‘anhu bahwa ketika Rosulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berkhutbah di hadapan manusia pada hari Arafah, beliau berkata, “Ya Allah, saksikanlah” (seraya mengangkat jari telunjuknya ke arah langit).
Semua orang yang berakal akan menetapkan bahwa ketinggian adalah sifat sempurna sedangkan kebalikannya adalah sifat kekurangan, sementara Allah ‘azza wa jalla tersucikan dari hal-hal yang bersifat kekurangan, ini semua menunjukkan bahwa Dzat Allah di atas langit adalah suatu kesempurnaan bagiNya. Demikian pula secara fitroh, semua kaum muslimin di belahan dunia apabila berdo’a mengangkat kedua tangannya ke langit, tak didapatkan seorang pun dari mereka apabila mengatakan, “Ya Allah, ampunilah dosaku” mengarahkan kedua tangannya ke tanah -selama- lamanya!!- menunjukkan secara fitrah, semua manusia menetapkan bahwa Dzat Allah di atas langit.

Para pembaca, perjalanan waktu yang cukup lama aqidah Islam ini tak lagi dikenal dan diketahui mayoritas umat Islam, seakan-akan sirna dari sumbernya, malah sebaliknya faham-faham Jahmiyah, Asy’ariyah, Mu’tazilah, dan ahli kalam yang merajalela bak wabah penyakit yang menular.
Kalangan anak-anak, remaja, dan para orang tua, bahkan sang ustadz atau kyai dan guru ngaji bila ditanya, “Di mana Allah?” serempak menjawab, “Allah ada di mana-mana.”
Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Sebagian yang dinisbatkan kepada ilmu berdalil atas pernyataannya itu dengan firman Allah, “Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada.” (QS Al Hadid: 4).
Memang menjadi ciri khas ahli bathil adalah “seenaknya mengambil dalil tetapi buruk ketika berdalil”. Ketahuilah bahwa ayat itu sama sekali tidak menunjukkan bahwa Allah ada di mana- mana, sebab bila difahami demikian, maka tentu ketika seseorang berada di masjid Allah ada di situ, ketika di pasar Allah juga ada di situ, bahkan tatkala seseorang berada di tempat kotor sekalipun, seperti WC, maka Allah pun ada di situ! Maha tinggi Allah atas pernyataan-pernyataan ini. Tetapi maksud dari ayat itu “Dia bersama kamu…” ialah ilmuNya, pengawasanNya, penjagaanNya bersama kamu, sedang Dzat Allah di atas arsy di langit. (Lihat Tafsir Qur`anil Azhim: 4/317).

Imam Sufyan ats Tsaury -wafat pada tahun 161 H- pernah ditanya tentang ayat ini “Dan Dia bersama kamu di mana saja kamu berada.” Beliau menjawab, “yakni ilmuNya.”

Hanbal bin Ishaq berkata: Abu Abdillah (Imam Ahmad, pent.) ditanya apa makna “Dan Dia bersama kamu”? Beliau menjawab, “Yakni ilmuNya, ilmuNya meliputi segala hal sedangkan Rabb kita di atas arsy…”

Imam Nu’aim bin Hammad -wafat pada tahun 228 H- ditanya tentang firman Allah “Dan Dia bersama kamu” beliau berkata, “Maknanya tidak ada sesuatupun yang luput darinya, dengan ilmunya.” (lihat Al ‘Uluw, Imam adz Dzahabi).

Ketika Imam Abu Hanifah mengatakan, “Allah subhanahu wa ta’ala di langit tidak di bumi”, ada yang bertanya, “Tahukah Anda bahwa Allah berfirman, ‘Dia (Allah) bersama kamu’?” Beliau menjawab, “Ungkapan itu seperti kamu menulis surat kepada seseorang “saya akan selalu bersama kamu” padahal kamu jauh darinya. (I’tiqodul a`immah al arba’ah).

Para pembaca -semoga dirahmati Allah- sudah saatnya kita tanamkan kembali aqidah yang murni warisan Nabi dan para salafus sholih ini di dalam jiwa-jiwa generasi Islam kini dan mendatang. Sungguh keindahan, ketentraman mewarnai anak-anak kita dan para orang tua saat kita tanyai “Di mana Allah?” lalu mereka mengarahkan jari telunjuknya ke atas dan berucap, “Allah di langit.” Wallahul haadi ila sabilir rosyaad. Wal ilmu indallah.

http://www.darussalaf.or.id/

(Buletin Dakwah Al Wala’ Wal Bara’)

Transkrip dakwah dengan Japdaniels tentang Hukum Utama YESUS

You have been invited to a group chat by didie_cihui. Current participants: didie_cihui, japdanils, jalan_ibrahim

jalan_ibrahim: hai jap

japdanils: hmmm udh terbaca

didie_cihui: lanjutkan

jalan_ibrahim: apanya??

japdanils: lanjutkan apa kang ?

jalan_ibrahim: Hukum Utama Yesus maksudmu?

didie_cihui: loh ngmong ama dia dlu ak ada urusan bntar

jalan_ibrahim: Owh..jap..kami mendiskusikan tadi bersama didie tentang ajaran utama Yesus…Didie berpendapat bahwa hukum terutama ajaran Yesus adalah Kasih

japdanils: hukum utama dlm kristen adalah KASIHILAH SESAMA MANUSIA SEPERTI DIRIMU SENDIRI ! KASIH…

jalan_ibrahim: MARKUS 12:28. Lalu seorang ahli Taurat, yang mendengar Yesus dan orang-orang Saduki bersoal jawab dan tahu, bahwa Yesus memberi jawab yang tepat kepada orang-orang itu, datang kepada-Nya dan bertanya: “Hukum manakah yang paling utama?” 12:29 Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.

jalan_ibrahim: Teman,ajaran utama YESUS yang utama dan terutama adalah TAUHID….Prinsip hanya SATU TUHAN yang boleh diibadahi…Tuhan itu ESA..

jalan_ibrahim: MATIUS 22:36 “Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?” 22:37 Jawab Yesus kepadanya: “Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.

japdanils: ?

jalan_ibrahim: 22:38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
jalan_ibrahim: baru kemudian hukum yang kedua adalah…..

jalan_ibrahim: 12:31 Dan hukum yang kedua ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.”

jalan_ibrahim: ini INJIL ANDA, jap…ajaran YESUS sendiri

jalan_ibrahim: kasih itu hukum kedua

jalan_ibrahim: 12:31 Dan hukum yang keDUA ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri. Tidak ada hukum lain yang lebih utama dari pada kedua hukum ini.”

didie_cihui: skrg pertanyaan ak pakah allah yg dsembah muhamad sama dgn yg da dhukum taurat

jalan_ibrahim: nah….kok meloncat topik

japdanils: trus ?

jalan_ibrahim: TAUHID adalah ajaran YESUS yang UTAMA….baru kemudian KASIH itu berdasar ATAS TAUHID

didie_cihui: saya sdh berbuat spt yg anda katakan

jalan_ibrahim: Tanpa TAUHID……Tak ada hukum KASIH

jalan_ibrahim: ini ajaran NABIULLAH ESHOA HAMASIHA

japdanils: trus kamu kira gw sesat menyembah isa ?

jalan_ibrahim: ya…

jalan_ibrahim: itu ucapan YESUS sendiri

jalan_ibrahim: anda telah mengkhianati ajaran YESUS…ajaran UTAMA anda langgar demi ajaran KEDUA

jalan_ibrahim: 12 murid tidak ada yang menyembah dan mengatakan YESUS adalah TUHAN itu sendiri…

jalan_ibrahim: Mereka meyakini KEBENARAN YESUS…tapi tidak menyembah YESUS..karena memang itu bukan ajaran YESUS

jalan_ibrahim: TIDAK ada ucapan dari mulut mereka JBU…YESUS BLESS YOU….Tidak ada ajaran YESUS seperti yang anda ucapkan sehari-hari itu

didie_cihui: Skrg pertanyaanku posisi yesus dsitu sbg manusia atw Tuhan

jalan_ibrahim: darimana anda mendapat kesimpulan YESUS adalah TUHAN?

jalan_ibrahim: sekian banyak aliran NASRANI, anda mengambil mainstream pendapat YESUS adalah TUHAN

didie_cihui: dr kematianNYA

jalan_ibrahim: apakah kematiannya menunnjukkan beliau TUHAN?

didie_cihui: Yoi

japdanils: baca ayat ini .

jalan_ibrahim: mana ayatnya?..mana dalilnya?

japdanils: yohanes 13:13= AKULAH GURU DAN TUHAN !

jalan_ibrahim: baik…YOH 13:13 Kamu menyebut Aku Guru dan Tuhan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuhan.

jalan_ibrahim: dan dalam INJIL bahasa inggris adalah….

jalan_ibrahim: Yoh 13:13 Ye call me Master and Lord : and ye say well ; for I am

didie_cihui: gmn ibrahim

jalan_ibrahim: Lord….Mengapa LORD anda artikan sebagai TUHAN…bukankah BANGSAWAN inggris pun disebut LORD?Apakah orang Inggris juga BERTUHAN BANGSAWAN?

jalan_ibrahim: LORD lebih tepat dibahasakan TUAN..lihat ayat Lukas berikut..

jalan_ibrahim Luke 5:12. And it came to pass, when he was in a certain city, behold a man full of leprosy: who seeing Jesus fell on [his] face, and besought him, saying, Lord, if thou wilt, thou canst make me clean.

jalan_ibrahim: Lukas 5:12. Pada suatu kali Yesus berada dalam sebuah kota. Di situ ada seorang yang penuh kusta. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia dan memohon: “Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.”

jalan_ibrahim: Mengapa YOHANES 13:13 tidak anda terjemahkan seperti LUKAS 5:12? Bukankah lebih baik jika terjemahan YOH 13:13 adalah “YOH 13:13 Kamu menyebut Aku Guru dan Tuan, dan katamu itu tepat, sebab memang Akulah Guru dan Tuan

japdanils: Yohanes 10:30= aku dan bapa adalah SATU !

japdanils: ayat itu silahkan x an buka dan baca.

japdanils: tuh ibrahim tau ayatnya !

didie_cihui: trus pendapatmu pa ibrahim

didie_cihui: trus

jalan_ibrahim: aha…YOHANES 10:30

japdanils: ayat itu udh kalian buka ?

jalan_ibrahim: Yoh 10:30 Aku dan Bapa adalah satu.”

jalan_ibrahim: apakah Aku dan BAPA adalah SATU bermakna AKU=BAPA?

jalan_ibrahim: Yoh 17:21 supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.

jalan_ibrahim: Perhatikan Yoh 17:21 tadi

didie_cihui: mang ada pa dgn ayat itu

jalan_ibrahim: MURID pun dikatakan YESUS supaya MEREKA SEMUA MENJADI SATU

jalan_ibrahim: Apakah 12 murid juga menjadi TUHAN?Apakah kamu mengartikan SATU yang ini kiasan dan SATU dalam YOH 10:30 tadi SATU BENERAN?

jalan_ibrahim: hanya karena mereka dikatakan Yesus dalam Yoh 17:21 supaya mereka semua menjadi SATU, SAMA seperti Engkau

jalan_ibrahim: SATU dalam APA?apakah SATU berarti satu PRIBADI??atau satu TUJUAN..satu JALAN?

Transkrip dakwah kepada C man tentang Sejarah Malam Penyaliban

christian_man: Halow
jalan_ibrahim: yup…
christian_man: Gmn yg tentang yudas
jalan_ibrahim: ah..sampai mana tadi?
jalan_ibrahim: Hadits??
christian_man: Nah argumennya gmn km memilih yudas
jalan_ibrahim: tes…
jalan_ibrahim: baik…
christian_man: Ya.Argumen km memilih yudas
jalan_ibrahim: Al-Qur’an secara umum menyatakan, bahwa murid-murid nabi Isa as, (Hawariyyin) adalah orang-orang yang sholeh, setia dan beriman. Dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Abi Hatim yang diterima dari Ibnu Abbas dikisahkan, bahwa ketika nabi Isa as sudah mengetahui akan keingkaran kaum Israel dan ingin membunuhnya, nabi Isa u menawarkan kepada murid-muridnya untuk diserupakan dengan dirinya, maka tampillah salah seorang yang paling muda menyatakan kesediaanya

jalan_ibrahim: orang yang diserupakan dengan nabi Isa as adalah orang yang rela berkorban demi menyelamatkan gurunya, umat Islam tentu sepakat bahwa orang yang diserupakan dengan nabi Isa as adalah orang yang kemudian dibunuh dan disalib.
christian_man: Merelakan.Jadi siap jadi korban? Bkn berarti penghianat

jalan_ibrahim: Ada keserasian antara kisah al-Quran, al-Hadits dan Bible
christian_man: Ok

jalan_ibrahim: ertama, al-Quran dan al-Hadits mengisahkan bahwa salah seorang dari murid nabi Isa as bersedia untuk diserupakan dengan nabi Isa as
christian_man: Trus

jalan_ibrahim: sementara Bible mengisahkan bahwa Yesus memberikan informasi salah seorang muridnya akan menyerahkan dirinya dan hal itu membuat ALMASIH sangat terharu, bukankah salah satu sebab yang membuat seseorang sangat terharu adalah pengorbanan demi dirinya?
christian_man: Terharu?

jalan_ibrahim: Selanjutnya bible mengisahkan, ketika orang-orang Yahudi dan sepasukan tentara telah berhasil mengepung Yesus dan murid-muridnya, Yesus bertanya kepada mereka “siapa yang kalian cari?”
christian_man: Ibrahim..

