Belajar Islam dalam Alkitab…Dalam Perjanjian Lama dan Baru

Anda berada di halaman yang tepat..

Dibawah adalah list dari tulisan-tulisan kami..

Semoga mampu menjawab keraguan anda tentang ISLAM…

Jika anda Seorang Yahudi atau NASRANI…Jangan sungkan untuk meminta petunjukNya ditengah pekat gulita malam…

Jika anda seorang non Yahudi Nasrani dan berminat untuk mempelajari ISLAM..

Semoga ada artikel yang bisa membuka mata hati anda akan kebenaran wahyu dari Pencipta Langit dan Bumi….ALQURAN

 

    1. Hukum Waris / Nachalat bagi Anak Perempuan dalam Alkitab Bible dan AlQur’an
    2. Catatan Dakwah kepada umat Katolik id chat: John Miller
    3. Halalnya dalam Islam Budak Tawanan Wanita dalam Alkitab dan AlQuran
    4. Benarkah umat Islam menyembah Kabah berhala batu dan Hajar Aswad berhala batu?
    5. Asal mula kata “TUAN” menjadi kata “TUHAN” dalam Alkitab Bahasa Indonesia
    6. Aku dan Bapa adalah satu
    7. Delapan Dalil Alkitabiah yang menegaskan misi terbatas Yesus Isa Nabi Allah untuk Bani Israel
    8. Nubuat Daniel 8 tentang Pembangunan Bait Kudus Bait Suci oleh Khalifah Umar bin Khattab
    9. Ahmadiyah: Benarkah Mirza Ghulam Ahmad adalah sosok penggenapan Nubuat datangnya Isa Al Masih Mau’ud Yesus Kristus?
    10. Ucapan doa Alaihissalam Alav ha Shalom oleh Umat Terdahulu
    11. Naskah The Chosen One (4Qelect, 4QarNC) 4Q534ff (Backup File dari [http://jewishchristianlit.com//Resources/StudTxts/4Q534ff.html)]
    12. Benarkah DAUD/DAWD/DAWID/DAVID bukan seorang NABI / PROPHET dan hanya sekedar RAJA / KING?
    13. Doa sholawat shalawat dan berkat adalah kebiasaan para pengikut para Nabi dari dahulu untuk Nabi mereka, dalam ALKITAB.
    14. Transkrip dakwah dengan Romeo_mr tentang posisi doa yang diajarkan
    15. YAHWEH atau ALLAH? Surat Terbuka Untuk Messianik Indonesia Messianic Judaism Yahweisme Saksi Yehovah
    16. Tafsir Alkitab Yoh 14:16 dan 1 Yoh 2:1 Misteri Sosok dibalik Parakletos Paraklatos Penghibur Penolong Comforter Advocate Roh Kudus
    17. Nubuat dalam KITAB ZAKARIA 3 ZECHARIAH 3 tentang NABI YOSHUA YESHUA YESUS KRISTUS sebagai NABI PEMBUKA datangnya NABI BESAR MUHAMMAD sholallahu alaihi wassalam
    18. Belajar Alkitab: Hilal bin Sahar dalam Yesaya 14:12
    19. Gulungan Laut Mati Qumran Dead Sea Scroll menubuatkan kedatangan Nabi Pilihan Tuhan dengan TANDA TAHI LALAT…
    20. Sabat Kudus dalam perselisihan Yahudi Nasrani dan Islam kaum Muslimin
    21. Belajar Alkitab : Benarkah Matius 27:9 merujuk ke Nubuat Yeremia? Bukti kealpaan seorang penulis Injil Matius..
    22. Transkrip dialog Tafsir Ulangan 18:18 Yesus Kristus adalah Nabi seperti Musa atau Yesus bukan Nabi seperti Musa?
    23. Belajar Islam dalam Alkitab : Tafsir dan Komentar Alkitab Yesaya 42 tentang Nubuat Kedatangan Islam
    24. Islam dalam Alkitab: Tafsir Matius 6:1-4 Tentang Ikhlas dalam Bersedekah
    25. Islam dalam Alkitab : Ibadah Puasa dalam ALKITAB…Puasa para Nabi-Nabi terdahulu
    26. Transkrip dakwah Kesaksian Yesus dan Bukti Kenabian Bulan Terbelah
    27. Doa Yesus di Getsemani : Penyelamatan Malaikat dari Cawan Salib
    28. Amazing Ramadhan..Amazing to became Moslem..
    29. Sholat Gereja Orthodox Syria versus Sholat Yesus Kristus
    30. Kumpulan Sistem Penanggalan Kalender
    31. Muslim adalah Teroris…Teroris pasti Muslim..Benarkah?
    32. Tidak perlu menjadi seorang muslim dulu untuk meyakini bahwa Yesus bukanlah Tuhan Allah…
    33. Nubuat dalam Alkitab Yesaya: Kota Mekkah dalam Alkitab..
    34. Nubuat Yesaya 28 tentang Firman Tuhan dalam Bahasa Arab..Muhammad dalam Alkitab Taurat Injil
    35. Tafsir Alkitab : Nubuat Yesaya 29 tentang Kisah Gua Hira dalam ALKITAB
    36. Tafsir Alkitab Belajar Alkitab : Matius 21
    37. Nubuatan Alkitab : Nubuatan Sholawat Nabi dalam ALKITAB
    38. Apocalypse of Peter..Kesaksian Rasul Petrus tentang Salib Yesus
    39. Tafsir Alkitab Yoh 8 (Yohanes 8): Mengapa Yesus tidak menghukum mati Pezina?
    40. Islam dalam Alkitab: Hukuman mati dirajam bagi Murtadin dalam ALKITAB
    41. Islam dalam ALKITAB :Wudhu para Nabi dalam ALKITAB
    42. Belajar Alkitab : Benarkah terdapat Ayat Sisipan dalam Markus 16 menurut Codex Sinaiticus dan Codex Vaticanus ?
    43. Antara Bait Suci, Bait Kudus, Bait Mikdas, Baitul Maqdis, Masjidil Aqsha…dan Nubuat Maleakhi 3:1 dan Nubuat Yesus dalam Lukas 19:44 tentang Isra’ Mikraj
    44. Kidung Agung 5:16 Muhammad dalam ALKITAB..Mahamadim atau Muhamadim?..Machmad atau Mahmad?
    45. Benarlah Masjidil Haram 40 tahun sebelum Masjidil Aqsha…Batu Yakub dibawah Qubbatus Sakhrah…Dome of Rock
    46. Tafsir Nubuatan Pewaris Kerajaan Surga dalam Matius 21:43 dan Matius 20:16
    47. Islam dalam AlKitab: Kaum Muslimin Teguh dengan Perintah Tuhan Memelihara Kebiasaan Para Nabi Memelihara Jenggot
    48. Al Qur’an sebagai Penyempurna Kitab Suci Terdahulu
    49. Membantah Tafsir ALKITAB Yoh 8:58 Yohannes 8:58 akulah-i-am-ani-hu-ego-eimi
    50. ALLAH bersumpah dengan DiriNya Sendiri dalam ALKITAB dan dalam Al Ma’arij QS 70:40 Maka Aku bersumpah dengan Tuhan Yang memiliki timur dan barat, sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa
    51. Soteriologi Salib Bukanlah Jalan Keselamatan menurut Yesus
    52. Perjalanan Bapa Abraham/ Nabi Ibrahim ke Tanah Arab dalam ALKITAB
    53. Surat terbuka kepada Pendeta Messianik Yahudi – Pdt. Teguh Hindarto, MTH
    54. Belajar Alkitab : Yesus, apakah “Tuan” atau “Tuhan”?
    55. Transkrip Maryam saudara Harun dan Imran ayah Maryam
    56. Transkrip Kebingungan Japdanil dalam mengutip ALQUR’AN
    57. Kebingungan seorang Trinitarian….
    58. Apocalypse of Peter..Kesaksian Petrus bahwa Nabi Yesus Tidak Disalib
    59. Jika anda menuduh AlQuran Plagiat…
    60. Poligami dalam ALKITAB
    61. Go Green, Sebuah Amal Jariyah
    62. Transkrip dakwah tentang Nubuat Mazmur 91 tentang Penyelamatan Yesus dari Penyaliban
    63. Transkrip dakwah tentang Mesias…Elia….dan….NABI ITU!!!
    64. Dimana ALLAH Tuhanmu?
    65. Transkrip dakwah dengan Japdaniels tentang Hukum Utama YESUS
    66. Transkrip dakwah kepada C man tentang Sejarah Malam Penyaliban
    67. PENAMPAKAN YESUS.
    68. Bagaimana ALKITAB INDONESIA di salahterjemahkan oleh LAI demi KETUHANAN seorang NABI?
    69. Kiasan Anak Tuhan…
    70. Bagaimana YHWH dibaca? Surat Terbuka untuk Fundamentalis Yudeo Christianity..
    71. Nubuatan Daniel 2 tentang Kerajaan Yang Meruntuhkan Kerajaan Romawi
    72. Maaf, Nabi Yesus bukan untukmu..
    73. Rumus KETUHANAN YESUS
    74. Ucapan INSYA ALLAH dalam ALKITAB
    75. Menjawab KERAGUAN ANDA..
    76. TAUHID inti ajaran para NABI dalam ALKITAB
    77. Nama ALLAH dalam ALKITAB
    78. Ibadah Haji dan Nubuwat Perubahan Kiblat dalam ALKITAB
    79. Transkrip dakwah kepada Blackmycolor tentang SHOLAT
    80. Nubuatan Nabi Daniel TENTANG ISLAM
    81. TRANSKRIP dakwah untuk acong_medan
    82. Transkrip dakwah kepada Batak_man alias stone_z
    83. TRANSKRIP DAKWAH kepada Bruno Shark…
    84. TRANSKRIP dakwah kedua kepada HEzz Elz
    85. TRANSKRIP DAKWAH kedua dengan Hezz_elz -
    86. Transkrip chat dakwah kepada Hezz_Elz
    87. Transkrip dakwah Chat kepada Nasrani CHIKA_MELCHAN
    88. Daftar 4 Injil Kanonik dan 41 Injil non-Kanonik
    89. Yesus Hanya Untuk Orang Israel
    90. Transkrip dakwah kedua kepada PASAL.34
    91. Transkrip dakwah chat kepada PASAL.34 tentang sejarah ALKITAB
    92. Transkrip dakwah kepada MOCANA BLTZ tentang tafsir Kaaf Haa Yaa Ain Shaad
    93. ARIUS DAN KAISAR KONSTANTIN
    94. Nubuatan datangnya ISLAM dalam KITAB DANIEL 7
    95. YESUS YANG BERDOA
    96. Siapakah Nabi seperti MUSA?