jalan_ibrahim: mereka menjawab “Yesus dari Nazaret”, Yesus menjawab “akulah dia”, sesaat setelah itu, orang-orang Yahudi dan pasukannya mundur dan terjatuh ke tanah

jalan_ibrahim: Bible sama sekali tidak menyinggung penyebab dan maksud hingga mereka mundur dan terjatuh ke tanah, padahal mundur hingga terjatuh pastilah bukan kejadian biasa

jalan_ibrahim: pasti ada sesuatu yang luar biasa, karena sebelum dan sesudah mereka mundur hingga terjatuh, mereka menghadapi Yesus biasa-biasa saja

jalan_ibrahim: Dalam al-Hadits yang diriwayatkan Abi Hatim dari Ibnu Abbas, sesaat sebelum penangkapan, terjadilah proses penyerupaan dari wajah Yudas menyerupai wajah Yesus dan sebaliknya

christian_man: Ok sebenarnya.Mudah sekali.Mennyangkal hal it.Blh ak jawb

jalan_ibrahim: belum
jalan_ibrahim: Sangat mungkin apa yang dikisahkan Bible mereka mundur dan terjatuh ke tanah adalah saat proses penyerupaan wajah Yudas ke wajah Yesus dan sebaliknya
christian_man: Ok argumen km

jalan_ibrahim: sehingga mereka tidak mengetahui proses tersebut, atau saat mereka mundur dan terjatuh ke tanah adalah saat penggenapan dari nubuat yang disampaikan Yesus bahwa salah seorang muridnya akan membuatnya sangat terharu
jalan_ibrahim: Kamu juga bisa melihat peristiwa serupa di Injil PETER
christian_man: Ok.Kt terharu it.Ak minta ayatnya

jalan_ibrahim: Bagaimana PEWTRUS terheran2
christian_man: Ak minta ayat injilnya

jalan_ibrahim: Sebentar
christian_man: Km bermain2 dgn argumenmu sendiri ibrahim:)

jalan_ibrahim: Bukti pertama, Ketika Yesus duduk semeja dengan ke-12 muridnya, Yesus berkata :
Tetapi, lihat, tangan orang yang menyerahkan Aku, ada bersama dengan Aku di meja ini. Lukas 22:21
christian_man: Menyerahkan.Bkn menggantikan aku.Bedakan ibrahim?

jalan_ibrahim: Ayat tersebut ditafsirkan oleh umat Kristiani sebagai pemberitahuan Yesus bahwa ada salah seorang murid yang mengkhianatinya. Namun setelah pemberitahuan tersebut, ke-12 murid Yesus ribut mempersoalkan siapa orang yang dimaksud Yesus, mereka tidak mempersoalkan seorang pengkhianat tetapi seorang yang mulia.
jalan_ibrahim: Terjadilah juga pertengkaran di antara murid-murid Yesus, siapakah yang dapat dianggap terbesar di antara mereka. Lukas 22:24
jalan_ibrahim: Menanggapi siapa orang yang dipersoalkan oleh murid-muridnya, Yesus menjawab
jalan_ibrahim: “melainkan yang terbesar di antara kamu hendaklah menjadi sebagai yang paling muda dan pemimpin sebagai pelayan”. Lukas 22:26
christian_man: Mulia? Oh ya.Drmana.Mulia yudas menyerahkan jesus dm sekeping uang?Hei ibrahim.Bk hati kamu

jalan_ibrahim: Adalah mustahil frase -menyerahkan aku- dalam Lukas 22:21 bila ditafsirkan sebagai orang yang mengkhianati Yesus, karena para murid Yesus langsung merespon informasi Yesus tersebut dengan mempersoalkan siapa orang yang terbesar yang dimaksudkan oleh Yesus, mereka sama sekali tidak merespon informasi Yesus tersebut sebagai seorang pengkhianat
jalan_ibrahim: Jadi Lukas 22:21 adalah pemberitahuan Yesus akan adanya seseorang yang terangkat derajatnya menjadi yang terbesar/termulia dari antara mereka sendiri
jalan_ibrahim: Para penafsir Kristen tentu tidak menyangkal bila orang yang dimaksud dalam Lukas 22:21 adalah Yudas Iskariot, jadi dengan kajian yang cermat, ternyata Yudas Iskariot adalah orang yang terbesar/termulia dari antara murid-murid Yesus, mengapa bisa demikian ?
jalan_ibrahim: karena dia rela menggantikan Yesus untuk ditangkap. Tafsiran seperti tersebut di atas ternyata sejalan dengan ayat lainny
christian_man: Km picik ibrahim:@

jalan_ibrahim: Setelah Yesus berkata demikian Ia sangat terharu, lalu bersaksi: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seo-rang di antara kamu akan menyerahkan Aku. Injil Yohanes 13:21
christian_man: Picik:@

jalan_ibrahim: TERHARU
jalan_ibrahim: BACA LAGI…YOHANES 13:21…TERHARU

christian_man: Ok blh ak bantah semua
jalan_ibrahim: Kalimat Ia sangat terharu menunjukkan bahwa orang yang dimaksud menyerahkan aku pastilah bukan seorang pengkhianat, tetapi sebagai seorang yang sangat dicintainya yang rela berkorban demi keselamatan diri Yesus sehingga Yesus terangkat ke langit. Karena keterharuan tidak mungkin terjadi kepada seseorang yang mengkhianatinya….Boleh Yona

jalan_ibrahim: Setelah Yesus berkata demikian Ia sangat TERHARU

christian_man: Km tdk melihat.Yudas menerima uang.Untk dpt informasi dr yahudi.Apa it orang mulia! Ga objektif kau:D

christian_man: Yudas kau anggap mulia
jalan_ibrahim: Yona….Seandainya kamu lebih obyektif lagi kenapa kamu tidak membeli Injil YUDAS yang tersebar ditoko buku GRAMEDIA..PENEMUNYA adalah ORANG NASRANI

jalan_ibrahim: GOSPEL OF JUDAS
jalan_ibrahim: ORANG ISLAM ga ikut2

christian_man: Huh^o)

jalan_ibrahim: LIHATLAH sisi pandang YUDAS

jalan_ibrahim: SEJARAH TERKADANG DITULIS OLEH PEMENANG SEJARAH
jalan_ibrahim: Sampai Suharto turun tak ada yang tahu apa yang terjadi
sesungguhnya di malam 30 September 1965

christian_man: Kadang sejarah ditulis untk merancukan kebenaran sejarah

jalan_ibrahim: Yup

jalan_ibrahim: Tak ada yang tahu pasti apa yang terjadi pada peristiwa penculikan mahasiswa TRISAKTI
jalan_ibrahim: Siapa yang benar adalah yang memenangkan penulisan SEJARAH
jalan_ibrahim: SUHARTO pahlawan orde baru ketika penulis sejarah adalah orang orde baru
jalan_ibrahim: dan menjadi pesakitan ketika dia DITURUNkan oleh musuh orde baru
christian_man: Trus
jalan_ibrahim: dan Muncullah korban ORDE BARU menjelaskan siapa dalang G 30 S…
jalan_ibrahim: Mereka merasa diperalat oleh pahlawan ORBA?..SIAPA YANG BENAR
jalan_ibrahim: ?
christian_man: Hubungannya apa.Jgn km samakan ibrahim
jalan_ibrahim: Yup….HISTORY…..HIS STORY

jalan_ibrahim: Kamu tidak tahu apa yang terjadi pada peristiwa malam penyaliban
jalan_ibrahim: yang kamu baca adalah cerita versi 4 INJIL

jalan_ibrahim: ADA 41 INJIL dan banyak lagi Apokripa2 YANG BELUM KAMU BACA

jalan_ibrahim: Ada 41 INJIL YANG DITOLAK KONSILI NICEA

jalan_ibrahim: KONSILI YANG MENDUKUNG KEYAKINAN KAISAR KONSTANTINE

jalan_ibrahim: KONSILI YANG MEMFATWAKAN HUKUM BAKAR BAGI PENGIKUT ARIUS, Pengajar Yesus bukan TUHAN

jalan_ibrahim: KONSILI YANG MEMERINTAHKAN BAKAR SEMUA INJIL2 dan Tulisan milik Arius

jalan_ibrahim: AKAN TETAPI ADA SEBAGIAN GEREJA KOPTIK YANG MASIH MENYIMPAN SALINAN NASKAH2 YANG DILARANG

jalan_ibrahim: MEREKA MENYIMPANNYA DI DALAM TONG2 GUA DI NAG AHMADI MESIR

christian_man: Ok ada 41 injil? Harus ak bc atau diyakini semua?
jalan_ibrahim: SILAKAN baca dengan bebas di Internet

christian_man: Ak dah bc.Salah stnya barnabas.Malah ak bingung sekali.Bd jauh.Dgn quran dan injilpun

jalan_ibrahim: sangat vulgar ketika Peter terheran2 dengan ALMASIH tertawa2 di sampingnya sementara ada”Yesus” lain sedang disalib di puncak bukit

jalan_ibrahim: BACALAH Apocalypse of Peter
christian_man: Petrus?

jalan_ibrahim: Sangat membuat saya merinding….
jalan_ibrahim: yup petrus
jalan_ibrahim: Merinding membaca narasi petrus…
jalan_ibrahim: keajaiban
jalan_ibrahim: mukzizat
jalan_ibrahim: keagungan…
jalan_ibrahim: hanya untuk hamba-hamba ALLAH yang sholeh
christian_man: Contohnya
christian_man: Ya
jalan_ibrahim: tes
Your last message could not be sent (christian_man is not online)

christian_man: Y
jalan_ibrahim: tes
jalan_ibrahim: bisa diterima?
christian_man: Ya trus
jalan_ibrahim: As the Savior was sitting in the temple ……..he said to me (Peter),
jalan_ibrahim: Sang Mesias sedang duduk di dalam bait Tuhan,…, dan ia berkata kepadaku (Petrus)
christian_man: Trus
jalan_ibrahim: When he said those things, I saw him seemingly being seized by them. And I said “What do I see, O Lord, that it is you yourself whom they take, and that you are grasping me? Or who is this one, glad and laughing on the tree? And is it another one whose feet and hands they are striking?”

jalan_ibrahim: Di kala ia mengatakan perkara-perkara itu, aku melihatnya di tangkap oleh mereka. Dan aku berkata “Apa yang aku lihat ini, o tuan, apakah dirimu yang mereka tangkap, dan kamu sedang menarik aku? Atau siapakah orang ini, yang sedang bergembira dan tertawa diatas pohon? Dan apakah dia sama dengan orang yang tangan dan kakinya sedang mereka pukuli?

jalan_ibrahim: The Savior said to me, “He whom you saw on the tree, glad and laughing, this is the living Jesus. But this one into whose hands and feet they drive the nails is his fleshly part, which is the substitute being put to shame, the one who came into being in his likeness. But look at him and me

jalan_ibrahim: Sang Mesias berkata pada ku, “Dia yang engkau lihat di atas pohon, yang sedang gembira dan tertawa, itu adalah Yesus. Namun dia yang sedang mereka paku tangan dan kakinya, adalah pengganti yang yang sedang dipermalukan, seorang yang diserupakan denganku. Namun lihatlah dirinya dan diriku

jalan_ibrahim: But I, when I had looked, said “Lord, no one is looking at you. Let us flee this place.” But he said to me, “I have told you, “Leave the blind alone!” And you, see how they do not know what they are saying. For the son of their glory instead of my servant, they have put to shame.”

christian_man:

jalan_ibrahim: Namun aku, di saat aku melihat, berkataa “Tuan, tidak ada yang tahu (melihat) kamu. Mari kita kabur dari tempat ini. “ namun dia berkata kepadaku, “Aku berkata padamu, “tinggalkan kebodohan itu!” Dan kamu, melihat sendiri betapa mereka sama sekali tidak tahu apa yang mereka katakan. Dan bagi anak untuk keagungannya sebaliknya pembantuku, mereka telah mempermalukannya.!”

christian_man: Bergembira diatas penderitaan orang lain

jalan_ibrahim: itu petikan dari Injil peter
jalan_ibrahim: Injil yang terlarang
jalan_ibrahim: Bukan karangan kami umat islam
jalan_ibrahim: Ditemukan tahun1945
jalan_ibrahim: di Gua Mesir..Nag Hammadi
jalan_ibrahim: Dipelajari sampai sekarang oleh para pelajar Seminari sebagai bahan rujukan “alternatif”…Apokripa istilahnya

christian_man: Sejarah harus diteliti.Kesahihan nya
jalan_ibrahim: yup
jalan_ibrahim: memang bgitu

jalan_ibrahim: silakan lihat di situs2 semacam wesley…gnosis..dll

christian_man: Ya

jalan_ibrahim: yona…saya mempelajari sejarah bukan untuk membantah keyakinanmu..tapi meluruskan apa yang kamu dan mereka yakini…

jalan_ibrahim: karena itu tidak heran2 mansukrip2 ini dibantah kesahihannya oleh Gereja2 Romawi

jalan_ibrahim: akan tetapi diterima oleh sebagian gereja koptik

christian_man: Menurut kamu.Cocok ga.Jk mis barnabas km cocokan dgn petrus

jalan_ibrahim: yona…kapasitas saya adalah menjawab pertanyaan Yona yang pertama
jalan_ibrahim: yakni mana yang menurut saya versi Islam yang benar

christian_man: Makanya.Sahih atau tdk.Harus diteliti. Pd zaman jesus pun mungkin byk penginjil2 palsu.S7 jg kan

jalan_ibrahim: Ya..dan ukuran itu pun harus kamu letakkan di 4 INJIL yang sekarang kamu yakini

jalan_ibrahim: 4 Injil pemenang sejarah

christian_man: Y

jalan_ibrahim: sip…Yona,untuk pertama kalinya kita sepakat….

jalan_ibrahim: di poin inilah sekarang kamu harus meneliti apakah keyakinanmu berpijak pada sejarah yang sesungguhnya

jalan_ibrahim: SEJARAH

jalan_ibrahim: Apakah kamu telah berada di Jalan Yang digariskan sang Mesias..
.
christian_man: Yup.Bnr

jalan_ibrahim: DISTORSI INFORMASI …INJIL mana yang mengalami DISTORSI INFORMASI…DISTORSI SEJARAH…kamu tak tahu…dan sangat sulit

jalan_ibrahim: tidak gampang

PENAMPAKAN YESUS..