Hukum Waris / Nachalat bagi Anak Perempuan dalam Alkitab Bible dan AlQur’an

WARISAN / MILIK PUSAKA dalam bahasa Ibrani disebut sebagai NACHALAT atau NAKHALAH

ALKITAB

Dalam Taurat Perjanjian Lama kaum Ahli Alkitab, didapatkan pada Kitab Bilangan  mengacu pada pemindahan kepemilikan mayit kepada ahli waris dalam keluarga Israel. Hukum ini dalam Taurat bermula dari pengaduan anak-anak perempuan Zelafehad kepada Nabiullah Musa alaihissalam semoga shalawat dan salam tercurah kepada diri beliau, ketika mereka dapati paman-paman mereka menguasai harta warisan ayah mereka sementara ayah mereka tidak mempunyai anak lelaki.

Maka turunlah Firman Allah kepada Musa yang mengatur pembagian waris. Dimana didalamnya diatur bahwa anak perempuan tidak berhak mendapat warisan JIKA ADA anak lelaki. Keberadaan anak lelaki menghalangi anak wanita mendapatkan harta waris orang tuanya. Barulah ketiadaan anak lelaki memberikan hak bagi anak perempuan. Berikut kisah dalam Taurat Bilangan 31.

Kemudian mendekatlah anak-anak perempuan Zelafehad bin Hefer bin Gilead bin Makhir bin Manasye dari kaum Manasye bin Yusuf–nama anak-anaknya itu adalah: Mahla, Noa, Hogla, Milka dan Tirza dan berdiri di depan Musa dan imam Eleazar, dan di depan para pemimpin dan segenap umat itu dekat pintu Kemah Pertemuan, serta berkata:

 ”Ayah kami telah mati di padang gurun, walaupun ia tidak termasuk ke dalam kumpulan yang bersepakat melawan TUHAN, ke dalam kumpulan Korah, tetapi ia telah mati karena dosanya sendiri, dan ia tidak mempunyai anak laki-laki. Mengapa nama ayah kami harus hapus dari tengah-tengah kaumnya, oleh karena ia tidak mempunyai anak laki-laki? Berilah kami tanah milik di antara saudara-saudara ayah kami.”

Lalu Musa menyampaikan perkara mereka itu ke hadapan TUHAN. Maka berfirmanlah TUHAN kepada Musa:

“Perkataan anak-anak perempuan Zelafehad itu benar; memang engkau harus memberikan tanah milik pusaka kepadanya di tengah-tengah saudara-saudara ayahnya; engkau harus memindahkan kepadanya hak atas milik pusaka ayahnya. Dan kepada orang Israel engkau harus berkata: Apabila seseorang mati dengan tidak mempunyai anak laki-laki, maka haruslah kamu memindahkan hak atas milik pusakanya kepada anaknya yang perempuan. Apabila ia tidak mempunyai anak perempuan, maka haruslah kamu memberikan milik pusakanya itu kepada saudara-saudaranya yang laki-laki. Dan apabila ia tidak mempunyai saudara-saudara lelaki, maka haruslah kamu memberikan milik pusakanya itu kepada saudara-saudara lelaki ayahnya. Dan apabila ayahnya tidak mempunyai saudara-saudara lelaki, maka haruslah kamu memberikan milik pusakanya itu kepada kerabatnya yang terdekat dari antara kaumnya, supaya dimilikinya.”

Itulah yang harus menjadi ketetapan hukum bagi orang Israel, seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa.

AlQUR’AN
Didalam FirmanNya yang diwahyukan kepada Rasulullah shallallahu alaihi wassalam, disebutkan dalam beberapa ayat dalam AnNisa tentang pembagian warisan dimana ANAK PEREMPUAN mendapatkan HAK WARIS dengan atau tanpa kehadiran ANAK LELAKI. Ini yang membedakan syariat dalam Taurat dengan syariat terbaru dalam AlQur’an.

AnNisa 11. Allah mensyari’atkan bagimu tentang (pembagian pusaka untuk) anak-anakmu. Yaitu: bahagian seorang anak lelaki sama dengan bahagian dua orang anak perempuan

Dari sini tampak keindahan syariat Islam untuk umat akhir zaman dimana anak perempuan mendapatkan bagian tertentu dalam pembagian warisan, setara kedudukannya dengan anak lelaki dimana hal tersebut tidak didapatkan dalam syariat terdahulu dalam Alkitab. Jika kaum Nasrani dan Yahudi konsisten dengan ajaran agama mereka maka tentu mereka tidak akan memberi bagian sedikitpun warisan kepada anak perempuan  dengan keberadaan anak lelaki.  Adapun Islam syariat terakhir telah memberikan hak-hak anak perempuan sehingga mendapatkan harta waris orang tuanya.

Wallahu a’lam bishshawaab, Wassalamu ala nabiyyina Muhammad wa ala alihi, walhamdulillahi rabbil alamin.