Banyak sekali “Yesus” mendatangi manusia secara langsung..
Penampakan “Yesus”telah membuat banyak orang “terselamatkan”..Benarkan?..
“Yesus ” dengan rambut terurai panjang ke pundak dan wajah putih Eropa…Bercambang rapi..tampak damai dan tenang, bersinar..
Wow..siapa yang menolak penampakan “Yesus” datang sendiri menyelamatkan..
Persis gambaran lukisan-lukisan Yesus dan patung beliau di dinding Gereja dan buku-buku..
Plek…
Sama sekali tidak menampakkan gambaran “Eshua Ha mAsiha” yang agak “Timur-Tengah”…
Mustahil Yesus sedang memakai “Surban Imamah”..
Mustahil ada lukisan Yesus sedang makan kurma dan sedang Bersimpuh SUJUD di Getsemani..
Kalau ada penampakan Yesus Bersurban Imamah, pasti itu Yesus jelmaan IBLIS..
Bukankah IBLIS bisa menyamar menjadi MALAIKAT TERANG..?
Bukankah Iblis dan pengikut-pengikutnya menyamar sebagai “MALAIKAT TERANG” (2 Korintus 11:14)
Apalagi menjadi manusia EROPA atau ARAB..
Toh, tidak ada yang tahu wajah Yesus yagn sebenarnya…
Yang ada hanya LUKISAN ABAD PERTENGAHAN..
Biarpun Yesus dari TIMUR TENGAH,mustahil YESUS sedang memakai SURBAN..
Mustahil dilukiskan Yesus BERSUJUD di GETSEMANI..
Tidak pantas Tuhan BERSUJUD seperti ORANG TIMUR TENGAH BERSUJUD..

WELL..
Makar IBLIS yang sempurna…
Masak menjelma YESUS BERSURBAN TIMUR TENGAH…

Bagaimana ALKITAB BAHASA INDONESIA di salahterjemahkan oleh LAI demi KETUHANAN seorang NABI?

Bagaimana anda,kaum Nasrani di Indonesia tidak yakin bahwa Yesus adalah Tuhan, jika setiap anda membuka ALKITAB dari semenjak kecil, yang anda baca dalam ALKITAB kecil anda adalah sebutan panggilan “Tuhan Yesus” kepada Yesus?….

Benarkah Sebutan panggilan “Tuhan Yesus” ini disematkan kepada Sang Nabi,Yesus,dalam ALKITAB YUNANI?…
ALKITAB YUNANI?iya…Naskah ALKITAB tertua hanya dapat ditemukan dalam salinan dalam BAHASA YUNANI…Dan ditemukan sebagai manuskrip-manuskrip…Manuskrip Sinai,Codex Sinaiticus, yang bisa anda akses secara online dapat anda temui di http://www.codex-sinaiticus.net/en/

Disana anda akan menemui perbedaan-perbedaan teks alkitab yang anda baca dengan manuskrip alkitab tertua ini…

SALINAN?iya….salinan..Karena sampai sekarang anda tak kan dapat menemui Manuskrip ALKITAB tertua dalam bahasa sehari-hari yang dipakai Yesus dan para murid beliau,ALKITAB BAHASA ARAMI…

Benarkah adanya distorsi penerjemahan dalam ALKITAB INDONESIA dari bahasa YUNANI?..
Jangan dulu bahasa Yunani apalgi Arami..kita cocokkan aja dengan ALKITAB ENGLISH VERSION..

Mengingat NASKAH ALKITAB PERJANJIAN BARU hanya ditemukan dalam Bahasa Yunani dan tidak dalam bahasa asli Yesus dan 12 murid, bahasa Aram, maka “terpaksa” saya harus mencomot ALKITAB SALINAN YUNANI..Semoga ALLAH tidak jadikan kesombongan dalam hati saya..

Perhatikan pengubahan penerjemahan ALKITAB oleh badan berwenang LAI, Lembaga Alkitab Indonesia, untuk padanan kata ini

SATU
Ketika menceritakan DAUD yang memanggil seorang Roh Kudus yang dijanjikan, dan menurut LAI Roh Kudus ini bukan Yesus, maka KURIOS,LORD diterjeemahkan menjadi TUAN
Matthew 22:45 εἰ οὗν δαυὶδ καλεῖ αὐτὸν κύριον, πῶς υἱὸς αὐτοῦ ἐστιν
Matthew 22:45 If David then call him Lord, how is he his son?
Matius 22:45 Jadi jika Daud menyebut Dia Tuannya, bagaimana mungkin Ia anaknya pula?”

Perhatikan ALKITAB YUNANI “Kurios”, dalam Authorised Version of the Bible diterjemahkan “LORD” dan ALKITAB LAI diterjemahkan “TUAN”…LAI menerjemahkan Lord sebagai TUAN untuk memanggil Roh Mesias yang dijanjikan, dan LAI meyakini Roh Mesias yang satu ini bukan Yesus..karena itu lebih tepat diterjemahkan sebagai TUAN..

DUA
Lukas 5:12. Pada suatu kali Yesus berada dalam sebuah kota. Di situ ada seorang yang penuh kusta. Ketika ia melihat Yesus, tersungkurlah ia dan memohon: “Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku.”
Luke 5:12. And it came to pass, when he was in a certain city, behold a man full of leprosy: who seeing Jesus fell on [his] face, and besought him, saying, Lord, if thou wilt, thou canst make me clean.
12 καὶ ἐγένετο ἐν τῶ εἶναι αὐτὸν ἐν μιᾷ τῶν πόλεων καὶ ἰδοὺ ἀνὴρ πλήρης λέπρας· ἰδὼν δὲ τὸν ἰησοῦν πεσὼν ἐπὶ πρόσωπον ἐδεήθη αὐτοῦ λέγων, κύριε, ἐὰν θέλῃς δύνασαί με καθαρίσαι.

Perhatikan ALKITAB YUNANI “Kurie”, dalam Authorised Version of the Bible diterjemahkan “LORD” dan ALKITAB LAI diterjemahkan “TUAN”…Kali ini LAI menterjemahkan Panggilan LORD YESUS sebagai TUAN YESUS..dan ini terjemahan sebagian kecil…

TIGA
Nah kita lihat tangan-tangan LAI yang membuat anda selalu berpikir Yesus adalah Tuhan..Perhatikan seorang wanita samaria yang belum kenal siapa Yesus yang ada dihadapannya..alih-alih menganggapnya Tuhan..

Yohanes 4:11 Kata perempuan itu kepada-Nya: “Tuhan, Engkau tidak punya timba dan sumur ini amat dalam; dari manakah Engkau memperoleh air hidup itu?

4:11 The woman saith unto him, Sir, thou hast nothing to draw with, and the well is deep: from whence then hast thou that living water?

11 λέγει αὐτῶ [ἡ γυνή], κύριε, οὔτε ἄντλημα ἔχεις καὶ τὸ φρέαρ ἐστὶν βαθύ· πόθεν οὗν ἔχεις τὸ ὕδωρ τὸ ζῶν

Perhatikan..Pengubahan Terjemahan LAI supaya umat Nasrani terbiasa…Penerjemah Inggris Authorised Version of the Bible telah mengubah Kurious yang sama menjadi Sir, dan LAI tetap bertahan menterjemahkan Sir sebagai “TUHAN”..bayangkan secara NALAR..anda belum kenal seseorang yang meminta minum kepada anda dan anda panggil dia sebagai “TUHAN”…

EMPAT

Matius 7:21 21 οὐ πᾶς ὁ λέγων μοι, κύριε κύριε, εἰσελεύσεται εἰς τὴν βασιλείαν τῶν οὐρανῶν, ἀλλ᾽ ὁ ποιῶν τὸ θέλημα τοῦ πατρός μου τοῦ ἐν τοῖς οὐρανοῖς

7:21. Not every one that saith unto me, Lord, Lord, shall enter into the kingdom of heaven; but he that doeth the will of my Father which is in heaven.

Matius 7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.

Perhatikan ALKITAB YUNANI “Kurios”, dalam Authorised Version of the Bible diterjemahkan “LORD” dan ALKITAB LAI kali ini diterjemahkan menjadi “TUHAN”…

Kesimpulan..Wahai anda pembaca kaum Nasrani..
LAI menterjemahkan Kurie,Lord menjadi TUAN atau TUHAN adalah berdasar MOOD…
Semuanya berdasar keinginan mempertahankan semangat kaum Nasrani akan doktrin “TUHAN”YESUS..
Supaya setiap mereka membukaALKITAB kecilnya selalu terngiang-ngiang dalam pikiran mereka yang dimaksud TUHAN adalah YESUS itu sendiri…
Kami tidak menyalahkan anda..anda tidak tahu sejak kecil setelah bangun tidur anda membaca ALKITAb yang di salah terjemahkan dengan sengaja atau tidak sengaja..
Bukan salah anda jika anda semakin larut dalam ketersesatan yang anda kira TERANG..

Wahai Pembaca kami Kaum Nasrani…Saya tidak berdusta..Insya ALLAH dalam waktu dekat akan kami upload bagaimana pengubahan ALKITAB oleh Penerbit dan Penerjemah dari tahun ke tahun penerjemahan..Bukan sekedar salah terjemah..tapi memang DITERJEMAHKAN BERBEDA..
Hal ini tidak heran..karena TEKS ASLI tidak ada..TIDAK ADA NASKAH INJIL dalam BAHASA ARAM..Bahasa YESUS..

Kiasan Anak Tuhan…

Wahai anda yang, semoga, semakin ragu dengan agama Nasrani…
Saya akan tambahkan bahwa penggunaan sebutan Anak Tuhan dalam ALKITAB anda hanyalah KIASAN…dan dalam PERJANJIAN LAMA kaum YAHUDI pun mengetahui idiom ini…tanpa mengatakan anak Tuhan yang dimaksud adalah Tuhan itu sendiri…
Mereka menolak Yesus anda bukan karena pengakuan Ke Anak Tuhan-an YESUS..tapi karena kesombongan Imam Besar Yahudi yang terganggu wibawanya dihadapan UTUSAN TUHAN…Dengan berbagai ujian-ujian mereka kepada Kenabian YESUS, mereka menemukan momentum yang tepat ketika SANG NABI dengan OTORITAS KENABIANNYA mengobati manusia di hari SABAT…Ini momentum tuduhan kepada YESUS bahwa beliau melanggar SABAT..Seorang NABI tak mungkin melanggar HUKUM TUHAN…
Karena itu mereka meyakini Mukzizat YESUS adalah SIHIR..dan YESUS bukan NABI akan tetapi PENYIHIR..Karena itu mereka menuntut GUBERNUR YERUSALEM, Ponti Pilate, menghukum mati YESUS sesuai HUKUM TAURAT bagi PENYIHIR..

”Maka anak-anak Allah melihat bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil istri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka”
(Kejadian 6:2)

”Pada waktu itu orang-orang raksasa ada di bumi, dan juga pada waktu sesudahnya, ketika anak-anak Allah menghampiri anak-anak perempuan manusia dan perempuan-perempuan itu melahirkan anak bagi mereka.”
(Kejadian 6:4).

”Aku mau mencaritakan tentang ketetapan Tuhan: Ia berkata kepadaku: ”AnakKu engkau Engkau telah kuperankan pada hari ini.”
(Mazmur 2:7).

”Dengan mengais mereka akan datang, dengan hiburan Aku akan membawa mereka; Aku akan memimpin mereka ke sungai-sungai, dijalan yang rata, dimana mereka tidak akan tersandung sebab Aku talah menjadi bapa israel. Efraim adalah anak sulungku.”
(Jeremia 31:9).

”Anak Eros, anak Set, anak Adam, Anak Allah
(Lukas 3:38).

Semua orang yang dipimpin Roh Allah, adalah anak Allah.”
(Roma 8:14)

”Berbahagialah orang yang membawa damai, karena mereka itu akan disebut anak-anak Allah”.
(Matius 5:9).

”Aku sendiri telah berfirman: ”Kamu adalah Alllah dan anak-anak yang Maha Tinggi kamu sekalian.”
(Mazmur 82:6).

Bagaimana YHWH dibaca? Surat Terbuka untuk Fundamentalis Yudeo Christianity..

Wahai anda pembaca blog kami umat Nasrani…
Semoga DIA yang kepadaNya Yesus Ruku dan Sujud di Getsemani memasukkan HidayahNya ke dalam relung hatimu…
Para pendeta yang mengajarkan MUSA menyembah YHWH dan bukan ALLAH mengajarkan demikian kepadamu..
Maka saya akan bantah ucapan mereka..
Insya ALLAH semoga dengan sebab ini dapat mendekatkanmu kepada ISLAM..
dan Menjauhkanmu dari KEGELAPAN Gereja-Gereja Setan..