Catatan Dakwah kepada umat Katolik id chat: John Miller

john-miller [23:38]: Anda justru harus mengimani injil pula
jalan_ibrahim [23:38]: benar saya mengimaninya
john-miller [23:39]: Dan iman n0m0r 4
jalan_ibrahim [23:39]: ya
john-miller [23:39]: Maaf 5 maksud saya
jalan_ibrahim [23:39]: ya
john-miller [23:39]: Percya pada nabi dan rasul,termasuk isa as
jalan_ibrahim [23:40]: ya
john-miller [23:40]: Anda harus mengimani yesus pula
jalan_ibrahim [23:40]: tentu saja
john-miller [23:40]: Anda jgn berpikiran yesus yg di salib adalah judas iskari0t
jalan_ibrahim [23:41]: tidak masalah
john-miller [23:41]: Karna dlm alquran hanya mengatakan muridnya yg berkhianat yg di serupakan
john-miller [23:41]: Tdk mengatakan namanya
jalan_ibrahim [23:41]: tidak ada tentang hal itu…
jalan_ibrahim [23:42]: so
john-miller [23:42]: Terlalu kejam anda menuduh judas tanpa bukti,bgaimana kal0 dlm knyataanya yg menghianati isa as bukan yudas seorang saja
jalan_ibrahim [23:43]: walaupun itu bukan judas juga tidak masalah
john-miller [23:43]: Tapi angaplah sim0n petrus
jalan_ibrahim [23:43]: oke
john-miller [23:43]: Y0hanes
jalan_ibrahim [23:43]: oke
john-miller [23:43]: Dan lain2
jalan_ibrahim [23:43]: no problem
john-miller [23:43]: Jd pada intinya
john-miller [23:43]: Imani saja injil,
jalan_ibrahim [23:44]: baik, saya mengimani injil
john-miller [23:44]: Percyai saja injil,meskipun udah di revisi
jalan_ibrahim [23:44]: baiklah
john-miller [23:44]: Percyai saja injil yg mengatakan yesus tuhan
jalan_ibrahim [23:44]: karena saya sudah mengimani injil, bolehkah saya bertanya?
john-miller [23:45]: Yg penting sbg seorg muslim yg pintar,anda sudah menjalankn rukun iman
jalan_ibrahim [23:45]: bolehkah saya bertanya tentang injil, john?
john-miller [23:45]: Masalah benar dan salah alah yg menentukan
jalan_ibrahim [23:45]: oke
jalan_ibrahim [23:46]: karena saya sudah mengimani injil, bolehkah saya bertanya?
john-miller [23:46]: Karna yg bersalah bukan kita
jalan_ibrahim [23:46]: oke
john-miller [23:46]: Tp allah sendiri,yg tdk mengatakanya lngsung,dan malah membuat teka teki,tentng sapa d salib
john-miller [23:47]: Anda mw tanya apa
jalan_ibrahim [23:47]: oke john
john-miller [23:47]: Silahkan
john-miller [23:48]: .
jalan_ibrahim [23:48]: John, bagaimana seorng kristen berdoa?
jalan_ibrahim [23:49]: menurut injil?
john-miller [23:49]: Bukankah anda sudah tau jwbnya
jalan_ibrahim [23:49]: saya sering melihat ada yang berdoa didepan patung
jalan_ibrahim [23:50]: ada yang pake gerakan tanda salib
john-miller [23:50]: Mw saya jelaskan,knp kristen berdoa tanganya beda dgn islam
jalan_ibrahim [23:50]: ya, mau
john-miller [23:51]: Anda mw mengatakan kristen berdoa pd patung?
jalan_ibrahim [23:52]: iya, saya sering melihat mereka berdoa didepan patung bunda maria dan patung santo kayaknya
john-miller [23:52]: Anda mw mengatakan kristen berdoa pd kayu salib?
jalan_ibrahim [23:52]: tidak
jalan_ibrahim [23:52]: pada patung yesus
jalan_ibrahim [23:52]: atau patung bunda maria
jalan_ibrahim [23:53]: atau patung santo atau santa
john-miller [23:54]: Cara berdoa org kristen
john-miller [23:54]: Tdk boleh bertele tele,atau terbelit belit
john-miller [23:54]: Atau di ulang2
john-miller [23:55]: Tdk boleh jg terlalu lama
john-miller [23:55]: Tdk b0leh jg meny0mb0ngkan diri pd saat berdoa(munafik) atau farasi
jalan_ibrahim [23:56]: tapi mengapa mereka berdoa didepan patung-patung kayu dan batu, john? apakah itu diajarkan Injil yang telah saya imani?
john-miller [23:57]: Berdoa yg benar ya mempertemukan ke dua tangan,lalu tgn kanan mengepal tgn kiri
jalan_ibrahim [23:57]: apakah cara itu ada dalam Injil john?
john-miller [23:57]: Sedangkan yg bertanda seperti salib,itu rasa syukur,atau puji tuhan
john-miller [23:58]: Hmm
jalan_ibrahim [23:58]: tanda seperti salib itu apa juga diajarkan oleh Yesus john?
john-miller [23:58]: Hmm
john-miller [23:59]: Yg jelas bukan patung itu yg di sembah,dan dimintai pert0l0ngan
john-miller [23:59]: Itu hanya gambaran
john-miller [23:59]: Maklum,kami gk punya kiblat
jalan_ibrahim [23:59]: itu benar john, yang saya maksudkan apakah cara berdoa seperti itu juga diajarkan Yesus?
john-miller [00:00]: Ya,tp tdk mengarah pd patung
jalan_ibrahim [00:00]: jadi dari mana orang kristen berdoa mengarah pada patung?
john-miller [00:00]: Angaplah patung itu seperti kabah
jalan_ibrahim [00:01]: Yesus tidak menghadap patung mengapa orang kristen berdoa menghadap patung, john?
jalan_ibrahim [00:02]: itu yang saya amati
john-miller [00:03]: Kan hanya sbg gambran,kita sedang berdoa pada beliau
jalan_ibrahim [00:03]: oh gambaran, oh ya mengapa kamu tidak berdoa dengan bersujud?
jalan_ibrahim [00:04]: seperti orang islam bersujud ?
john-miller [00:04]: Silahkan di cek,y0sua 7:6
john-miller [00:04]: Kalo kamu ada injil
jalan_ibrahim [00:04]: sebentar ya…
jalan_ibrahim [00:05]: oh itu tentang kisah nabi yosua bersujud..
john-miller [00:05]: Ya
jalan_ibrahim [00:05]: jadi kamu berdoa dengan bersujud
john-miller [00:06]: Tdk
jalan_ibrahim [00:06]: lo?
john-miller [00:06]: Itu awal mula di perbolehkan patung
jalan_ibrahim [00:06]: patung diperbolehkan dalam Injil?
john-miller [00:07]: Coba cek jg k0l 1:15
john-miller [00:07]: Ya
jalan_ibrahim [00:07]: bukankah Allah melarang membuat patung dan bersujud dihadapannya?
john-miller [00:08]: Alah memang melarang,tp memperbaharuinya ajaran ini dgn mengambrkn dirinya dlm kristus
jalan_ibrahim [00:09]: jadi yesus pun membuat patung dan berdoa menghadap patung?
john-miller [00:09]: Patung itu hanya alat bantu mengarahkn hati kpd tuhan
john-miller [00:09]: Tidak
jalan_ibrahim [00:10]: apakah yesus berdoa dengan bersujud
john-miller [00:09]: Tidak
jalan_ibrahim [00:10]: apakah yesus berdoa dengan bersujud?
john-miller [00:11]: Ya
john-miller [00:11]: Tp tdk menunduk
john-miller [00:11]: Ia menghadap ke langit
jalan_ibrahim [00:11]: bagaimana bersujud tidak menunduk?
john-miller [00:13]: Seperti duduk sholat tahajud,tp kakinya tdk di silangkan
john-miller [00:13]: Dan tgnya mengepal seperti berdoa yg saya jelaskan
jalan_ibrahim [00:13]: di manakah saya bisa mengetahui bagian injil dimana Yesus bersujud?
john-miller [00:13]: Tp tanganya di letakan d tanah
john-miller [00:14]: Anda mengerti maksud saya
john-miller [00:15]: Bisa anda telaah?
jalan_ibrahim [00:15]: bisa, tapi tidak cocok dengan gambaran sujud yesus dalam alkitab john
jalan_ibrahim [00:16]: setelah saya coba browse injil ada di matius 26:39
jalan_ibrahim [00:16]: Matthew 26:39 (New International Version) ..Going a little farther, he fell with his face to the ground and prayed
john-miller [00:16]: Wajahnya menghadap ke lngit
jalan_ibrahim [00:17]: john, tampak di sana wajah beliau menempel ke tanah
jalan_ibrahim [00:17]: he fell with his face to the ground and prayed
jalan_ibrahim [00:17]: MATIUS 26:39 And he went a little further, and fell on his face, and prayed, saying, O my Father
john-miller [00:17]: Itu saat detik2 terakhir ia akan di tangkap
john-miller [00:18]: Saat selesai perjamuan terakhir
john-miller [00:18]: Ia berdoa sambil menangis
jalan_ibrahim [00:18]: iya john, jika yesus berdoa dengan bersujud, mengapa orang kristen berdoa dengan meletakkan tangan didepan dada?
john-miller [00:18]: Pd sebuah batu,
jalan_ibrahim [00:19]: john, saya tidak mendapati teks yang mengatakan yesus berdoa dengan posisi seperti orang kristen hari ini
john-miller [00:20]: Hmm
jalan_ibrahim [00:20]: yang ada malah Yesus bersujud MATIUS 26:39 Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa,
john-miller [00:21]: .
jalan_ibrahim [00:21]: apalagi tadi di Kitab Yosua yang kamu kutip juga mengatakan nabi yosua juga bersujud
john-miller [00:22]: Di letakan di dada agar doa itu datang dari hati yg mem0h0n
jalan_ibrahim [00:22]: john, kenyataannya saya tidak mendapati cara seperti itu dilakukan yesus dalam injil
jalan_ibrahim [00:23]: oh ya, nabi musa juga bersujud sepertinya
jalan_ibrahim [00:23]: Keluaran 34:8 Segeralah Musa berlutut ke tanah, lalu sujud menyembah
john-miller [00:24]: Jd maksud kamu,mereka sujud pd kabah?
jalan_ibrahim [00:25]: tidak, mereka semua sujud kepada Allah
jalan_ibrahim [00:25]: oh ya ini ada nabi ayub bersujud kepada Allah
jalan_ibrahim [00:25]: ayub 1:20. Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, dan mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah
john-miller [00:25]: Bukankah kalian ada yg berdoa dngn berdiri dan duduk
john-miller [00:27]: .
john-miller [00:27]: Saya ngerum dlu
john-miller [00:27]: Lanjutnya laen kali aja
jalan_ibrahim [00:27]: tentu saja berdoa dengan berdiri juga diperintahkan dalam Injil
jalan_ibrahim [00:27]: 2 tawarikh 6:12. Kemudian berdirilah ia di depan mezbah TUHAN di hadapan segenap jemaah Israel, lalu menadahkan tangannya;
jalan_ibrahim [00:28]: markus 11:25 Dan jika kamu berdiri untuk berdoa
jalan_ibrahim [00:29]: ngerum di mana john?

……………………..

(chat berakhir )

Halalnya dalam Islam Budak Tawanan Wanita dalam Alkitab dan AlQuran

Bismillahirrahmaanirrahiim. Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang. Sholawat serta salam tercurah bagi Muhammad, Nabi yang dijanjikan dalam Taurat dan Injil ..

Pengunjung website yang kami hormati,

Sebagian diantara para missionaris berkehendak memadamkan Cahaya Allah dengan mengetengahkan kisah-kisah peperangan dalam sejarah Islam. Salah satunya adalah dengan mengetengahkan halalnya seorang budak wanita dari tawanan perang bagi seorang lelaki. Dengan kotornya mereka menuduh Islam menghalalkan zina dengan tawanan perang.

AlMu’minuun 5-6

“Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya, kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki; maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela.”

Untuk itu, berikut cuplikan hukum Taurat dalam Alkitab yang mengetengahkan tentang halalnya budak tawanan perang wanita untuk digauli.

Ulangan 21:10-14.

“Apabila engkau keluar berperang melawan musuhmu, dan TUHAN, Allahmu, menyerahkan mereka ke dalam tanganmu dan engkau menjadikan mereka tawanan, dan engkau melihat di antara tawanan itu seorang perempuan yang elok, sehingga hatimu mengingini dia dan engkau mau mengambil dia menjadi isterimu, maka haruslah engkau membawa dia ke dalam rumahmu. Perempuan itu harus mencukur rambutnya, memotong kukunya, menanggalkan pakaian yang dipakainya pada waktu ditawan, dan tinggal di rumahmu untuk menangisi ibu bapanya sebulan lamanya. Sesudah demikian, bolehlah engkau menghampiri diadan menjadi suaminya, sehingga ia menjadi isterimu. Apabila engkau tidak suka lagi kepadanya, maka haruslah engkau membiarkan dia pergi sesuka hatinya; tidak boleh sekali-kali engkau menjual dia dengan bayaran uang; tidak boleh engkau memperlakukan dia sebagai budak, sebab engkau telah memaksa dia.”

 

Deuteronomy 21:10-14

When thou goest forth to war against thine enemies, and the LORD thy God hath delivered them into thine hands, and thou hast taken them captive,And seest among the captives a beautiful woman, and hast a desire unto her, that thou wouldest have her to thy wife; Then thou shalt bring her home to thine house; and she shall shave her head, and pare her nails And she shall put the raiment of her captivity from off her, and shall remain in thine house, and bewail her father and her mother a full month: and after that thou shalt go in unto her, and be her husband, and she shall be thy wife. And it shall be, if thou have no delight in her, then thou shalt let her go whither she will; but thou shalt not sell her at all for money, thou shalt not make merchandise of her, because thou hast humbled her

Ditempat lain diterangkan bahwa dalam pengepungan sebuah kota yang tidak mau takluk kepada kekuasaan Kenabian maka kaum lelakinnya ditumpas dan kaum wanitanya dijadikan budak tawanan yang dibagi-bagi.

Ulangan 20:12-13

Tetapi apabila kota itu tidak mau berdamai dengan engkau, melainkan mengadakan pertempuran melawan engkau, maka haruslah engkau mengepungnya; dan setelah TUHAN, Allahmu, menyerahkannya ke dalam tanganmu, maka haruslah engkau membunuh seluruh penduduknya yang laki-laki dengan mata pedang. Hanya perempuan, anak-anak, hewan dan segala yang ada di kota itu, yakni seluruh jarahan itu, boleh kaurampas bagimu sendiri, dan jarahan yang dari musuhmu ini, yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, boleh kaupergunakan.

 

Deuteronomy 20:12-13

And if it will make no peace with thee, but will make war against thee, then thou shalt besiege it: And when the LORD thy God hath delivered it into thine hands, thou shalt smite every male thereof with the edge of the sword:But the women, and the little ones, and the cattle, and all that is in the city, [even] all the spoil thereof, shalt thou take unto thyself; and thou shalt eat the spoil of thine enemies, which the LORD thy God hath given thee.

Tidakkah mereka tahu bahwa perbudakan wanita dizaman perang adalah biasa? Jika mereka tidak dijadikan budak maka siapakah yang akan memberi mereka kebutuhan sandang dan papan sementara suami-suami mereka mati terbunuh dalam peperangan atau mati dihukum mati? Adalah syariat Allah lebih mulia dan lebih bijaksana daripada akal pikiran manusia. Apakah mereka tawanan wanita lebih baik melacurkan diri di jalan-jalan ataukah mereka dipelihara oleh seorang tuan diberi makan dan rumah?

Berikut adalah hadits-hadits yang mereka berikan sebagai tuduhan mereka bahwa Islam membolehkan perkosaan terhadap tawanan wanita sementara mereka sendiri lupa bahwa Allah pun telah menghalalkan budak wanita baik dalam Alkitab mereka maupun dalam AlQur’an yang mulia.

Sahih Bukhari:  Volume 5, Book 59, Number 459:
Narrated Ibn Muhairiz:

I entered the Mosque and saw Abu Said Al-Khudri and sat beside him and asked him about Al-Azl (i.e. coitus interruptus). Abu Said said, “We went out with Allah’s Apostle for the Ghazwa of Banu Al-Mustaliq and we received captives from among the Arab captives and we desired women and celibacy became hard on us and we loved to do coitus interruptus. So when we intended to do coitus interruptus, we said, ‘How can we do coitus interruptus before asking Allah’s Apostle who is present among us?” We asked (him) about it and he said, ‘It is better for you not to do so, for if any soul (till the Day of Resurrection) is predestined to exist, it will exist.”

Dikisahkan oleh Ibn Muhairiz:
Aku masuk ke dalam mesjid dan melihat Abu Khudri dan lalu duduk di sebelahnya dan bertanya padanya tentang coitus interruptus (Al-Azl). Abu berkata, “Kami pergi bersama Rasul Allah untuk Ghazwa (penyerangan terhadap) Banu Mustaliq dan kami menerima tawanan2 perang diantara para tawanan perang dan kami berhasrat terhadap para wanita itu dan sukar untuk tidak melakukan hubungan seksual dan kami suka melakukan coitus interruptus. Maka ketika kami bermaksud melakukan azl/coitus interruptus kami berkata: “Bagaimana kami dapat melakukan coitus interruptus tanpa menanyakan Rasul Allah yang ada diantara kita?” Kami bertanya padanya tentang hal ini dan dia berkata: “Lebih baik kalian tidak melakukan itu, karena jika jiwa (dalam hal ini jiwa bayi) manapun (sampai hari Kebangkitan) memang ditentukan untuk menjadi ada, maka jiwa itu pun akan ada.’”