Saya katakan bahwa nama YHWH tidak satu manusia ibrani yang Taat kepada TORAHNYA..
Yang berani mengeja YHWH menjadi Yahweh…Yehovah..Yehuwa..dll…
Ini bisa dimaklumi karena mereka meyakini salah satu perintah Tuhan dalam ALKITAB YAHUDI adalah diharamkannya menyebut namaNya secara sembarangan (sumber Wikipedia)..
Dalam agama Yahudi, Tetragrammaton adalah nama Tuhan yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata, dan tidak boleh disebut atau diucapkan pada pembacaan tulisan suci dan doa, sehingga di ganti dengan Adonai (“Tuanku”)…
Bentuk tertulis lain seperti ד׳ atau ה׳ dibaca Hashem (Sang Nama), dan digunakan karena alasan yang sama..
Tidak boleh tidak mereka menulis nama YHWH kecuali menggantinya dengan ADONAY…anda bisa melihat bukti bagaimana Shema Yisrael mereka dimana kalimat YHWH di ucapkan oleh kaum Yahudi sebagai ADONAY…

Dan ini tidak akan bermasalah jika kaum ibrani menjaga bahasa percakapan mereka sehari-hari..
Masalahnya….
Mereka terusir dari bumi yerusalem…
Terusir dari budaya dan kampung halaman…
DIASPORA kedua adalah nasib mereka…
Menjalani kehidupan sebagai orang asing di antara bangsa-bangsa..
dan Terjadilah mereka tercabut dari akar budaya YAHUDI KUNO..
bahasa dan budaya mereka mengalami akulturasi dengan budaya lain…
Bahasa IBRANI menjadi bahasa tulisan bagi mereka…
Bahasa yang digunakan pada acara-acara pembacaan TORAH..
Bukan bahasa sehari-hari..

Maka wajar jika mereka tak tahu bagaimana mengucapkan HURUF YHWH kecuali DIAM…
Berhubung bahasa Ibrani ditulis dengan huruf ‘gundul’ tanpa TANDA BACA VOKAL..
Maka “Yehova” “Yahweh” adalah sebuah vokalisasi tentatif saja..(Sumber Wikipedia)

Jika anda dan para Yudeo Christianity mempertahankan pengucapan YHWH adalah YAHWEH..
Maka ini adalah seperti tebakan membaca huruf “mkn” sebagai “makan” atau “makin”
kesimpulannya…
Ada keterputusan RANTAI PENGUCAPAN turun temurun..
Keterputusan SEJARAH IBRANI akibat HILANGNYA JATI DIRI AKIBAT DIASPORA 2000 tahun..

Bahasa Ibrani sehari-hari yang ada digunakan sekarang di Israel adalah hasil dari usulan seorang Nasionalis pada awal abad ke 20, Eliezer ben Yehuda, yang mengusulkan penggunaan bahasa Ibrani Sephardik sebagai bahasa Ibrani Modern..(Sumber klik Wikipedia)
Jadi…
Huruf Ibrani hari ini bukanlah Huruf Ibrani 2000 tahun lalu
Gaya baca yang berbeda…

Solusi??
Maka yang paling baik untuk mengetahui bagaimana Yahudi Kuno dan Nasrani pengikut Yesus mengucapkan kata YHWh adalah dengan merujuk BUDAYA TERDEKAT..
Budaya dimana kaum Yahudi dan Nasrani awal banyak ditemukan selain di Bumi Syam..
Budaya apa itu?
ARAB..

Bangsa Arab dari dahulu adalah bangsa yang terkenal kuat dalam tradisi lisan dan hafalan..
Tidak ada suatu informasi yang datang baik berupa kabar maupun syair kecuali mereka dengar dan mereka hafalkan..
Bisa di pahami karena kebanyakan bangsa ARAB Kuno tidak banyak memahami budaya BACA TULIS..
Sebagai pengganti informasi turun temurun maka TEKS tidak menduduki tempat utama dalam Kehidupan Gurun mereka…(Sumber Situs Sejarah)

Sampai tahun 600 an Masehi tidak diketemukan dalam Tradisi ARAB dimana TERCATAT seorang YAHUDI atau NASRANI menyebut nama TUHAN kecuali mereka menyebutnya sebagai ALLAH…
Tidak ada riwayat perdebatan antara YAHUDI dan NASRANI dengan NABI kami tentang NAMA TUHAN..
Mereka selalu merujuk nama TUHAN adalah ALLAH…
Kafir dari golongan YAHUDI dan NASRANI ARAB hanya tidak percaya bahwa NABI kami adalah RASUL ALLAH
Tidak ada CATATAN HADITS yang menyebutkan YAHUDI menolak NABI kami karena tidak menyembah YAHWEH…
Nama Yahweh tidak dikenal dalam sejarah YAHUDI ARAB
Mereka hanya tidak PERCAYA beliau benar-benar utusan ALLAH…
Mereka sama sekali tidak mendebat mempermasalahkan nama Yahweh

Mereka…14 abad yang lalu…tidak menyebut nama TUHAN kecuali ALLAH..
dan dengarkanlah bagaimana kami kaum muslimin melafadzkan nama ALLAH…
Sedikit ada kemiripin dengan Pengucapan AHWH..IHWH..YHWH..

Mengeja huruf YHWH menjadi Yahweh adalah…
KESALAHAN manusia MODERN memahami bacaan teks KUNO
KESALAHAN manusia MODERN memahami bahwa TEKS YHWH dibaca YAHWEH
Seperti bangsa kita membaca DAHOELOE BERDJOANG tidak bisa anda baca dengan memakai EJAAN SEKARANG..EYD
Huruf IBRANI adalah HURUF GUNDUL..tanpa Niqqod..Yakni tanpa Harokat..atau Tanda Baca Vokal Vowel..dan..TANPA SPASI.(Sumber Wikipedia)
Jika anda mengetik huruf SMS “bsk jgn lp ktm d rmhk” maka anda bangsa Indonesia akan membacanya “besok jangan lupa ke rumahku”
karena anda telah sehari-hari menggunakan bahasa percakapan BAHASA INDONESIA..
Akan tetapi apa yang terjadi dengan seorang Australia membaca huruf SMS diatas?
Apalagi jika Australi ini hidup 100 tahun dari sekarang..
Apalagi jika HURUF SMS itu TANPA SPASI…”bskjgnlpktmdrmhk”
Apalagi jika di zaman lagi yang sama bangsa Indonesia mempunyai EJAAN YANG LEBIH DISEMPURNAKAN LAGI..berbeda penulisannya dari sekarang..
Teman…Apa yang anda baca sekarang tidak bisa anda bawa gaya pengejaaannya ke zaman sekarang..

Contoh yang agak mirip tentang beda budaya beda tulisan dan pengucapan adalah
Seperti anda yang menamakan seorang yang bernama ARAMI ESHUA..
dibaca ‘Iisa dalamn bahasa ARAB…(Seperti penulisan Moshe untuk pengucapan indonesia Musa)
menjadi Nama Ibrani Yeshua..Ieshua…
menjadi Nama Yunani Iesous…Yesus…(Penambahan akhiran -ous pada budaya Yunani,seperti Yakob menjadi Yakobus..Paul menjadi Paulus.dll)
dan terEropakan menjadi Jesus…(Jerusalem darii Yerusakem,Ierusalayim, Jericho dari Yeriko, Jordania untuk pengucapan Yordania)
Nama yang berbeda untuk menyebut satu orang yang sama…

Dus….
Kesimpulannya…
Insya ALLAH…
Bacalah TETRAGRAMMATON YHWH dengan pengucapan ALLAH sebagaimana NASRANI dan YAHUDI ARAB membaca susunanhuruf YHWH..
Wallahu a’lam bish shawab..

Nubuatan Daniel 2 tentang Kerajaan Yang Meruntuhkan Kerajaan Romawi

Wahai kaum Nasrani…
Sebuah Nubuatan dalam ALKITAB anda yang sangat menakjubkan tentang kedatangan ISLAM yang menggantikan EMPAT KERAJAAN SUPERPOWER SEBELUMNYA…
Bukalah Kitab Daniel 2…Yuk kita mencocokkan dengan SEJARAH DUNIA di situs netral….

2:31. Ya raja, tuanku melihat suatu penglihatan, yakni sebuah patung yang amat besar! Patung ini tinggi, berkilau-kilauan luar biasa, tegak di hadapan tuanku, dan tampak mendahsyatkan.
2:32 Adapun patung itu, kepalanya dari emas tua, dada dan lengannya dari perak, perut dan pinggangnya dari tembaga,
2:33 sedang pahanya dari besi dengan kakinya sebagian dari besi dan sebagian lagi dari tanah liat.
2:34 Sementara tuanku melihatnya, terungkit lepas sebuah batu tanpa perbuatan tangan manusia, lalu menimpa patung itu, tepat pada kakinya yang dari besi dan tanah liat itu, sehingga remuk.
2:35 Maka dengan sekaligus diremukkannyalah juga besi, tanah liat, tembaga, perak dan emas itu, dan semuanya menjadi seperti sekam di tempat pengirikan pada musim panas, lalu angin menghembuskannya, sehingga tidak ada bekas-bekasnya yang ditemukan. Tetapi batu yang menimpa patung itu menjadi gunung besar yang memenuhi seluruh bumi.
2:36 Itulah mimpi tuanku, dan sekarang maknanya akan kami katakan kepada tuanku raja:
2:37 Ya tuanku raja, raja segala raja, yang kepadanya oleh Allah semesta langit telah diberikan kerajaan, kekuasaan, kekuatan dan kemuliaan,
2:38 dan yang ke dalam tangannya telah diserahkan-Nya anak-anak manusia, di manapun mereka berada, binatang-binatang di padang dan burung-burung di udara, dan yang dibuat-Nya menjadi kuasa atas semuanya itu–tuankulah kepala yang dari emas itu.
2:39 Tetapi sesudah tuanku akan muncul suatu kerajaan lain, yang kurang besar dari kerajaan tuanku; kemudian suatu kerajaan lagi, yakni yang ketiga, dari tembaga, yang akan berkuasa atas seluruh bumi.
2:40 Sesudah itu akan ada suatu kerajaan yang keempat, yang keras seperti besi, tepat seperti besi yang meremukkan dan menghancurkan segala sesuatu; dan seperti besi yang menghancurluluhkan, maka kerajaan ini akan meremukkan dan menghancurluluhkan semuanya.
2:41 Dan seperti tuanku lihat kaki dan jari-jarinya sebagian dari tanah liat tukang periuk dan sebagian lagi dari besi, itu berarti, bahwa kerajaan itu terbagi; memang kerajaan itu juga keras seperti besi, sesuai dengan yang tuanku lihat besi itu bercampur dengan tanah liat.
2:42 Tetapi sebagaimana jari-jari kaki itu sebagian dari besi dan sebagian lagi dari tanah liat, demikianlah kerajaan itu akan menjadi keras sebagian dan rapuh sebagian.
2:43 Seperti tuanku lihat besi bercampur dengan tanah liat, itu berarti: mereka akan bercampur oleh perkawinan, tetapi tidak akan merupakan satu kesatuan, seperti besi tidak dapat bercampur dengan tanah liat.
2:44 Tetapi pada zaman raja-raja, Allah semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan kekuasaan tidak akan beralih lagi kepada bangsa lain: kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan dan menghabisinya, tetapi kerajaan itu sendiri akan tetap untuk selama-lamanya,
2:45 tepat seperti yang tuanku lihat, bahwa tanpa perbuatan tangan manusia sebuah batu terungkit lepas dari gunung dan meremukkan besi, tembaga, tanah liat, perak dan emas itu. Allah yang maha besar telah memberitahukan kepada tuanku raja apa yang akan terjadi di kemudian hari; mimpi itu adalah benar dan maknanya dapat dipercayai.”
2:46. Lalu sujudlah raja Nebukadnezar serta menyembah Daniel; juga dititahkannya mempersembahkan korban dan bau-bauan kepadanya.
2:47 Berkatalah raja kepada Daniel: “Sesungguhnyalah, Allahmu itu Allah yang mengatasi segala allah dan Yang berkuasa atas segala raja, dan Yang menyingkapkan rahasia-rahasia, sebab engkau telah dapat menyingkapkan rahasia itu.”

Sekarang mari kita kupas nubuatan DANIEL dengan fakta sejarah..