Malik’s Muwatta: Book 29, Number 29.32.99:
Yahya related to me from Malik from Damra ibn Said al-Mazini from al-Hajjaj ibn Amr ibn Ghaziya that he was sitting with Zayd ibn Thabit when Ibn Fahd came to him. He was from the Yemen. He said, “Abu Said! I have slave-girls. None of the wives in my keep are more pleasing to me than them, and not all of them please me so much that I want a child by them, shall I then practise coitus interruptus?” Zayd ibn Thabit said, “Give an opinion, Hajjaj!” “I said, ‘May Allah forgive you! We sit with you in order to learn from you!’ He said, ‘Give an opinion! ‘I said, ‘She is your field, if you wish, water it, and if you wish, leave it thirsty. I heard that from Zayd.’ Zayd said, ‘He has spoken the truth.’ “

Yahya mengisahkan padaku dari Malik dari Damra ibn Said al-Mazini dari al-Hajjaj ibn Amr ibn Ghaziya ketika dia sedang duduk dengan Zayd ibn Thabit, ketika Ibn Fahd datang padanya. Dia berasal dari Yemen. Dia berkata, “Abu Said! Aku punya budak2 wanita. Tidak ada istri2ku yang bisa menyenangkanku seperti budak2ku, dan tidak ada budak2ku yang begitu menyenangkanku sehingga aku sampai ingin punya anak dari mereka, jadi haruskah aku melakukan azl/coitus interruptus?” ….

Sahih Bukhari Volume 7, Book 62, Number 135:
Narrated Jabir:We used to practice coitus interrupt us during the lifetime of Allah’s Apostle
Dikisahkan oleh Jabir: Kami biasa melakukan azl/coitus interruptus semasa hidup Rasul Allah.

Sahih Bukhari: Volume 9, Book 93, Number 506:
Narrated Abu Said Al-Khudri:

That during the battle with Bani Al-Mustaliq they (Muslims) captured some females and intended to have sexual relation with them without impregnating them. So they asked the Prophet about coitus interrupt us. The Prophet said, “It is better that you should not do it, for Allah has written whom He is going to create till the Day of Resurrection.” Qaza’a said, “I heard Abu Sa’id saying that the Prophet said, ‘No soul is ordained to be created but Allah will create

Dikisahkan oleh Abu Said Al-Khudri: Ketika dalam peperangan dengan Bani Al-Mustaliq, mereka (tentara Muslim) menangkap tawanan2 wanita dan ingin menyebuhi wanita2 itu tanpa membuat mereka hamil. Maka mereka (tentara Muslim) tanya pada Nabi tentang azl/coitus interruptus …

Dan Waqidi mengungkapkan kalau memang sudah menjadi kebiasaan pengikutnya bahwa di setiap kali mereka mendapatkan tawanan wanita mereka memperkosanya dengan teknik azl:

al-Waqidi (vol.i, p.413) and excerpted by Rodinson: “A Jew said to me: ‘Abu Said, no doubt you want to sell her as she has in her belly a baby by you.’ I said: ‘No; I used the ‘azl.’ To which he replied [sarcastically]: ‘Then it was lesser child-murder!’ When I repeated this story to the Prophet he said: ‘The Jews lie. The Jews lie.’

Seorang Yahudi berkata padaku, “Abu Said, tidak heran mengapa kau mau menjual dia (tawanan wanita) karena apa yang dikandungnya dalam perutnya adalah bayi dari kamu.” Aku berkata, “Tidak, aku melakukan ‘azl.” Mendengar ini dia menjawab (dengan kasar), “Itu hampir sama dengan pembunuhan anak!” Ketika aku sampaikan kisah ini kepada sang Nabi, dia berkata, “Orang2 Yahudi itu bohong. Orang2 Yahudi itu bohong.”

Hadis Sahih Bukhari, Bab Perang, Nomor 4138:

Abu Said Al-Khudri berkata:

“Aku bergabung bersama tentara Muslim ketika kami menyerang Banu Al-Mustaliq. Kami menawan tawanan2 wanita dan kami ingin memperkosa mereka. Kami lalu ingin melakukan ‘azl (cabut penis saat bersetubuh agar wanita tidak hamil) tapi kami ingin bertanya pada Nabi Muhammad akan hal itu. Dia menjawab,”Tidak perlu melakukan ‘azl, kerana hanya Allah yang menentukan apakah wanita itu hamil atau tidak.”

Hadis Sahih Bukhari, bab Menjual Hamba, Nomor 2229:

Al Zuhairy bertanya pada Nabi Muhammad,”Kami menangkap hamba2 wanita dan ingin melakukan ‘azl.” Nabi bertanya,”Apakah kau benar2 melakukan hal itu? Tidak perlu melakukan ‘azl. Bahkan jikalau kau melakukan ‘azl dan Allah berkeputusan wanita itu hamil, maka wanita itu akan tetap hamil, tidak perduli kau melakukan ‘azl atau tidak. Jadi tidak perlu melakukan ‘azl.”

SAHIH MUSLIM,

Chapter 22: AL AZL (INCOMPLETE SEXUAL INTERCOURSE): COITUS INTERRUPTUS

——————————————————————————–

Book 008, Number 3371:

Abu Sirma said to Abu Sa’id al Khadri (Allah he pleased with him): 0 Abu Sa’id, did you hear Allah’s Messenger (may peace be upon him) mentioning al-’azl? He said: Yes, and added: We went out with Allah’s Messenger (may peace be upon him) on the expedition to the Bi’l-Mustaliq and took captive some excellent Arab women; and we desired them, for we were suffering from the absence of our wives, (but at the same time) we also desired ransom for them. So we decided to have sexual intercourse with them but by observing ‘azl (Withdrawing the male sexual organ before emission of semen to avoid-conception). But we said: We are doing an act whereas Allah’s Messenger is amongst us; why not ask him? So we asked Allah’s Mes- senger (may peace be upon him), and he said: It does not matter if you do not do it, for every soul that is to be born up to the Day of Resurrection will be born

Benarkah umat Islam menyembah Kabah berhala batu dan Hajar Aswad berhala batu?

Bismillahirrahmaanirrahiim.

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang. Segala Pujian hanya untukNya dan Sholawat serta salam tercurah bagi Muhammad, Nabi yang dijanjikan dalam Taurat dan Injil.

Amma ba’du, adapun setelah ucapan kalimat pembuka  

ISLAM mengajarkan pemeluknya menyembah ALLAH Pencipta Langit dan Bumi. Bagi seorang muslim, ALLAH satu-satunya tempat ditujukannya sebuah doa dan harapan. Kepada ALLAH-lah satu-satunya seorang muslim mengabdi menghamba dan tidak kepada selainNya karena itu seorang muslim menyukai nama-nama “Abdullah” yang berarti “Hamba Allah”,Abdi Allah“. “Budak Allah”

Ketika ALLAH memerintahkan kaum muslimin untuk berdoa harian sebanyak sekian kali dalam sehari maka seorang muslim taat dan patuh berserah diri kepada KehendakNya tidak banyak bertanya.

Ketika seorang muslim diperintah untuk membayar zakat dan puasa dan berhaji maka mereka taat patuh tunduk kepada KehendakNya.

Ketika mereka diperintah untuk berdoa harian dengan menghadap Bait Allah di Makkah maka mereka seluruh dunia pun tunduk taat patuh berserah diri kepada KehendakNya.

Ketika mereka diperintah untuk berhaji berziarah ke Makkah setidakknya sekali dalam seumur hidup bagi yang mampu maka mereka pun tunduk taat berserahdiri kepada KehendakNya.

Matius 7:21. 

Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuan, Tuan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan Kehendak Bapaku yang di sorga.

Akan tetapi ketika seseorang mempunyai watak benci dengan bentuk ketundukanketerikatan dan penghambaan dan menyukai kebebasan dan ketinggian  maka mereka akan membenci untuk TUNDUK PATUH kepada KEHENDAK ALLAH mereka akan MEMBENCI  ISLAM  dan ISLAM akan terasa membebani mereka. Bagaimana orang yang tidak ISLAM bisa masuk kedalam Kerajaan Sorga?

Ali Imran 19. 

Sesungguhnya agama (yang diridhoi) disisi Allah Hanyalah Islam”.

Sangat jelas sekali paralelisasi ajaran para Nabi bahwa siapapun yang tidak mau tunduk kepada Kehendak Allah maka nerakalah tempatnya

Ali Imran 85.

Barang siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi.

Diantara kebencian mereka kepada ISLAM adalah dengan mereka membuat tuduhan bahwa ISLAM menyembah BATU KABAH, menyembah BATU HITAM karena menciumnya waktu haji. Tidak perlu panjang lebar maka kita ikuti saja alur pikir mereka tunjukkan saja bagian dari Alkitab terjemahan dibawah ini kepada mereka sendiri dan apakah mereka akan terdiam atau membela diri. Pembelaan diri mereka adalah jawaban kita atas hujatan mereka.

Selamat berdakwah dengan hujjah dan argumen!!

Apakah Yakub menyembah BATU ketika beliau menjadikan sebuah batu yang beliau jadikan sebagai TUGU bahkan diminyakinya? Tentu tidak…

Kejadian 28:17

Ia takut dan berkata: “Alangkah dahsyatnya tempat ini. Ini tidak lain dari rumah Allah, ini pintu gerbang sorga.Keesokan harinya pagi-pagi Yakub mengambil BATU yang dipakainya sebagai alas kepala dan mendirikan itu menjadi TUGU dan menuang minyak ke atasnya.

Apakah anda menyembah API sebagaimana orang Majusi yang mengagungkan api? Tentu tidak…

Ibrani 12:29

Sebab Allah kita adalah API yang menghanguskan.

Apakah anda menyembah ROH sebagaimana Animisme Dinamisme pemuja roh halus? Tentu tidak..

Yohanes 4:24

Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran.”

Apakah anda menyembah GUNUNG BATU sebagaimana orang Shinto jepang ? Tentu tidak…

Isaiah 26:4

Percayalah kepada TUHAN selama-lamanya, sebab TUHAN ALLAH adalah GUNUNG BATU yang kekal.

2 Samuel 22:3

Allahku, gunung BATU-ku, tempat aku berlindung, perisaiku,tanduk kesela…matanku, kota bentengku,tempat pelarianku, juruselamatku; Engkau menyelamatkan aku dari kekerasan

2 Samuel 22:47

TUHAN hidup! TerpujilahGUNUNG BATU-ku, dan ditinggikanlah kiranya Allah GUNUNG BATU keselamatanku,

Mazmur 18:2 (3)

Ya TUHAN, bukit batuku, kubu pertahananku dan penyelamatku, Allahku, GUNUNG BATU-ku, tempat aku berlindung, perisaiku,tanduk keselamatanku, kota bentengku!

Mazmur 18:46 (47)

TUHAN hidup! Terpujilah GUNUNG BATU-ku, dan mulialah Allah Penyelamatku,

Mazmur 19:14(15)

Mudah-mudahan Engkau berkenan akan ucapan mulutku dan renungan hatiku, ya TUHAN, GUNUNG BATU-ku dan penebusku.

Mazmur 28:1

Dari Daud. Kepada-Mu,ya TUHAN, GUNUNG BATU-ku, aku berseru, janganlah berdiam diri terhadap aku, sebab, jika Engkau tetap membisu terhadap aku, aku menjadi seperti orang yang turun ke dalam liang kubur.

Mazmur 42:9(10)

Aku berkata kepada Allah, GUNUNG BATU-ku:”Mengapa Engkau melupakan aku? Mengapa aku harus hidup berkabung di bawah impitan musuh?”

Mazmur 62:2(3)

Hanya Dialah GUNUNG BATU-ku dan keselamatanku, kota bentengku,aku tidak akan goyah.

Mazmur 62:6(7)

Hanya Dialah GUNUNG BATU-ku dan keselamatanku, kota bentengku,aku tidak akan goyah.

Mazmur 73:26

Sekalipun dagingku dan hatiku habis lenyap, GUNUNG BATU-ku dan bagianku tetaplah Allah selama-lamanya.

Mazmur 92:15(16)

Untuk memberitakan, bahwa TUHAN itu benar, bahwa Ia GUNUNG BATU-ku dan tidak ada kecuranganpada-Nya.

Mazmur 144:1

Dari Daud. TerpujilahTUHAN, GUNUNG BATU-ku, yang mengajar tanganku untuk bertempur,dan jari-jariku untuk berperang;

Mazmur 62:2(3)

Hanya Dialah GUNUNG BATU-ku dan keselamatanku, kota bentengku, aku tidak akan goyah

Asal mula kata “TUAN” menjadi kata “TUHAN” dalam Alkitab Bahasa Indonesia

Berikut adalah nukilan dari seorang ahli bahasa Indonesia Remy Sylado ketika beliau mencari asal kata TUHAN dalam bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat.

…”Ada lagi perkataan yang hebat sekali, terjadi dalam bahasa orang Indonesia, yang awalnya tersua dalam bahasa tulis Melayu berhuruf Latin, juga melintas dari tradisi gereja, yaitu perkataan yang dengan sendirinya dipahami dari sudut teologi Nasrani, menyangkut substansi ilahi dalam insani. Perkataan yang dimaksudkan adalah Tuan dan Tuhan.

Pemakai bahasa Indonesia semuanya mengerti bahwa perkataan tuan sifatnya insani, dan perkataan tuhan sifatnya ilahi. Artinya, walaupun dalam kata tuan diterangkan oleh Kamus Besar Bahasa Indonesia dengan beberapa catatan, antara lain: satu orang tempat mengabdi, dua yang memberi pekerjaan, tiga orang laki-laki yang patut dihormati, tetap saja dalamnya tidak mengandung pengertian ilahi.

Sebentar lagi kita akan melihat perubahan ejaan dari Tuan ke Tuhan dalam kitab suci Nasrani terjemahan Melayu dengan huruf Latin. Melalui itu dapat gerangan kita simpulkan bahwa pencarian ejaan yang lebih aktual untuk sebutan khusus bagi Isa Almasih dalam terjemahan bahasa Melayu beraksara Latin-yang bersumber dari injil asli bahasa Yunani untuk perkataan Kyrios-menjadi Tuhan dan sebelumnya Tuan, serta-merta telah melahirkan juga eksegesis yang jamak. Sebelum kita memeriksa bukti itu dengan membuka pelbagai versi terjemahan kitab suci Nasrani tersebut-semuanya masih tersimpan dengan rapi di perpustakaan Lembaga Alkitab Indonesia, yang sebagian fotokopinya kami sertakan di sini-patutlah terlebih dulu kita melihat juga bagaimana orang Nasrani sekarang mencatat perkataan Tuhan dalam kamus-kamusnya tentang gereja.

Agaknya buku pertama yang memberi keterangan tentang Tuhan dengan cara yang mungkin mengejutkan awam adalah Ensiklopedi Populer Gereja oleh Adolf Heuken SJ. Keterangannya di situ, Tuhan, “arti kata ‘Tuhan’ ada hubungannya dengan kata Melayu ‘tuan’ yang berarti atasan/penguasa/pemilik.” Ensiklopedia yang hanya satu jilid ini pertama terbit pada tahun 1976. Keterangan tersebut masih kita baca lagi dalam ensiklopedianya yang lebih paripurna, terdiri dari lima jilid, terbit pada tahun 1991, yaitu Ensiklopedi Gereja.

Melihat keterangan itu, dan melihat pula pemakaian kata Tuhan merupakan sesuatu yang mudasir dalam agama Kristen, maka boleh dibilang hal itu sepenuhnya merupakan masalah teologi Kristen. Sesuai data yang kita punyai, istilah Tuhan yang berasal dari kata Tuan, pertama hadir dalam peta kepustakaan Melayu beraksara Latin lewat terjemahan kitabsuci Nasrani tersebut. Perkataan ini dimaksudkan untuk mewakili sifat-sifat omnipresensi atas kata bahasa Yunani, Kyrios, dengan kaitannya pada tradisi Ibrani untuk kata Adon, Adonai, dengan aktualitas sebagai raja dalam kata Yahweh. Maka, memang akan membingungkan, jika orang membaca kitabsuci Nasrani terjemahan Indonesia. Dalam kitab pertama, Perjanjian Lama yang aslinya berbahasa Ibrani, untuk kata-kata Adonai dan Yahweh semua diterjemahkan menjadi Tuhan, sementara dalam kitab kedua, Perjanjian Baru, untuk kata Kyrios juga diterjemahkan menjadi Tuhan.

Dalam kitab suci Nasrani bahasa Melayu beraksara Latin terjemahan Brouwerius yang muncul pada tahun 1668, untuk kata yang dalam bahasa Yunaninya, Kyrios, dan sebutan ini diperuntukkan bagi Isa Almasih, diterjemahkannya menjadi tuan. Coba kita periksa itu dalam buku kelima Perjanjian Baru, dari bagian surat injili Paulus kepada umat di Roma. Kita baca bagian 1:1-4, yaitu, “Paulo Jesu Christo pounja hamba, Apostolo bapangil, bertsjerei pada Deos pounja Evangelio, (Nang dia daulou souda djandji derri Nabbi Nabbinja, dalam Sagrada Scriptoura). Derri Annanja lacki lacki (jang souda berjadi derri bidji David dalam daging: Jang dengan coassa souda caliatan jang Annac Deos, dalam Spirito yang bersaksiakan carna bangon derri matti) artinya Jesu Christon Tuan cami.”