1. KEPALA EMAS – Kerajaan Babilonia (605-539 seb M)

“Ya tuanku raja, raja segala raja, yang kepadanya oleh Allah semesta langit telah diberikan kerajaan, kekuasaan, kekuatan dan kemuliaan, dan yang ke dalam tangannya telah diserahkan-Nya anak-anak manusia, di manapun mereka berada, binatang-binatang di padang dan burung-burung di udara, dan yang dibuat-Nya menjadi kuasa atas semuanya itu–tuankulah kepala yang dari emas itu. Dan 2: 37-38

Penemuan Arkelologi menunjukkan bahwa kerajaan Babilonia adalah kerajaan yang makmur dan jaya. Telah lama dikenal dunia (+ 3000 sebelum Masehi, jaman Nimrod,atau NAMRUDZ). Keliling kota Babilon ada sekitar 10 mil. Bagian dalam kota dilapisi oleh 2 lapis tembok. Tembok sebelah dalam kira-kira 12 kaki tebalnya, tembok luar kira-kira 22 kaki tebalnya. Diantara kedua tembok itu terdapat parit. Perbentengan luar juga mempunyai 2 tembok, masing-masing 24 dan 26 kaki tebalnya. Tiap 55 yar terdapat menara, 250 buah semuanya. Persediaan makanan mereka cukup untuk satu juta penduduknya selama 20 tahun.
Beberapa raja Babilonia yang memerintah dalam kurun waktu nubuat Daniel antara lain

* Raja Nebukadnezar (604 – 562 Seb. M).
* Amal Mardukh (562 – 560 Seb. M).
* Neriglissar (560 – 556 Seb. M).
* Laborosoachod (556 – 555 Seb. M).
* Nebonidus (555 – 540 Seb. M).
* Belshasar (540 – 539 Seb. M)

Belshasar adalah cucu Raja Nebukadnezar yang disebut dalam Daniel 5. Pada masa pemerintahannya, ibukota Babilonia diserbu dan direbut Raja Darius dari Medo dan Raja Koresy dari Persia tahun 539 Sebelum Masehi. Kerajaan Babilonia runtuh, berdirilah kemaharajaan Medo-Parsia.

Betapapun kuatnya kerajaan Babilonia, sesuai nubuatan Alkitab kerajaan ini akan runtuh.

Daniel 5:28 juga menerangkan dengan jelas bahwa, “Kerajaan tuanku dipecah dan diberikan kepada orang Media dan Persia.”

Melalui pengepungan yang cukup lama, Koresy, raja Persia, dapat mengalihkan aliran sungai Efrat ke tempat lain. Melalui sungai yang telah dikeringkan itu tentara Persia menyerang masuk kota Babel dan mengalahkannya.

2. DADA & LENGAN PERAK – Kerajaan Medo-Parsia (539-331 SM)

“Tetapi sesudah tuanku akan muncul suatu kerajaan lain, yang kurang besar dari kerajaan tuanku; kemudian suatu kerajaan lagi, yakni yang ketiga, dari tembaga, yang akan berkuasa atas seluruh bumi.” Dan 2:39

Keterangan :

Alkitab menceritakan wilayah kerajaan ini meliputi 120 propinsi dari India sampai Etiopia (Pada zaman Ahasyweros–dialah Ahasyweros yang merajai seratus dua puluh tujuh daerah mulai dari India sampai ke EtiopiaEster 1:1).

Beberapa penguasa kerajaan ini yang terkait dengan nubuat Nabi Daniel antara lain

* Raja Darius dari Medo (539 – 536 SM) Ezra 6:1.
* Raja Koresy dari Parsia (536 – 529 SM) Ezra 1:1
* Cambyses dan 9 raja keturunan Parsia termasuk Raja Xerxes I (485 – 465 SM) dan Raja Arthasasta 1 (465 SM ) Ezra 7:7
* Raja Darius Codomanus (336 – 331 Seb.M). Raja ini keturunan Medo yang dikalahkan Aleksander Zulkarnaen di Arbela tahun 331 SM meskipun kekuatannya 20 kali lebih besar dari kekuatan bangsa Makedonia/Yunani. Tercatat pengkhianatan punggawa-punggawa raja.

3. PERUT dan PINGGANG TEMBAGA – Kerajaan Yunani (331-168 SM)

Keterangan :

Kerajaan Yunani (Greek) mengikuti kerajaan Medo-Parsia sebagai suatu kerajaan dunia, memerintah selama 163 tahun. Aleksander Agung hidup antara 354-323 SM, hanya berusia 32 tahun, meninggal di puncak kemenangannya menaklukkan Mesir. Kerajaan Yunani tidak diwarisi keturunannya, tapi menjadi lemah dan terbagi atas 4 Panglima yang menjadi Gubernur tapi berlaku sebagai raja. Ke 4 Panglima itu adalah

* Cassander di Barat meliputi Makedonia/Yunani.
* Lysimachus di Utara meliputi Thrace, Asia Kecil-Bosphorus
* Ptolemy di Selatan meliputi Mesir, Arab dan Palestina
* Seleucus di Tin-bur meliputi Syria, Babilonia.

Keturunan-keturunan para panglima itu berusaha menyatukan seluruh bekas wilayah Yunani tapi untuk waktu cukup lama tidak satu pun yang berhasil.

4. PAHA DARI BESI – Kerajaan Romawi (168 M – 476 M)

“Sesudah itu akan ada suatu kerajaan yang keempat, yang keras seperti besi, tepat seperti besi yang meremukkan dan menghancurkan segala sesuatu; dan seperti besi yang menghancurluluhkan, maka kerajaan ini akan meremukkan dan menghancurluluhkan semuanya.
Dan seperti tuanku lihat kaki dan jari-jarinya sebagian dari tanah liat tukang periuk dan sebagian lagi dari besi, itu berarti, bahwa kerajaan itu terbagi; memang kerajaan itu juga keras seperti besi, sesuai dengan yang tuanku lihat besi itu bercampur dengan tanah liat.
Tetapi sebagaimana jari-jari kaki itu sebagian dari besi dan sebagian lagi dari tanah liat, demikianlah kerajaan itu akan menjadi keras sebagian dan rapuh sebagian.
Seperti tuanku lihat besi bercampur dengan tanah liat, itu berarti: mereka akan bercampur oleh perkawinan, tetapi tidak akan merupakan satu kesatuan, seperti besi tidak dapat bercampur dengan tanah liat.
Dan 2 : 40-43

Keturunan Lysimachus di Utara bertambah kuat dan akhirnya pada tahun 168 SM mengalahkan Raja Philipus V dari Makedonia, Raja Antiokus III dari Syria dan menaklukkan Mesir. Berdirilah kerajaan ROMAWI. Kekaisaran Romawi bertambah luas dan kuat. Kaisar Julius Caesar menaklukkan Mesir. Beberapa Kaisar lain menjadikan Emperium Roma menjadi superpower dunia.

Kaisar Diocletianus (283 – 305 M) mulai memindahkan pemerintahan ke bagian timur. Kemudian Kaisar Konstantin menetapkan Konstantinopel (Istambul, di Turki) sebagai Ibukota Kekaisaran. Bagian Timur berkembang dan disebut Byzantium, bagian barat kurang berperan dan terpecah-pecah. Sejarah menyebutnya Romawi Barat dan Romawi Timur.
Dari sini frase “mereka akan bercampur oleh perkawinan, tetapi tidak akan merupakan satu kesatuan, seperti besi tidak dapat bercampur dengan tanah liat” dapat dipahami Dua Negara dari Satu Bangsa. Romawi barat dan Romawi timur.

Tahun 395-476 M adalah tahun yang dikenal sebagai awal kejatuhan Kerajaan Romawi Barat,kerajaan yang lebih lemah daripada saudaranya di timur, Byzantium(sumber wikipedia), perpecahan kerajaan itu sebenarnya mengalami proses yang lama, lebih dari 200 tahun, akibat pemeberontakan suku-suku Barbar seperti Jerman, Visigothi dll. Sampai akhirnya kerajaan Jerman melalui Odoacer menurunkan kaisar Romulus Augustus, kaisar Romawi Barat. Tahun 476 M diterima secara sepakat sebagai keruntuhan Romawi Barat. Beberapa suku Barbar yang menyerang cepat menghilang tanpa meninggalkan bekas. Suku-suku Barbar lain berhasil menaklukkan dan menguasai kerajaan yang sudah kalah itu. Barbar yang kuat dan lebih permanen dari kerajan lain.

Kedudukan Romawi digantikan saudaranya, Romawi Timur yang lebih kaya dan lebih kuat walaupun harus runtuh pada tahun 1453 M. tahun ini disepakati sebagai keruntuhan Romawi secara keseluruhan setelah ibukotanya di Turki, Constantinople di rebut Kerajaan Islam dibawah pimpinan Sultan Mehmet II. Dengan menggunakan Canon Ball buatan Urban, sarjana Jerman maka runtuhlah Romawi dari panggung sejarah(Sumber di Hystorynet)atau di wiki Orthodox).

5. BATU DARI LANGIT – Kerajaan Allah

“Tetapi pada zaman raja-raja, Allah semesta langit akan mendirikan suatu kerajaan yang tidak akan binasa sampai selama-lamanya, dan kekuasaan tidak akan beralih lagi kepada bangsa lain:
kerajaan itu akan meremukkan segala kerajaan dan menghabisinya, tetapi kerajaan itu sendiri akan tetap untuk selama-lamanya, tepat seperti yang tuanku lihat, bahwa tanpa perbuatan tangan manusia sebuah batu terungkit lepas dari gunung dan meremukkan besi, tembaga, tanah liat, perak dan emas itu.
Allah yang maha besar telah memberitahukan kepada tuanku raja apa yang akan terjadi di kemudian hari; mimpi itu adalah benar dan maknanya dapat dipercayai.”
Daniel 2:44-45

Tahun 571 M seorang yatim dilahirkan di sebuah dataran dan pegunungan tandus. Bangsa Arab berabad-abad tinggal didalamnya tak ada bangsa yang melirik bangsa dengan wilayah tandus ini. Apalagi berpikir kelak akan menjadi kerajaan yang meruntuhkan Adidaya Kerajaan Persia dan Romawi. Bahkan bangsa Yahudi dan Nasrani pun sampai sekarang meremehkan dan mengejek bangsa ini sebagai bangsa keturunan budak( konon Hagar adalah budak seorang kudus bernama Abraham).

Tak ada yang menyangka, dari daerah gersang tandus ini, 60 tahun dari kelahiran yatim bernama Muhammad(sholallahu alaihi wassalaam), kelak muncul sebuah Kerajaan yang meruntuhkan dua kerajaan Adidaya saat itu..Romawi ditahun 1423 M dan Persia di remukkan di tahun 642 M.

Persia diruntuhkan pada perang Qadissiyah dengan terbunuhnya Panglima Perang legendaris,Jendral Rustam Farrukhzad oleh Panglima Pasukan Muslim Saad Bin Abi Waqqash dan akhirnya Yazdargird III pada tahun 642 M tewas setelah mancari bantuan kemana-mana tidak berhasil(Sumber klik di Wikipedia)

Keruntuhan Romawi dimulai dengan serangan kaum Muslimin pada tahun 636 M yang mengobarkan Perang Yarmuk (Sumber wikipedia)untuk mengajak Romawi kepada Islam dan Romawi runtuh secara keseluruhan setelah ibukotanya di Turki, Constantinople direbut Kerajaan Islam dibawah pimpinan Sultan Mehmet II . Dengan menggunakan Canon Ball buatan Urban, sarjana Jerman maka runtuhlah Romawi dari panggung sejarah(Sumber bahasa Indonesia klik di sini, situs sejarah di Hystorynet)atau di wiki Orthodox).

Jadi…Wahai kaum Nasrani…Kerajaan itu telah datang…1400 tahun lalu sebuah batu telah tercungkil dari gunung cadas dan menghancurkan kebudayaan Pagan Romawi dan Kebudayaan Persia..
600 tahun sebelum kedatangan Kerajaan Tuhan itu sang Nabi terakhir Bani Israel telah berpesan :

“Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat! Injil Matius 4:17

Maaf, Nabi Yesus bukan untukmu..

Al-Qur’an menyebutkan bahwa Israel terdiri dari dua belas suku :
Dan mereka Kami bagi menjadi dua belas suku yang masing-masingnya berjumlah besar QS. 7:160

Dalam Alkitab juga disebutkanbahwa Israel terbagi menjadi 12 suku :

Itulah semuanya suku Israel, dua belas jumlahnya… Kejadian 49:28

Dalam Alkitab disebutkan Yesus memilih dua belas murid yang diambil dari dua belas suku Israel untuk membantu dakwanya :

Inilah nama kedua belas rasul itu: Pertama Simon yang disebut Petrus dan Andreas saudaranya, dan Yakobus anak Zebedeus dan Yohanes saudaranya, Filipus dan Bartolomeus, Tomas dan Matius pemungut cukai, Yakobus anak Alfeus, dan Tadeus, Simon orang Zelot dan Yudas Iskariot yang mengkhianati Dia. Injil Matius 10:2-4

Pada saat menjalankan misi beliau, Yesus dan murid-muridnya berdakwah hanya untuk dua belas suku Israel ini saja, Yesus melarang murid-muridnya untuk berdakwa kepada orang-orang selain bangsa Israel :

Ke duabelas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israil. Injil Matius 10:5-6

Bahkan ada nubuat, kelak setelah hari kiamat yaitu hari penghakiman, dua belas murid Yesus tersebut ikut bersama-sama Yesus menghakimi dua belas suku Israel :

.. sesungguhnya pada waktu penciptaan kembali, apabila anak manusia bersemayam di takhta kemuliaan-Nya, kamu, yang telah mengikut aku, akan duduk juga di atas dua belas takhta untuk menghakimi kedua belas suku Israel. Injil Matius 19:28

Jadi Yesus hanya menghakimi orang-orang dari Israel saja, Yesus tidak bertanggung jawab terhadap orang-orang non Israel di seluruh dunia ini.