Berhubung terjemahan Brouwerius ini dianggap sulit, antara lain banyaknya serapan kata bahasa Portugis, dan karenanya hanya mudah dipakai di kalangan komunitas bekas-bekas budak Portugis, para Mardijker, maka timbul gagasan orang-orang saleh di antara bedebah-bedebah VOC untuk menerjemahkan kembali seluruh bagian Alkitab: Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru dengan bahasa Melayu yang benar-benar bagus. Tugas itu diserahkan kepada Melchior Leijdecker, pendeta tentara yang berlatar pendidikan kedokteran.

Melalui terjemahan Leijdecker-lah kita menemukan perubahan harafiah dari Tuan menjadi Tuhan. Dalam kitab terjemahannya ini, ‘Elkitab, ija itu segala suat Perdjandjian Lama dan Baharuw atas titah Segala Tuawan Pemarentah Kompanija, pada perikop yang sama dengan terjemahan Brouwerius di atas, teksnya adalah, “Pawlus sa’awrang hamba ‘Isaj ‘Elmeseih, Rasul jang terdoa, jang tasakuw akan memberita Indjil Allah, (Jang dihulu telah dedjandjinja awleh Nabijnja, didalam Suratan yang khudus). Akan Anaknja laki (jang sudah djadi deri beneh Daud atas perij daging: Jang telah detantukan Anakh Allah dengan kawasa atas perij Rohu-’Itakhdis, deri pada kabangkitan deri antara awrang mati,) janij ‘Isaj Elmeseih Tuhan kamij.”

Jelas, yang tadinya oleh Brouwerius diterjemahkan Tuan-sama dengan bahasa Portugis Senhor, Perancis Seigneur, Inggris Lord, Belanda Heere-melalui Leijdecker berubah menjadi Tuhan. Nanti pada abad-abad berikut, sepanjang 200 tahun, penerjemah Alkitab bahasa Melayu melanjutkan penemuan Leijdecker tersebut. Kini kata Tuhan yang mula-mula ditemukan Leijdecker untuk mewakili dua pengertian pelik insani & ilahi dalam teologi Kristen atas sosok Isa Almasih-masalah rumit yang memang telah menyebabkan gereja bertikai dan setelah itu melahirkan kredo-kredo: Nicea, Constantinopel, Chalcedon-akhirnya menjadi lema khas dalam bahasa Indonesia.

Apa yang dilakukan Leijdecker, mengapa Tuan menjadi Tuhan, merupakan masalah khas bahasa Indonesia. Hadirnya huruf ‘h’ dalam beberapa kata bahasa Indonesia, seperti ‘asut’ menjadi ‘hasut’, ‘utang’ menjadi ‘hutang’, ‘empas’ menjadi ‘hempas’, ‘silakan’ menjadi ‘silakan’, agaknya seiring dengan kasus nominatif dan singularis dalam tatabahasa Sansekerta ke Kawi dan Jawa. Misalnya tertulis ‘hana’ dibaca ‘ono’, ‘hapa’ dibaca ‘opo’. Di samping itu gagasan Leijdecker mengeja Tuhan untuk mengiring lafaz palatal ‘n’ dengan tepat. Banyak orang yang baru belajar Melayu, bekas budak Portugis asal Goa, terpengaruh Portugis, melafaz ‘n’ menjadi ‘ng’. Juga di Ambon, di pusat tujuan bangsa-bangsa Barat untuk memperoleh rempah-rempah, Tuan dibaca Tuang. Bahkan setelah Leijdecker mengeja Tuhan pun, orang Ambon tetap membacanya Tuang, sampai sekarang. Maka, di Ambon Tuang Ala berarti Tuhan Allah. Selain itu orang Kristen Ambon menyebut Allah Bapa sebagai Tete Manis, harafiahnya berarti ‘kakek yang baik’.

Leijdecker sendiri banyak melakukan kerancuan transliterasi atas kata-kata Melayu dari aksara Arab gundul ke Latin. Melalui contoh acuan perikop di atas, terlihat jelas, bahwa ia tidak mengetahui ketentuan menulis kata-kata Melayu dalam aksara Arab gundul. Umpamanya, agar ‘w’ dan ‘y’ berbunyi ‘o’ dan ‘i’ di depannya harus dipasang alif. Contohnya ‘orang’ adalah (), ‘oleh’ adalah (), ‘itu’ adalah ().

Sudah tentu terjemahan Leijdecker itu tidak mudah dipahami oleh pembaca awam. Karenanya, di abad berikut, di zaman penjajahan Inggris, timbul gagasan untuk merevisi terjemahan Leijdecker tersebut. Robert Hutchings, pastor gereja Anglikan, menghitung sekitar 10.000 kata yang diacu Leijdecker itu tidak tersua dalam kamus Melayu karya William Marsden yang standar baru itu. Terjemahan revisi ini terbit pada tahun 1817, dicetak di Serampura, India.

Sebelum itu, dua tahun setelah Gubernur Jenderal Inggris Raffles, menggantikan kedudukan Gubernur Jenderal Belanda Janssens, telah datang seorang zending dari lembaga London Missionary Society, yaitu William Milne, ke Malaka menemui Abdullah bin Abdulkadir Munsyi, meminta bantuannya untuk merevisi terjemahan Leijdecker. Lalu, bersama Claudius Thomsen, mereka mengerjakan revisi atas terjemahan Leijdecker tersebut. Abdullah bin Abdulkadir Munsyi merasa terganjel khususnya pada sebutan ‘bapa’ kepada Allah, dan ‘anak Allah’ kepada Isa Almasih. Memang, perkataan itu dipahami pihak Nasrani sebagai acuan teologis, bukan antropologis, untuk mengaktualkan hakikat masyiah dari leluri Ibrani, yang berkonteks diurapi dan bangkit dari kematian.

Setelah itu masih dilakukan lagi revisi-revisi terjemahan Melayu atas kitabsuci Nasrani tersebut oleh pihak zending Inggris. Yang berikut dipimpin oleh Benjamin Keasberry, dan karyanya itu dibantu pula oleh Abdullah bin Abdulkadir Munsyi. Revisi terjemahan ini terbit pada tahun 1852, dicetak di Singapura.

Namun, di antara sekian banyak revisi yang dikerjakan sepanjang abad ke-19 sampai abad ke-20, bahkan sampai bahasa Melayu menjadi bahasa kebangsaan Indonesia, terlihat dengan jelas, bahwa lema yang digagas Leijdecker untuk menyebut Isa Almasih, Tuhan, telah terus terpakai. Penyusun kamus di abad ke-19 pun membakukannya sebagai lema tersendiri di luar Tuan.

Terjemahan kitabsuci Nasrani yang dianggap tertib bahasa Melayunya adalah yang dikerjakan Klinkert. Ia membakukan Tuhan dalam kitab terjemahan itu menurut pengertian yang sama dengan bahasa sekarang. Klinkert menulis dua versi, yaitu edisi Melayu rendah, Wasijat Yang Baroe, terbit pada tahun 1875; dan edisi Melayu tinggi, Kitaboe’lkoedoes, terbit pada tahun 1879. Versi yang kedua ini merupakan kitab yang paling populer di Minahasa. Di Minahasalah tempat lahirnya gereja protestan yang berorientasi kebangsaan, lima tahun setelah Sumpah pemuda, yaitu KGPM.

Kini, secara linguistik, tidak ada masalah bagi kata Tuhan yang muradif dengan pengertian ilahi. Nama ini pun sudah maktub dalam Pancasila. Yang tidak kurang melahirkan pertanyaan, mengapa sila pertama itu berbunyi ‘ketuhanan yang mahaesa’, ‘bukan ‘Tuhan yang mahaesa’ saja. Dengan ‘ketuhanan’, terkesan seakan-akan ada banyak Tuhan di Indonesia, tapi hanya satu Tuhan yang mesti disembah. Memang, dalam kalimat ini kita meraba adanya kompromi politis dari pendiri-pendiri republik. Tidak muncul diskusi bahasa mengenai hal itu sebelum amandemen yang lalu.”..-Selesai kutipan-

 

Remy Sylado ahli bahasa

URL source:

http://www.perisai.net/artikel/dari_mana_asal_kata_tuhan

http://clubbing.kapanlagi.com/showthread.php?t=8106

http://smystery.wordpress.com/2008/07/20/asal-kata-tuhan/

Aku dan Bapa adalah satu

Mendengar statement Yesus tersebut maka orang-orang Yahudi lalu mengambil batu dan melempari Yesus (Yoh 10:31).

Yesus heran dengan sikap mereka, lalu Yesus bertanya:

“Banyak pekerjaan baik yang berasal dari Bapaku yang kuperlihatkan kepadamu; pekerjaan manakah di antaranya yang menyebabkan kamu mau melempari aku?” (Yoh 10:32)

Jawab orang-orang Yahudi itu: “Bukan karena suatu pekerjaan baik maka kami mau melempari kamu, melainkan karena kamu menghujat Allah dan karena kamu, sekalipun hanya seorang manusia saja, menyamakan dirimu dengan Allah.” (Yoh 10:33)

Kemudian Yesus menjelaskan, kata Yesus kepada mereka: “Tidakkah ada tertulis dalam kitab Taurat kamu: Aku telah berfirman: Kamu adalah allah? Jikalau mereka, kepada siapa firman itu disampaikan, disebut allah–sedang Kitab Suci tidak dapat dibatalkan–, masihkah kamu berkata kepada Dia yang dikuduskan oleh Bapa dan yang telah diutus-Nya ke dalam dunia: Engkau menghujat Allah! Karena Aku telah berkata: Aku Anak Allah? Jikalau Aku tidak melakukan pekerjaan-pekerjaan Bapa-Ku, janganlah percaya kepada-Ku, tetapi jikalau aku melakukannya dan kamu tidak mau percaya kepadaku, percayalah akan pekerjaan-pekerjaan itu, supaya kamu boleh mengetahui dan mengerti, bahwa Bapa di dalam aku dan aku di dalam Bapa.” (Yoh 10:34-38)

Para umat Nasrani sekalian

Saat kita mendengar ungkapan Yesus; “Aku dan Bapa adalah satu.”, maka dengan serta merta kita akan berfikir bahwa Yesus mengatakan bahwa Bapa dan Yesus adalah satu oknum.

Pemikiran kita bahwa Yesus dan Bapa adalah satu oknum akan semakin genap setelah kita dengarkan ayat berikut; “dan barangsiapa melihat Aku, ia melihat Dia, yang telah mengutus Aku.” (Yoh 12:45)

Apakah cara memahami ayat-ayat tersebut sudah tepat?

Sebagian dari kita mungkin akan mengatakan BENAR! Namun, sebagian lainnya mungkin masih merasa belum puas dengan pemahaman tersebut.

Sebagian yang belum puas ini mungkin teringat akan ayat berikut:

Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu: Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku dan bahwa Engkau mengasihi mereka, sama seperti Engkau mengasihi Aku. (Yoh 17:22)

Para umat Nasrani sekalian.

Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan, bahwa Allah berikan kita hati nurani yang selalu mengingatkan kita tentang kebenaran yang hakiki, yang Tuhan bekalkan kepada kita agar kita dapat membedakan mana kebenaran dan mana kesesatan.

Maka, mari kita hargai nikmat Tuhan dengan cara menggunakannya sebagaimana yang Tuhan kehendaki.

Bila kita pahami perkataan Yesus di dalam surat Yohanes 10:30, sebagai pernyatan Yesus bahwa Yesus (Anak) dan Bapa adalah satu oknum, dengan cara pemahaman yang sama, maka perkataan Yesus di dalam Yoh 17:22 akan berarti bahwa para murid Yesus akan menjadi sama dengan Yesus dan Bapa, sehingga cara yang konsisten kesimpulan kita akan menjadi; para murid, Yesus dan Bapa adalah satu.

Para umat Nasrani  sekalian,

Bila Yesus adalah penjelmaan Allah, maka sebagaimana perkataan Yesus, bahwa para murid dapat menjadi satu sama seperti Yesus dan Bapa, maka para murid itu pun sama dengan Yesus, yaitu adalah penjelmaan Allah juga.

Jadi, bila demikian, maka Allah itu bukan hanya Bapa, Anak dan Roh Kudus saja, akan tetapi juga Para Rasul dan murid-murid Yesus yang didoakan oleh Yesus itu semuanya juga adalah pribadi Allah.

Para umat Nasrani yang dianugerahi Allah akal budi untuk membedakan mana fikiran yang benar, saya ingin tanya kepada anda sekalian, sudah benarkah pemikiran demikian?

Delapan Dalil Alkitabiah yang menegaskan misi terbatas Yesus Isa Nabi Allah untuk Bani Israel..

“Dan (ingatlah) ketika Isa Putra Maryam berkata: “Hai Bani Israel, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu, membenarkan kitab (yang turun) sebelumku, yaitu Taurat dan memberi kabar gembira dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan datang sesudahku, yang namanya Ahmad (Muhammad)”(Firman Allah dalam Al-Qur’an Ash Shaff 6)

Benar, Isa Al Masih diutus hanya untuk bani Israel dan bukan untuk segala bangsa. Berikut 8 dalil yang kami ambil secara alkitabiah.

Dalil 1 Yesus hanya untuk Bani Israel

Matius 10:5-6. Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan beliau berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.

Dalil ke 2 Yesus hanya untuk Bani Israel

Yohanes 17:9 Kata Yesus “Aku berdoa untuk mereka (Bani Israel), bukan untuk dunia aku berdoa, tetapi untuk mereka..

Dalil ke 3 ketika para murid terbatas mengajarkan Taurat Injil kepada umat Israel di pembuangan.

Kisah Para Rasul 16:6 karena Roh Kudus mencegah mereka untuk memberitakan Injil di Asia

Dalil ke 4 Ketika dikatakan bahwa nubuat datangnya Raja orang YAHUDI…bukan raja segala bangsa

Matius 2:2 dan bertanya-tanya: “Di manakah dia, Raja orang YAHUDI yang baru dilahirkan itu?

Dalil ke 5 menunjukkan bunyi nubuat bahwa MESIAS tertuju HANYA UNTUK MENGGEMBALAKAN UMAT ISRAEL…selain itu tidak

Matius 2:5-6 Demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi: “Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda, engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan menggembalakan umat-Ku ISRAEL.”

Dalil ke 6 adalah ucapan Simeon bahwa kelak jabang bayi sang Nabi akan menjadi Nabi untuk menjatuhkan atau menaikkan derajat bagi BANI ISRAEL..bukan untuk yang laen

Lukas 2:34 Lalu Simeon memberkati mereka dan berkata kepada Maria, ibu Anak itu: “Sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di ISRAEL

Dalil ke 7 ketika sang Nabi berwasiat bahwa tugas para murid-murid beliau adalah berdakwah menginjil ke kota-kota dimana Bani Israel banyak berdiam

Mat 10:23Sesungguhnya sebelum kamu selesai mengunjungi kota-kota Israel, anak manusia sudah datang.

Dalil ke 8 Sangat tegas menunjukkan bahwa sang Nabi tidak hendak melayani permintaan gentile non bani Israel

Matius 15:24 Jawab Yesus: “Aku diutus HANYA kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.”

Dengan demikian benarlah sebuah sabda dari seorang Nabi :

Diriwayatkan dlm Al-Bukhari dan Muslim dari hadits Jabir bin Abdullah radhiallahu ‘anhuma bahwa Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أُعْطِيْتُ خَمْسًا لَمْ يُعْطَهُنَّ أَحَدٌ مِنَ اْلأَنْبِيَاءِ قَبْلِي: نُصِرْتُ بِالرُّعْبِ مَسِيْرَةَ شَهْرٍ، وَجُعِلَتْ لِيَ اْلأَرْضُ مَسْجِدًا وَطَهُوْرًا فَأَيُّمَا رَجُلٍ مِنْ أُمَّتِي أَدْرَكَتْهُ الصَّلاَةُ فَلْيُصَلِّ، وَأُحِلَّتْ لِيَ الْغَنَائِمُ وَلَمْ تُحَلَّ لأَحَدٍ قَبْلِي، وَأُعْطِيْتُ الشَّفَاعَةَ، وَكَانَ النَّبِيُّ يُبْعَثُ إِلَى قَوْمِهِ خَاصَّةً وَبُعِثْتُ إِلَى النَّاسِ عَامَّةً

“Aku telah diberikan lima hal yg tdk diberikan kepada seorangpun dari kalangan para nabi sebelumku: Aku diberi pertolongan dgn ditanamkan rasa takut sejarak satu bulan perjalanan. Dan telah dijadikan bagiku seluruh bumi sebagai masjid dan alat bersuci. maka siapa saja di kalangan umatku yg mendapati waktu shalat hendaklah dia shalat. Dan dihalalkan bagiku harta rampasan perang dan tdk dihalalkan kepada seorangpun sebelumku. Dan aku diberi syafaat dan adalah nabi sebelumku diutus kepada kaum secara khusus sedangkan aku diutus kepada seluruh manusia.

Wa shollallahu ala Nabiyina Muhammadi wassalam

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 39 pengikut lainnya.