Menurut Alkitab, hanya 144.000 orang yang akan masuk syurga :
Dan aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan itu: seratus empat puluh empat ribu yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel. Wahyu 7:4

Dari 144.000 orang yang dijamin masuk syurga tersebut adalah dari dua belas suku Israel yang masing-masing suku mendapat jatah 12.000 :

Dari suku Yehuda dua belas ribu yang dimeteraikan,
dari suku Ruben dua belas ribu,
dari suku Gad dua belas ribu,
dari suku Asyer dua belas ribu,
dari suku Naftali dua belas ribu,
dari suku Manasye dua belas ribu,
dari suku Simeon dua belas ribu,
dari suku Lewi dua belas ribu,
dari suku Isakhar dua belas ribu,
dari suku Zebulon dua belas ribu,
dari suku Yusuf dua belas ribu,
dari suku Benyamin dua belas ribu.
Wahyu 7:5-8

Dua belas suku Israel tersebut adalah definisi secara lahiriah, memang betul-betul orang Israel secara fisik, bukan Israel secara Rohani. Jadi menurut ayat tersebut, orang-orang non Israel belum ada jaminan masuk syurga. Dalam ayat yang lain disebutkan bahwa pintu syurga yang tersedia, sudah tertulis nama-nama suku Israel :

Dan temboknya besar lagi tinggi dan pintu gerbangnya dua belas buah; dan di atas pintu-pintu gerbang itu ada dua belas malaikat dan di atasnya tertulis nama kedua belas suku Israel, Di sebelah timur terdapat tiga pintu gerbang dan di sebelah utara tiga pintu gerbang dan di sebelah selatan tiga pintu gerbang dan di sebelah barat tiga pintu gerbang. Wahyu 21:12-13

Untuk orang-orang non Israel, Amerika, Cina, Indonesia, dan lain sebagainya, Alkitab tidak menyebutkan adanya pintu syurga bagi mereka. Tentu untuk masuk syurga, haruslah dengan dalil yang bersumber dari yang menciptakan syurga itu sendiri.

Alkitab justru memberikan keterangan sebaliknya, bahwa Yesus diutus hanya untuk menyelamatkan orang-orang Israel saja :

Dan dari keturunannyalah, sesuai dengan yang telah dijanjikan-Nya, Allah telah membangkitkan Juruselamat bagi orang Israel, yaitu Yesus. Kisah Para Rasul 13:23

Dengan dalil-dalil alkitab ini, dan ini bertentangan dengan kenyataan agama Nasrani yang menyebar ke seluruh dunia, Yesus tidak tahu menahu nasib orang-orang non Israel. Misi beliau hanya untuk Bani Israel. Bukan untuk Bani yang lain.

Adapun untuk bangsa seluruh dunia…
ALLAH telah menurunkan HUKUM TERBARU…
Hukum yang mencocoki kemaslahatan kebaikan umat manusia itu sendiri…
Hukum yang tidak terlalu berat..
Sebagaimana HUKUM TAURAT dan INJIL yang diperuntukkan bagi bangsa yang dimuliakan ALLAH saat itu,BANI ISRAEL…
Adapun setelah kafir dari Bani Israel mencoba melakukan PERCOBAAN PEMBUNUHAN..
Kepada Nabi Eesha alMasih..Eshua Ha Masiha..atau dalam bahasa Yunani disebut Yesus…
Maka Kerajaan Tuhan dicabut dari mereka dan Diberikan kepada BANGSA YANG LAIN..(MAtius 21:43)
Bangsa yang memberikan BUAH pada Waktunya..
Kepada Bangsa Arab…Amanah kerajaan Islam itu diberikan…

Allah SWT menyatakan bahwa Muhammad saw adalah seorang utusan bagi seluruh alam :

Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk rahmat bagi semesta alam AlQur’an 21.AlAnbiya(Nabi-Nabi) 107

Allah SWT menegaskan lagi, bahwa risalah yang dibawa beliau SAW adalah untuk seluruh alam :

Al-Qur’an ini tidak lain hanyalah peringatan bagi semesta alam. QS. 38:87

Sehingga tidak mengherankan bila seruan-seruan dalam Al-Qur’an dimulai dengan seruan “hai sekalian manusia” atau “Wahai Anak Adam” yang menunjukkan keuniversalan sifat orang-orang yang diseru.

Dalam Alkitab, Yesus memberitakan tentang Islam dan memerintahkan umatnya untuk segera melakukan pertobatan massal..

Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: “Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat! Injil Matius 4:17

Yang dimaksud kerajaan surga adalah agama Islam yang di bawa nabi Muhammad saw, hal ini diperkuat dengan ayat berikut ini :

….Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu Injil Matius 21:43

Semua dalil-dalil tersebut sangat bersesuaian, bahwa untuk dapat masuk surga, jalan satu-satunya hanyalah dengan masuk agama Islam. Mari kita susun kembali fakta-fakta tersebut di atas :

1. Risalah Yesus hanya untuk orang Israel
2. Hanya 144.000 pengikut Yesus yang masuk syurga.
3. Pintu syurga melalui ajaran Yesus hanyalah bagi dua belas suku Israel.
4. Yesus memerintahkan untuk mengikuti agama Muhammad saw.
5. Agama Islam adalah Rahmatan Lil Alamin.

Dan Allah kembali menegaskan dalam firmanNYA :

Barangsiapa mencari agama selain dari agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia diakhirat termasuk orang-orang yang rugi. AlQur’an Surat 3.Ali Imran 85

Anda…kepada anda kaum nasrani..Masuklah Islam..

Rumus KETUHANAN YESUS

Ini adalah dalil ayat bagi mereka yang mengatakan Yesus adalah TUHAN YANG TURUN KEBUMI, yakni Yoh 10:30 Aku dan Bapa adalah satu.”

Jika benar ini dalil Ketuhanan Yesus..maka…Ini berarti SELURUH MURID YESUS juga TUHAN..

Haah..kok bisa?

Yoh 17:21 supaya MEREKA SEMUA menjadi SATU, sama seperti ENGKAU, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar MEREKA juga di dalam KITA, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku….

Dengan demikian jika rumus ketuhanan Yesus dalam Yoh 10:30 dijadikan parameter ketuhanan, dimana “AKU dan BAPA adalah SATU” disimpulkan AKU=BAPA…

MAka ini berarti SELURUH MURID YESUS =BAPA…Petrus,Yakobus,dll adalah BAPA JUGA???Wow…aku menemukan ternyata Murid Yesus pun TUHAN berdasar rumus “AKU dan BAPA adalah SATU” bermakna AKU=BAPA

Dan dengan rumus tadi aku juga menemukan bahwa SUAMI=ISTRI..berdasar pernyataan dalam MATIUS 19:6 Demikianlah mereka bukan lagi dua, melainkan SATU. Karena itu, apa yang telah dipersatukan Allah, tidak boleh diceraikan manusia.”

Jadi…SUAMI=ISTRI…Hmm…Apakah aku bertambah aneh dengan jalan pikirku?Ataukan aku bertambah CERDAS?

Transkrip Siapakah Nabi seperti MUSA?

chika_melchan:pagi

jalan_ibrahim: pagi juga

jalan_ibrahim :chika

chika_melchan: ya

jalan_ibrahim: bolehkah saya bertanya?

chika_melchan:boleh

jalan_ibrahim: Siapakah YHWH ?

chika_melchan: Allah

jalan_ibrahim:maksudku..apakah YHWH ini BAPA?

chika_melchan: yesus=Tuhan=Allah Israel

jalan_ibrahim:Jadi Yesus ini PENCIPTA ALAM SEMESTA?

chika_melchan: Y

jalan_ibrahim:Dan Yesus Bukan NABI?

chika_melchan: bkn

jalan_ibrahim:Kalau YESUS bukan NABI..berarti siapa yang dimaksud NABI

seperti MUSA dalam Ulangan 8:18

jalan_ibrahim:ULANGAN 18:18 maksudku

chika_melchan: Y tw

chika_melchan: Ntar y

jalan_ibrahim:18:18 seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara

saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya,

dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.
seperti engkau ini

chika_melchan: lw menrt u gmana?Ntar q bantah

jalan_ibrahim:menurutku inilah NUBUAT KENABIAN dari Bani Ishmael

chika_melchan: muhammad?

jalan_ibrahim:ya..siapa lagi?Bukankah yesus bukan Nabi menurut chika tadi?

chika_melchan: oke lah kalau bgt

jalan_ibrahim:wow

chika_melchan: ya,ok?

jalan_ibrahim:oek,menyenangkan sekali

chika_melchan: yup

jalan_ibrahim:chka setuju Muhammad adalah nabi seperti Musa..ALHAMDULILLAH

chika_melchan: muhammad kan memang Nabi menurut Islam?

jalan_ibrahim:jadi siapa Nabi SEPERTI MUSA menurut Chika?

chika_melchan: hm…

jalan_ibrahim: ya..sulit

chika_melchan: Ntar dh..kutanya org yg lebih dwasa

Ucapan INSYA ALLAH dalam ALKITAB

eman1987: Bro kamu blm jawab aq tadi…
eman1987: Ttp mgp ada ucapan insya allah…
jalan_ibrahim: insya ALLAH?
jalan_ibrahim: Insya ALLAH berarti JIKA ALLAH MENGHENDAKI….
eman1987: Yg prlu d ketahui…
jalan_ibrahim: ya?
eman1987: Iya…
jalan_ibrahim: mengapa dengan kata INSYA ALLAH?Bukankah ini ungkapan orang yang BERTAUHID
jalan_ibrahim: yakobus 4:15 Sebenarnya kamu harus berkata: “Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu.”
jalan_ibrahim: “Jika Tuhan menghendakinya”
jalan_ibrahim: JIKA TUHAN MENGHENDAKI=INSYA ALLAH
jalan_ibrahim: jadi, mengapa dengan insya ALLAH?
eman1987: Kami yakin apa yg kami mnta dlm iman pasti d kabulkan…jd ga prlu insya allah…
jalan_ibrahim: Bukankah ini ajaran ALKITAB anda sendiri….??
jalan_ibrahim: Bukalah Yakobus 4:15 Sebenarnya kamu harus berkata: “Jika Tuhan menghendakinya
eman1987: Karena Yesus dah berkata..mintalah maka akan d bri…
eman1987: Carilah maka kamu akan mendpt…
jalan_ibrahim: lha ini kitab anda sendiri kok..bukan saya
jalan_ibrahim: Kitab Yakobus kitab suci anda bukan?
eman1987: Ga mgkn seorg bpk membrikan ular jka anakx meminta ikan…
jalan_ibrahim: inilah maksud BUAH
jalan_ibrahim: terus KITAB YAKOBUS anda kemanakan?
jalan_ibrahim: Bukalah Yakobus 4:15 Sebenarnya kamu harus berkata: “Jika Tuhan menghendakinya
jalan_ibrahim: menarik bukan hanya umat ISLAm yang berpegang teguh dengan kebiasaan ORANG2 KUDUS ALKITAB?
eman1987: Trus…
jalan_ibrahim: terus…..anda bisa pikirkan….mengapa KERAJAAN SURGA ini diberikan kepada BANGSA YANG MEMBERIKAN BUAH pada WAKTUNYA..
jalan_ibrahim: Bangsa yang berpegang teguh dengan ADAT HIDUP MANUSIA KUDUS dalam ALKITAB
eman1987: Jika tuhan menghendaki,pasti d kabulin dong…
z6IVzGve: eman1987 has invited chika_melchan to the group chat
jalan_ibrahim: INSYA ALLAH….JIKA TUHAN MENGHENDAKI…adalah penyandaran apa yang terjadi dikemudian HARi kepada TUHAN..
eman1987: Apanya…
chika_melchan: Xan mpe mana?
jalan_ibrahim: INSYA ALLAH
z6IVzGve: chika_melchan has invited g4ra2_k4mu to the group chat
jalan_ibrahim: Eman menanyakan kenapa umat ISLAm make INSYA ALLAH
eman1987: Sampe d insya allah…
jalan_ibrahim: maka saya jawab
jalan_ibrahim: Bukalah Yakobus 4:15 Sebenarnya kamu harus berkata: “Jika Tuhan menghendakinya
jalan_ibrahim: menarik bukan hanya umat ISLAm yang berpegang teguh dengan kebiasaan ORANG2 KUDUS ALKITAB?
jalan_ibrahim: Sampai SEKARANG..hanya umat ISLAM yang mewarisi IBADAH dengan mengucapkan kata “Jika Tuhan menghendaki”
chika_melchan: Hangh?
chika_melchan: Ga slh?
jalan_ibrahim: Termasuk ucapan INSYA ALLAH
chika_melchan:
jalan_ibrahim: JIKA TUHAN MENGHENDAKI
eman1987: Islam pk kata itu karena blm tentu d kabulkan…
jalan_ibrahim: terus anda kemanakan KITAB YAKOBUS TADI?
eman1987: Tp kmi dah pst d kabulin…
jalan_ibrahim: kalau begitu kamu nggak melaksanakan ajaran YAKOBUS?
chika_melchan: Biasany yg blg insya allah. . Ga da peneptn janji dlm dirinya. . Ga da usha. . Makany blg gt dgn pura2 pasrah
eman1987: Aq ga prcy ma yakobus tp ma yesus….
eman1987: Benar mi…
chika_melchan: Bnr bgt man
jalan_ibrahim: Owh…….Tidak Percaya sama KITAB SUCI anda sendiri?wow…..
jalan_ibrahim: saya harus sholat dulu..jangan lupa lihat TRANSKRIP CHAT kit di blog saya…
jalan_ibrahim: oke??
jalan_ibrahim: jalanibrahim.wordpress.com
chika_melchan: Yeh…Promosi

ALKITAB Menjawab KERAGUAN ANDA terhadap ISLAM..

Jika anda meragukan kenabian Muhammad karena poligami..

Maka ketahuilah Yakub pun berpoligami(Kitab Kejadian 29 -30)..

Maka ketahuilah Abraham pun berpoligami(Kitab Kejadian 16)..

Musa pun berpoligami (Bilangan 12:1)…

Maka ketahuilah Daud pun berpoligami(Kitab I dan II Semuel)..

Maka ketahuilah SALOMO pun berpoligami(1 Raja-Raja 11)..

Apakah kenabian Abraham dan Yakub juga anda ragukan karena POLIGAMI?

Apakah anda juga menganggap Abraham dan Yakub NABI PALSU karena gara-gara BERPOLIGAMI?

Suka atau tidak suka,POLIGAMI dijalankan oleh para manusia2 KUDUS dalam ALKITAB..Tidak pernah DIHARAMKAN,baik dalam TAURAT maupun INJIL..

Empat Ibunda 12 Suku Israel adalah dari HASIL POLIGAMI YAKUB..LEA,RAHEL,BILHA DAN ZILPA adalah ISTRI DAN BUDAK YAKUB..
YAKUB PUN MENGUMPULI DUA BUDAKNYA..Bilha dan Zilpa..

Jika anda melecehkan bangsa Arab,sebagai keturunan budak,Ismail..Maka ketahuilah 2 dari 4 adalah budak dari istri Yakub..

Setengah Suku2 Bani Israel bangsa pilihan TUHAN pun lahir dari budak..

Jika anda menolak kenabian Muhammad krn mninggal dgn wajar tdk diangkat k langit..

Maka ketahuilah MUSA pun meninggal dgn wajar di tanah Moab(Ulangan 34)…

Jika anda menolak kenabian Muhammad karena perang dan jihadnya..

Maka ketahuilah Musa,Yosua dan Daud pun berperang dan berjihad memperluas daerah kekuasaan..

Apakah kamu menganggap MUSA nabi Palsu karena mgajarkan peperangan kpd MOAB dan AMON..

Apakah Daud Nabi palsu karena mgajarkan pembunuhan thd Goliat?

Jika anda menolak kenabian Muhammad karena meragukan mukzizatnya..Tunjukkan padaku apa mukzizat Abraham,Yakub dan Yusuf..

Jika anda menolak kenabian Muhammad karena mengumpuli Aisyah umur 9 thn..

Ketahuilah Maria berumur 12thn ketika dinikahi Yusuf berumur 90 tahun..(sumber:Ensiklopedia of Catholic)

Ketahuilah nikah dini tidaklah ada larangan dalam Perjanjian Lama atau Baru..

Dari sisi mana lagi anda meragukan KENABIAN MUHAMMAD sholallahu’alaih wassallam

TAUHID inti ajaran para NABI dalam ALKITAB


“Dan Kami tidak mengutus seorang rasulpun sebelum kamu, melainkan Kami wahyukan kepadanya bahwa tidak ada Ilah (yang haq) melainkan Aku, maka sembahlah Aku olehmu sekalian.” (Al-Anbiya: 25)

“Para nabi itu saudara seayah, ibu-ibu mereka berbeda dan agama mereka adalah satu.” (Muttafaq ‘alaihi dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)

1. Tauhid Nabi Musa
Ulangan 4:35 “Semua itu ditunjukkan TUHAN kepadamu untuk membuktikan bahwa hanya TUHAN itu Allah, dan tidak ada yang lain.”

Ulangan 6:4 “Saudara-saudara, ingatlah! Hanya TUHAN, dan TUHAN saja Allah kita!”

Ulangan 32:39 “Lihatlah, Aku Allah Yang Esa, tak ada Allah kecuali Aku. Aku membunuh dan menghidupkan, melukai dan menyembuhkan. Bila Aku bertindak, tak seorang pun dapat melawan.”


2. Tauhid Nabi Daud

II Samuel 7:22 “Engkau sungguh besar, ya TUHAN Allah! Hanya Engkaulah Allah, tidak ada yang
sama dengan Engkau. Kami tahu hal itu sebab sudah diberitahukan sejak dahulu.”

Mazmur 86:8 “Ya TUHAN, tak ada ilah seperti Engkau, tak ada yang melakukan apa yang Kaulakukan”

3. Tauhid Raja Salomo/ Nabi Sulaiman

I Raja-raja 8:23 “dan berdoa, ”TUHAN, Allah Israel! Di langit atau pun di bumi tak ada yang seperti Engkau! Engkau menepati janji-Mu dan menunjukkan kasih-Mu kepada umat-Mu yang setia dan taat dengan sepenuh hati kepada-Mu.”

4. Tauhid Nabi Yesaya
Yesaya 43: 10 “Hai umat-Ku, kamulah saksi-saksi-Ku, kamu Kupilih menjadi hamba-hamba-Ku, supaya mengenal Aku dan percaya kepada-Ku, dan mengerti bahwa Akulah Allah. Aku Allah Yang Mahaesa, tak ada lainnya sebelum dan sesudah Aku.”

Yesaya 44:6 “Inilah kata TUHAN Yang Mahakuasa, Raja dan pelindung Israel, ”Aku Allah Yang Mahaesa, yang pertama dan yang terakhir.”

Yesaya 45:5-6 “Akulah TUHAN, tak ada lainnya, Aku Allah Yang Mahaesa. Engkau telah Kupersenjatai, sekalipun engkau tidak mengenal Aku. Segalanya itu Kulakukan supaya dari timur sampai ke barat semua orang tahu Akulah TUHAN, tak ada ilah selain Aku.

Yesaya 46:9 “Ingatlah kejadian-kejadian di zaman dahulu; akuilah bahwa Aku Allah, dan tak ada lainnya, Aku Allah, dan tak ada yang seperti Aku.”

5. Tauhid Nabi Iesus/Eshua/Isa Almasih

Markus 12:29 Jawab Yesus: “Hukum yang terutama ialah: Dengarlah, hai orang Israel, Tuhan Allah kita, Tuhan itu esa.)

Yohanes 5:30 Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku),

Yohanes 17:3 Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.).

Nama ALLAH dalam ALKITAB

Bagi anda Kaum Nasrani yang masih ragu untuk memeluk ISLAM terkadang menyandarkan alasan anda pada informasi yang salah bahwasanya ALLAH,Tuhan yang KepadaNya kami menyembah Sujud, dan Tuhan Yang disembah oleh MUSA bukanlah Tuhan yang SAMA. Informasi yang menyesatkan anda itu mengatakan, ALLAH yang kami sembah, sebenarnya adalah nama “dewa air” atau “dewa bulan” atau dewa-dewi patung dalam kebudayaan ARAB kuno. Mereka yang terpengaruh dengan informasi yang salah ini seringkali mengejek nama Tuhan kami, Tuhan Yang Esa ini, sebenarnya dengan ejekan kepada Tuhan mereka sendiri. Yang menjadi dasar mereka adalah buku-buku orientalis yang mereka kutip sepenggal-sepenggal dan lepas dari konteks.

Maka saya pun akan membuktikan berdasarkan inskripsi-inskripsi kuno yang ditemukan di Kuntilet Ajrud, di sekitar Nablus sekarang( Anda bisa baca di situs Archeologynya di http://www.biblelandpictures.com)Dimana daerah tersebut nama YHWH, nama Tuhan dalam ALKITAB anda, pun pernah dipuja bersama-sama dewi kesuburan Asyera. Salah satu bunyi inksripsi Kuntilet Ajrud, seperti disebut Andrew D. Clarke dan Bruce W. Winters (ed.), One God, One Lord; Christianity in a world of religious Pluralism, dalam bahasa Ibrani:

Birkatekem le-Yahweh syomron we le ‘asyeratah
Yakni – Aku memberkati engkau demi Yahwe dari Samaria dan demi Asyera. (2)

Dengan fakta di atas, apakah anda dapat mengatakan jangan menggunakan nama Yahweh karena nama ini sekutu Asyera, dewi kesuburan Palestina? Biasanya argumentasi ini dijawab oleh mereka, bahwa semua yang saya kemukakan itu tidak perlu ditanggapi karena tidak berdasar pada Alkitab. Ya, maksud mereka adalah saya tidak perlu mengutip data-data arkeologi dalam berargumentasi, kecuali hanya berdasarkan ayat-ayat Alkitab.

Nah, di sinilah terbukti ketidakadilan kaum penentang “Allah” dengan amat jelas! Mengapa? Sebab umat Islam tentu saja boleh bertanya balik, “Apakah Allah sebagai dewa air itu ada dalam Alquran?” Lalu, umat Islam pun mengajak untuk berargumentasi dan berdebat tanpa bukti sejarah. Cukup dengan ayat-ayat Al-Quran saja. Kalau begitu, jelas tidak ada sepotong ayat pun dalam Alquran yang menyebut Allah sebagai dewa air. Menurut Alquran, Allah adalah Pencipta langit dan bumi (Q.surah al-Jatsiyah 45:22, “Wa khalaqa Allah as-samawati wa al-ardh”).

Begitu juga, siapakah Allah itu bagi umat Kristen Arab? “Allah” – demikian menurut Buthros ‘Abd al-Malik, dalam Qamus al-Kitab al-Muqaddas,(Terj.Kamus Perjanjian baru) – adalah “nama dari Ilah (sembahan) yang menciptakan segala yang ada” (hadza al-llah khalaq al-jami’ al-kainat). (3)

Mengapa mereka menuduh bahwa Allah adalah “dewa air” atau”dewa bulan” berdasarkan sumber-sumber tulisan yang bukan Alquran, sementara mereka menolak data yang telah dikemukakan tentang penyimpangan nama Yahwe, karena tidak ada dalam Alkitab?

Oleh karena itu, saya menyarankan agar belajar lebih banyak tentang sejarah kekristenan di Timur Tengah, tempat agama nasrani bermula dan berkembang. Peranan filologi (ilmu perbandingan bahasa) juga sangat penting dalam memperkaya kajian ini, sebelum mereka begitu bersemangat menyebarkan pendapat yang jelas-jelas tidak ilmiah.

KATA ALLAH DAN PADANANNYA DALAM BAHASA IBRANI DAN ARAMI

Dalam menilai kata Allah, kita harus memahami bahwa kata itu serumpun dengan kata-kata bahasa Semitik yang lebih tua (yang dipakai di Timur Tengah: Ibrani dan Arami). Kata Allah itu cognate dengan kata Ibrani: El, Eloah, Elohim; dan kata Arami Elah, Alaha, yang semuanya terdapat dalam Perjanjian Lama ataupun dalam Targum (komentar-komentar Taurat dalam bahasa Arami yang lazim dibaca mulai dari zaman sebelum Al-Masih, zaman Nabiullah Isa hingga hari ini).

Saya akan berikan bukti bahwa dalam bahasa Arami..bahasa Yesus

Perlu anda ketahui, sebagian kecil Kitab Perjanjian Lama juga ditulis dalam bahasa Arami, yakni beberapa pasal Kitab Ezra dan juga beberapa pasal dari Daniel. Marilah kita baca dan cermati ayat-ayat yang menggunakan kata elah di bawah ini:

“Be Shum Elah Yisra’el …”

Daniel 5 : 1, “Demi Nama Allah Israel.”

“…di Elahekon hu Elah Elahin, umara Malekin

Daniel 2:47, “Sesungguhnya Elah-mu itu elah yang mengatasi segala elah dan berkuasa atas para raja.

Sedangkan bentuk Ibrani yang dekat dengan istilah Arami elah dan Arab ilah, al-ilah dan Allah adalah sebutan eloah, misalnya disebutkan:

“Eloah mi-Teman yavo we Qadosh me-Har Paran, Selah”

Yaitu Habakuk 3 : 3, yang berarti:

“Eloah akan datang dari negeri Teman, dan Yang Mahakudus dari pergunungan Paran, Sela.”

Tetapi argumentasi ini pun segera ditanggapi dengan traktat mereka. Menurut mereka, istilah el, elohim, eloah (Ibrani) dan elah, alaha (Arami/Syriac) tidak sejajar dengan istilah Arab Allah berasal dari ilah (God, sembahan). Dengan awalan kata sandang di depannya Al (Inggris: the), makna the god, “sembahan yang itu”. Maksudnya sembahan atau ilah yang benar.

“Laa ilaha ilallah”. Tidak ada ilah selain Allah. Allah adalah satu-satunya ilah. Ungkapan Laa ilaha ilallah ini, dijumpai pula dalam Alkitab terjemahan Bahasa Arab, 1 Korintus 8 : 4-6 berbunyi :

“… wa’an Laa ilaha ilallah al-ahad, …faa lana ilahu wahidu wa huwa al-Abu iladzi minhu kullu sya’in wa ilahi narji’u, wa huwa rabbu wahidu ..”
Yakni maksudnya :

Dan sesungguhnya tidak ada ilah selain Allah, Yang Mahaesa … dan bagi kita hanya ada satu ilah/sembahan yaitu Bapa, yang dari-Nya berasal segala sesuatu dan kepada-Nya kita akan kembali..(5)

Mereka begitu entengnya menanggapi hal ini. Menurut brosur mereka, istilah ‘Allah’ memang ada dalam Alkitab berbahasa Ibrani, tetapi artinya “sumpah” (1 Raj. 8:31; II Taw. 6:22). Demikian pula kata elohim, eloah, elah berasal dari akar kata tertentu. Menurut C.L. Schofield, istilah elah berasal dari akar kata el (Yang Maha kuat) dan alah (sumpah):

“to swear, to bind oneself by an oath, so implifying faithfullness.” (6)

Jadi, di hadapan hadirat El (Yang Maha kuat) seseorang mengikat sumpah (alah). Dari kata El dan alah ini, kemudian terbentuklah kata elah. Sedangkan bentuk elohim, dengan akhiran im menunjukkan jamak untuk menekankan kebesaran (pluralis maestaticus). Oleh para pujangga gereja kata tersebut ditafsirkan secara alegoris sebagai bukti dari sifat ketritunggalan Allah. Karena itu, sangat gegabah untuk menolak fakta keserumpunan antara Arab dengan bahasa Ibrani dan Aram, hanya dengan argumentasi dangkal seperti ini.

Kata alah (dengan satu “l”) memang ada dalam bahasa Ibrani yang berarti “sumpah, kutuk”. Berbeda dengan bahasa Arab allah (dengan dua huruf “L”). Dua huruf “l” (lam) yang dalam istilah Allah menunjukkan asal-usulnya dari kata sandang Al (the) dan ilah (god) seperti dikemukakan di atas. (7)

ISTILAH ALLAH DI LINGKUNGAN KRISTIAN SYRIA PRA-ISLAM

Seperti istilah Yahweh pernah dipuja secara salah di sekitar wilayah Samaria, terbukti dari inskripsi Kuntilet Ajrud dan Khirbet el-Qom, demikian juga istilah Allah disalahgunakan di sekitar Mekkah sebelum zaman Islam. Tetapi istilah Allah dipakai sebagai sebutan bagi Pencipta langit dan bumi oleh orang-orang Kristen Arab di wilayah Syria. Hal ini dibuktikan dari sejumlah inskripsi Arab pra-Islam yang semuanya ternyata berasal dari lingkungan Kristen.

Salah satu inskripsi kuno yang ditemukan pada tahun 1881 di kota Zabad, sebelah tenggara kota Allepo (Arab: Halab), sebuah kota di Syria sekarang, meneguhkan dalil tersebut. Inskripsi Zabad ini telah dibuktikan tanggalnya berasal dari zaman sebelum Islam, tepatnya tahun 512. Menariknya, inskripsi ini diawali dengan perkataan Bismi-al-lah, “Dengan Nama al-lah” (bentuk singkatnya: Bismillah, “Dengan Nama Allah”), dan kemudian diusul dengan nama-nama orang Kristen Syria. Bunyi lengkap inskripsi Arab Kristen ini dapat direkonstruksi sebagai berikut:

“Bism’ al-lah: Serjius bar ‘Amad, Manaf wa Hani bar Mar al-Qais, Serjius bar Sa’d wa Sitr wa Sahuraih”

terjemahannya :

- Dengan Nama Allah: Sergius putra Amad, Manaf dan Hani putra Mar al-Qais, Sergius putra Sa’ad, Sitr dan Shauraih. (8)

Menurut Yasin Hamid al-Safadi, dalam The Islamic Calligraphy, inskripsi pra-Islam lainya yang ditemukan di Ummul Jimal dari pertengahan abad ke-6 Masehi, membuktikan bahwa berbeda dengan yang terjadi di Arab selatan, di sekitar Syria nama ‘Allah’ disembah secara benar. Inskripsi Ummul Jimmal diawali dengan kata-kata Allah ghafran (Allah mengampuni). (9)

Bahkan menurut Spencer Trimingham, dalam bukunya Christianity among the Arabs in the pre-Islamic Times, membuktikan bahwa pada tahun yang sama dengan diadakannya Majma’ (Konsili) Efesus (431), di wilayah suku Arab Hartis (Yunani: Aretas ) dipimpin seorang uskup yang bernama ‘Abd Allah (Hamba Allah). (10)

Dari bukti-bukti arkeologis ini, jelas bahwa sebutan Allah sudah dipakai di lingkungan Kristen sebelum zaman Islam yang dimaknai sebagai sebutan bagi Tuhan Yang Mahaesa, Pencipta langit dan bumi.

Jika anda menolak kata ALLAH telah dipakai Yahudi dan bahkan Nasrani kuno, , maka saya persilahkan mendengarkan bagaimana bahasa Aram, bahasa Yesus sehari hari menyebutkan kata Tuhannya dengan sebutan ALLAH di http://www.learnassyrian.com/aramaic/church/church.html

PENGGUNAAN BAHASA IBRANI, YUNANI DAN ARAMI PADA ZAMAN NABIULLAH IESHUA HAMASIHA

Cukup mengherankan bahwa “para penentang Allah” itu selalu menggunakan Ha B’rit ha-Hadasah (Perjanjian Baru bahasa Ibrani) dan memperlakukannya seolah-olah itulah teks bahasa aslinya. Dalam Perjanjian Baru berbahasa Ibrani ini tentu saja kita akan menjumpai nama Yahwe. Tetapi Perjanjian Baru berbahasa Ibrani itu adalah hasil terjemahan dari bahasa Yunani. Penerjemahan dilakukan oleh United Bible Society in Israel, baru pada tahun 1970-an.

Perjanjian Baru aslinya ditulis dalam bahasa Yunani Koine dan para rasul Yesus tidak mempertahankan nama diri Yahwe. Saya setuju bahwa ALMASIH ketika masuk ke sinagoge, beliau mengutip teks-teks Perjanjian Lama dalam bahasa Ibrani (Lukas 4:18-19). Namun, kita juga harus paham bahwa beliau juga telah bercakap-cakap dalam bahasa Arami dengan murid-murid-Nya sebagai “bahasa ibunda” masyarakat Yahudi pada zaman intu.

Penulisan Perjanjian Baru dalam bahasa Yunani karena bahasa ini menjadi bahasa yang paling luas digunakan di seluruh wilayah kekaisaran Romawi pada zaman itu. Meskipun demikian, Perjanjian Baru Yunani itu tidak dapat dipahami tanpa melihat latar belakang budaya Arami. (11) Oleh karena kitab ini masih memelihara beberapa ungkapan Arami – yang waktu itu juga biasa disebut Ibrani – sebab dianggap sebagai salah satu dialek tutur saja bagi masyrakat Yahudi di Galilea. Beberapa contoh kata Arami yang dipelihara itu, antara lain: Talita Kum (Mark 5 : 41), Gabbata (Yohanes 19 : 13), Maranatha (1 Korintus 16 : 23).

Salah satu bukti bahwa manusia Ibrani membaca Targum berbahasa Arami, di mana kata Alaha (yang cognate dengan bentuk Ibrani: Eloah, dan Arab: Allah) adalah ungkapan dalam Markus 15:33, Elohi, Elohi, l’mah sh’vaktani. Sebab dalam teks Mazmur 22:2 bahasa Ibraninya: Eli, Eli lamah ‘azvatani. Selanjutnya, apabila bahasa asli Perjanjian Baru ditulis dalam bahasa Yunani dan para rasul tidak mempertahankan nama Yahwe, lalu apa pula dasar dan alasan mereka mati-matian mempertahankannya?

Para rasul penulis Perjanjian Baru menterjemahkan Kyrios (Tuhan) sebagai kata ganti Yahwe. Sebut satu contoh saja, misalnya Haddebarim/ Ulangan 6 : 4 dalam bahasa asli (Ibrani):

“Syema Ysrael, Adonai Elohenu, Adonay Ehad”.
-Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!

(Bandingkan dengan Surat Dalam ALQUR’AN ALIKHLAS 1 Qul Huwallahu AHAD…Katakanlah Allah itu AHAD..SATU)

Kutipan ayat ini ditemukan dalam Markus 12 : 29, di mana nama Yahwe diterjemahkan sebagai Kyrios yakni berarti Tuhan, mengikut terjemahan Yunani Septuaginta:

“Akoue, Israel, Kurios ho theos hemin, kurios eis esti”
- Dengarlah wahai Israel, Kurios (Tuhan) itu Theos/Allah kita, Kurios/Tuhan itu Esa.

Jadi, sekali lagi Markus sang penulis Injil pun tidak mempertahankan nama Yahwe. Lalu, apakah mereka berani berkata bahwa seluruh penulis Perjanjian Baru itu adalah salah?

Dalam bahasa Ibrani istilah “Nama” juga tidak bisa dipahami secara harfiah seperti nama-nama: Suharto, Suradi, Marsudi, Wan, Ngah dan sebagainya. Dalam hal ini anda harus bedakan antara “nama” (yang berasal dari bahasa manusia yang dibatasi oleh konteks ruang dan waktu) dengan “Dia yang dinamakan” (Yang Absolute, tidak terbatas, tidak terhingga). “Nama” dalam teologi Yahudi lebih menunjuk kepada “Kuasa di balik Ia yang di-Nama-kan”. Karena itu, orang-orang Yahudi hanya mempertahankan tetagramaton (keempat huruf suci: y h w h), tetapi tidak membacanya dalam tradisi lisan. Kata itu sudah lazim dibaca dengan: Adonay (Tuhanku) atau Ha-Shem (“the Name”, Sang Nama).

Silakan mereka memeriksa tradisi Yahudi ini, misalnya literatur Yahudi: Humasah Hunasy Torah ‘im Targum Onqelos, (12) berbahasa Ibrani dan Arami yang lazim dipakai pemeluk Yahudi hingga zaman sekarang ini.

Kesimpulan, apabila anda menolak Islam hanya beralasan perkara Nama Tuhan dalam ISLAM adalah “Allah” dan bukan YHWH, berarti anda belum memahami latar belakang agama Nasrani anda yang notebene mempunyai riwayat pemakaian nama ”ALLAH” dalam Perjanjian Lama dan Baru bahasa IBRANI. Penolakan ini bukan sekadar dari penolakan anda terhadap latar belakan agama anda yang jelas-jelas berbau ”TIMUR TENGAH” bahkan lebih dari itu, anda menolak Tuhan yang disembah Abraham/Ibrahim, Moshe/Musa dan Eshua Hamasiha/Isa alMasih. Yang lebih penting lagi, kebenaran sangat memancar terang, tidak ada gunanya menolak kebenaran dengan membabi buta ketika kebenaran itu datang dengan bukti-bukti. “Tetapi mereka menghujat segala sesuatu yang tidak mereka ketahui,” demikian Yudas 1:10, dan lanjutan ayat ini saya tidak tega untuk menuliskannya di sini.

Nota-nota dan Referensi
1. Majalah DR, “Ketika Allah diperdebatkan”, 9-14 Ogos 1999.
2. Andrew D. Clarcke dan Bruce W.Winters (ed.), Satu Allah satu Tuhan: Tinjauan Alkitab tentang Pluralisme Agama (Jakarta: BPK Gunung Mulia, 1995), hlm.50
3. Buthros ‘Abd al-Malik (ed.), Qamus al-Kitab al-Muqaddas (Beirut: Jami’ al-Kana’is fii al-Syarif al-Adniy, 1981), hlm.107
4. Al-Qamas Isodorus al-Baramus, Al-Ajabiyat: shalawat As-Sa’at wa Ruh al-Tashra’at (Kairo: Maktabah Mar Jurjis al-Syaikulaniy Syabra, 1996), hlm. 79.
5. “Risalat Bulus ar-Rasul ila Ahl Kurinthus al-Awwal 8 : 4-6″, dalam al-Kitab al-Muqaddas (Beirut: Dar al-Kitab al-Muqaddas fii al-Syariq al-Ausath, 1992).
6. Rev. C.I. Schofield (ed.), Holy Bible, Schofield Reference (London: Oxford University Press, 1945), hlm.3
7. Kita lihat bahwa Allah itu Al-nya merupakan hamzah washl. Kerana itu menjadi wallahi, billahi dan sebagainya. Itu berarti kata Allah bukan merupakan akar kata yang asli. Sebab akar kata yang asli pasti menggunakan hamzah qath’. Lihat: Nurcholish Madjid, Dialog Keterbukaan: Artikulasi Nilai Islam dalam Wacana Sosial Politik Kontemporer (Jakarta: Paramadina, 1998), hlm.262.
8. Bacaan Bism al-lah (Dengan Nama Allah) berasal dari Yasin Hamid al-Safadi, Kaligrafi Islam. Alih Bahasa: Abdul Hadi WM (Jakarta: PT. Panca Simpati, 1986), hlm. 6. Sedangkan M.A. Kugener, Note sur l’inscription triligue de Zebed (1907) seperti dikutip Spencer Trimingham Christianity Among the Arabs in pre Islamic Times (London-Beirut: Longman-Librairie du Liban, 1979), hlm. 226, membacanya “Teym al-Ilah”.
9. Jadi, sebagai nama diri yang diusul oleh nama-nama lainnya, bukan sebagai bunyi sebuah doa. Tetapi apa pun bunyi yang paling tepat dari awal inskripsi itu, yang jelas kata al-llah, Allah sudah dipakai dalam makna Tauhid Kristen, dan bukan dalam makna dewa berhala yaitu pagan.
10. Yasin Hamid al-Safadi, Loc.Cit
11. Spencer Trimingham, Op. Cit. Hlm. 74
12. Matthew Black, An Aramaic Approach to the Gospels and Acts (Oxford: At the Calrendon Press, 1967).
13. Rabbi Nosson Scherman-Rabbi Meir Zlotowitz (ed.), Humasah Humasy Torah ‘im Targum Onqelos (Brooklyn: Mesorah Publications, Ltd. 1993), hlm.xxvi. Selanjutnya, mengenai Nama (dan nama-nama) Allah, cf. “Parashas Shemos”, hlm.304-305.